• Cerita Seks menghibur pengujung cafe yang hot

    Cerita Seks menghibur pengujung cafe yang hot


    1967 views

    Cerita Seks – Malam itu aku dinner dengan clientku di sebuah cafe. Sebuah band tampil menghibur pengunjung cafe dengan musik jazz. Lagu “I’m Old Fashioned” dimainkan dengan cukup baik. Aku memperhatikan sang penyanyi. Seorang gadis berusia kira-kira 26 tahun. Suaranya memang sangat jazzy.

    Gadis ini wajahnya tidak terlalu cantik. Tingginya kurang lebih 160 cm/55 kg. Tubuhnya padat berisi. Ukuran payudaranya sekitar 36B. Kelebihannya adalah lesung pipitnya. Senyumnya manis dan matanya berbinar indah. Cukup seksi. Apalagi suaranya. Membuat telingaku fresh.

    “Para pengunjung sekalian.. Malam ini saya, Felicia bersama band akan menemani anda semua. Jika ada yang ingin bernyanyi bersama saya, mari.. saya persilakan. Atau jika ingin request lagu.. silakan”.

    Penyanyi yang ternyata bernama Felicia itu mulai menyapa pengunjung Cafe. Aku hanya tertarik mendengar suaranya. Percakapan dengan client menyita perhatianku. Sampai kemudian telingaku menangkap perubahan cara bermain dari sang keyboardist. Aku melihat ke arah band tersebut dan melihat Felicia ternyata bermain keyboard juga.

    Felicia bermain solo keyboard sambil menyanyikan lagu “All of Me”. Lagu Jazz yang sangat sederhana. Aku menikmati semua jenis musik dan berusaha mengerti semua jenis musik. Termasuk jazz yang memang ‘brain music’. Musik cerdas yang membuat otakku berpikir setiap mendengarnya.

    Felicia ternyata bermain sangat aman. Aku terkesima menemukan seorang penyanyi cafe yang mampu bermain keyboard dengan baik. Tiba-tiba aku menjadi sangat tertarik dengan Felicia. Aku menuliskan request laguku dan memberikannya melalui pelayan cafe tersebut.

    “The Boy From Ipanema, please.. And your cellular number. 081xx. From Boy.”, tulisku di kertas request sekaligus menuliskan nomor HP-ku. Aku melanjutkan percakapan dengan clientku dan tak lama kemudian aku mendengar suara Felicia.

    “The Boy From Ipanema.. Untuk Mr. Boy..?”

    Bahasa tubuh Felicia menunjukkan bahwa dia ingin tahu dimana aku duduk. Aku melambaikan tanganku dan tersenyum ke arahnya. Posisi dudukku tepat di depan band tersebut. Jadi, dengan jelas Felicia bisa melihatku. Kulihat Felicia membalas senyumku. Dia mulai memainkan keyboardnya.

    Sambil bermain dan bernyanyi, matanya menatapku. Aku pun menatapnya. Untuk menggodanya, aku mengedipkan mataku. Aku kembali berbicara dengan clientku. Tak lama kudengar suara Felicia menghilang dan berganti dengan suara penyanyi pria. Kulihat sekilas Felicia tidak nampak. Tit.. Tit.. Tit.. SMS di HP-ku berbunyi.

    “Felicia.” tampak pesan SMS di HP-ku. Wah.. Felicia meresponsku. Segera kutelepon dia.

    “Hai.. Aku Boy. Kau dimana, Felicia?”

    “Hi Boy. Aku di belakang. Ke kamar mandi. Kenapa ingin tahu HP-ku?”

    “Aku tertarik denganmu. Suaramu sexy.. Sesexy penampilanmu” kataku terus terang. Kudengar tawa ringan dari Felicia.

    “Rayuan ala Boy, nih?”

    “Lho.. Bukan rayuan kok. Tetapi pujian yang pantas buatmu yang memang sexy.. Oh ya, pulang dari cafe jam berapa? Aku antar pulang ya?”

    “Jam 24.00. Boleh. Tapi kulihat kau dengan temanmu?”

    “Oh.. dia clientku. Sebentar lagi dia pulang kok. Aku hanya mengantarnya sampai parkir mobil. Bagaimana?”

    “Okay.. Aku tunggu ya.”

    “Okay.. See you soon, sexy..”

    Aku melanjutkan sebentar percakapan dengan client dan kemudian mengantarkannya ke tempat parkir mobil. Setelah clientku pulang aku kembali ke cafe. Waktu masih menunjukkan pukul 23.30.

    Masih 30 menit lagi. Aku kembali duduk dan memesan hot tea. 30 menit aku habiskan dengan memandang Felicia yang menyanyi. Mataku terus menatap matanya sambil sesekali aku tersenyum. Kulihat Felicia dengan percaya diri membalas tatapanku. Gadis ini menarik hingga membuatku ingin mencumbunya.

    Dalam perjalanan mengantarkan Felicia pulang, aku sengaja menyalakan AC mobil cukup besar sehingga suhu dalam mobil dingin sekali. Felicia tampak menggigil.

    “Boy, AC-nya dikecilin yah?” tangan Felicia sambil meraih tombol AC untuk menaikkan suhu. Tanganku segera menahan tangannya. Kesempatan untuk memegang tangannya.

    “Jangan.. Udah dekat rumahmu kan? Aku tidak tahan panas. Suhu segini aku baru bisa. Kalau kamu naikkan, aku tidak tahan..” alasanku.

    Aku memang ingin membuat Felicia kedinginan. Kulihat Felicia bisa mengerti. Tangan kiriku masih memegang tangannya. Kuusap perlahan. Felicia diam saja.

    “Kugosok ya.. Biar hangat..” kataku datar. Aku memberinya stimuli ringan. Felica tersenyum. Dia tidak menolak.

    “Ya.. Boleh. Habis dingin banget. Oh ya, kamu suka jazz juga ya?”

    “Hampir semua musik aku suka. Oh ya, baru kali ini aku melihat penyanyi jazz wanita yang bisa bermain keyboard. Mainmu asyik lagi.”

    “Haha.. Ini malam pertama aku main keyboard sambil menyanyi.”

    “Oh ya? Tapi tidak terlihat canggung. Oh ya, kudengar tadi mainmu banyak memakai scale altered dominant ya?” aku kemudian memainkan tangan kiriku di tangannya seolah-olah aku bermain piano.

    “What a Boy! Kamu tahu jazz scale juga? Kamu bisa main piano yah?” Felicia tampak terkejut. Mukanya terlihat penasaran.

    “Yah, dulu main klasik. Lalu tertarik jazz. Belum mahir kok.” Aku berhenti di depan rumah Felicia.

    “Tinggal dengan siapa?” tanyaku ketika kami masuk ke rumahnya. Ya, aku menerima ajakannya untuk masuk sebentar walaupun ini sudah hampir jam 1 pagi.

    “Aku kontrak rumah ini dengan beberapa temanku sesama penyanyi cafe. Lainnya belum pulang semua. Mungkin sekalian kencan dengan pacarnya.”

    Felicia masuk kamarnya untuk mengganti baju. Aku tidak mendengar suara pintu kamar dikunci.

    Wah, kebetulan. Atau Felicia memang memancingku? Aku segera berdiri dan nekat membuka pintu kamarnya. Benar! Felicia berdiri hanya dengan bra dan celana dalam. Di tangannya ada sebuah kaos.

    Kukira Felicia akan berteriak terkejut atau marah. Ternyata tidak. Dengan santai dia tersenyum.

    “Maaf.. Aku mau tanya kamar mandi dimana?” tanyaku mencari alasan. Justru aku yang gugup melihat pemandangan indah di depanku.

    “Di kamarku ada kamar mandinya kok. Masuk aja.”

    Wah.. Lampu hijau nih. Di kamarnya aku melihat ada sebuah keyboard. Aku tidak jadi ke kamar mandi malah memainkan keyboardnya. Aku memainkan lagu “Body and Soul” sambil menyanyi lembut. Suaraku biasa saja juga permainanku. Tapi aku yakin Felicia akan tertarik. Beberapa kali aku membuat kesalahan yang kusengaja. Aku ingin melihat reaksi Felicia.

    “Salah tuh mainnya.” komentar Felicia. Dia ikut bernyanyi.

    “Ajarin dong..” kataku.

    Dengan segera Felicia mengajariku memainkan keyboardnya. Aku duduk sedangkan Felicia berdiri membelakangiku. Dengan posisi seperti memelukku dari belakang, dia menunjukkan sekilas notasi yang benar. Aku bisa merasakan nafasnya di leherku. Wah.. Sudah jam 1 pagi. Aku menimbang-nimbang apa yang harus aku lakukan. Aku memalingkan mukaku. Kini mukaku dan Felicia saling bertatapan. Dekat sekali. Tanganku bergerak memeluk pinggangnya. Kalau ditolak, berarti dia tidak bermaksud apa-apa denganku. Jika dia diam saja, aku boleh melanjutkannya. Kemudian tangannya menepis halus tanganku. Kemudian dia berdiri. Aku ditolak.

    “Katanya mau ke kamar mandi?” tanyannya sambil tersenyum. Oh ya.. Aku melupakan alasanku membuka pintu kamarnya.

    “Oh ya..” aku berdiri.

    Ada rasa sesak di dadaku menerima penolakannya. Tapi aku tak menyerah. Segera kuraih tubuhnya dan kupeluk. Kemudian kuangkat ke kamar mandi!

    “Eh.. Eh, apa-apaan ini?” Felicia terkejut. Aku tertawa saja.

    Kubawa dia ke kamar mandi dan kusiram dengan air! Biarlah. Kalau mau marah ya aku terima saja.

    Yang jelas aku terus berusaha mendapatkannya. Ternyata Felicia malah tertawa. Dia membalas menyiramku dan kami sama-sama basah kuyup. Segera aku menyandarkannya ke dinding kamar mandi dan menciumnya!

    Felicia membalas ciumanku. Bibir kami saling memagut. Sungguh nikmat bercumbu di suhu dingin dan basah kuyup. Bibir kami saling berlomba memberikan kehangatan. Tanganku merain kaosnya dan membukanya. Kemudian bra dan celana pendeknya. Sementara Felicia juga membuka kaos dan celanaku. Kami sama-sama tinggal hanya memakai celana dalam. Sambil terus mencumbunya, tangan kananku meraba, meremas lembut dan merangsang payudaranya. Sementara tangan kiriku meremas bongkahan pantatnya dan sesekali menyelinap ke belahan pantatnya. Dari pantatnya aku bisa meraih vaginanya. Menggosok-gosoknya dengan jariku.

    “Agh..” kudengar rintihan Felicia. Nafasnya mulai memburu. Suaranya sexy sekali. Berat dan basah. Perlahan aku merasakan penisku ereksi.

    “Egh..” aku menahan nafas ketika kurasakan tangan Felicia menggenggam batang penisku dan meremasnya.

    Tak lama dia mengocok penisku hingga membuatku makin terangsang. Tubuh Felicia kuangkat dan kududukkan di bak air. Cukup sulit bercinta di kamar mandi. Licin dan tidak bisa berbaring. Sewaktu Felicia duduk, aku hanya bisa merangsang payudara dan mencumbunya. Sementara pantat dan vaginanya tidak bisa kuraih. Felicia tidak mau duduk. Dia berdiri lagi dan menciumi puting dadaku!

    Ternyata enak juga rasanya. Baru kali ini putingku dicium dan dijilat. Felicia cukup aktif. Tangannya tak pernah melepas penisku. Terus dikocok dan diremasnya. Sambil melakukannya, badannya bergoyang-goyang seakan-akan dia sedang menari dan menikmati musik. Merasa terganggu dengan celana dalam, aku melepasnya dan juga melepas celana dalam Felicia. Kami bercumbu kembali.

    Lidahku menekan lidahnya. Kami saling menjilat dan menghisap.

    Rintihan kecil dan desahan nafas kami saling bergantian membuat alunan musik birahi di kamar mandi. Suhu yang dingin membuat kami saling merapat mencari kehangatan. Ada sensasi yang berbeda bercinta ketika dalam keadaan basah. Waktu bercumbu, ada rasa ‘air’ yang membuat ciuman berbeda rasanya dari biasanya.

    Aku menyalakan shower dan kemudian di bawah air yang mengucur dari shower, kami semakin hangat merapat dan saling merangsang. Aliran air yang membasahi rambut, wajah dan seluruh tubuh, membuat tubuh kami makin panas. Makin bergairah. Kedua tanganku meraih pantatnya dan kuremas agak keras, sementara bibirku melumat makin ganas bibir Felicia. Sesekali Felicia menggigit bibirku.

    Perlahan tanganku merayap naik sambil memijat ringan pinggang, punggung dan bahu Felicia. Dari bahasa tubuhnya, Felicia sangat menikmati pijatanku.

    “Ogh.. Its nice, Boy.. Och..” Felicia mengerang.

    Lidahku mulai menjilati telinganya. Felicia menggelinjang geli. Tangannya ikut meremas pantatku.

    Aku merasakan payudara Felicia makin tegang. Payudara dan putingnya terlihat begitu seksi.

    Menantang dengan puting yang menonjol coklat kemerahan.

    “Payudaramu seksi sekali, Felicia.. Ingin kumakan rasanya..” candaku sambil tertawa ringan. Felicia memainkan bola matanya dengan genit.

    “Makan aja kalo suka..” bisiknya di telingaku.

    “Enak lho..” sambungnya sambil menjilat telingaku. Ugh.. Darahku berdesir. Perlahan ujung lidahku mendekati putingnya. Aku menjilatnya persis di ujung putingnya.

    “Ergh..” desah Felicia. Caraku menjilatnya lah yang membuatnya mengerang.

    Mulai dari ujung lidah sampai akhirnya dengan seluruh lidahku, aku menjilatnya. Kemudian aku menghisapnya dengan lembut, agak kuat dan akhirnya kuat. Tak lama kemudian Felicia kemudian membuka kakinya dan membimbing penisku memasuki vaginanya.

    “Ough.. Enak.. Ayo, Boy” Felicia memintaku mulai beraksi.

    Penisku perlahan menembus vaginanya. Aku mulai mengocoknya. Maju-mundur, berputar, Sambil bibir kami saling melumat. Aku berusaha keras membuatnya merasakan kenikmatan. Felicia dengan terampil mengikuti tempo kocokanku. Kamu bekerja sama dengan harmonis saling memberi dan mendapatkan kenikmatan. Vaginanya masih rapat sekali. Mirip dengan Ria. Apakah begini rasanya perawan? Entahlah. Aku belum pernah bercinta dengan perawan, kecuali dengan Ria yang selaput daranya tembus oleh jari pacarnya.

    “Agh.. Agh..” Felicia mengerang keras. Lama kelamaan suaranya makin keras.

    “Come on, Boy.. Fuck me..” ceracaunya.

    Rupanya Felicia adalah tipe wanita yang bersuara keras ketika bercinta. Bagiku menyenangkan juga mendengar suaranya. Membuatku terpacu lebih hebat
    menghunjamkan penisku. Lama-lama tempoku makin cepat. Beberapa saat kemudian aku berhenti. Mengatur nafas dan mengubah posisi kami.

    Felicia menungging dan aku ‘menyerangnya’ dari belakang. Doggy style. Kulihat payudara Felicia sedikit terayun-ayun. Seksi sekali. Dengan usil jariku meraba anusnya, kemudian memasukkan jariku.

    “Hey.. Perih tau!” teriak Felicia. Aku tertawa.

    “Sorry.. Kupikir enak rasanya..” Aku menghentikan memasukkan jari ke anusnya tetapi tetap bermain-main di sekitar anusnya hingga membuatnya geli.

    Cukup lama kami berpacu dalam birahi. Aku merasakan saat-saat orgasmeku hampir tiba. Aku berusaha keras mengatur ritme dan nafasku.

    “Aku mau nyampe, Felicia..”

    “Keluarin di dalam aja. Udah lama aku tidak merasakan semburan cairan pria” Aku agak terhenti. Gila, keluarin di dalam. Kalau hamil gimana, pikirku.

    “Aman, Boy. Aku ada obat anti hamil kok..” Felicia meyakinkanku. Aku yang tidak yakin. Tapi masa bodoh ah. Dia yang menjamin, kan? Kukocok lagi dengan gencar. Felicia berteriak makin keras.

    “Yes.. Aku juga hampir sampe, Boy.. come on.. come on.. oh yeah..”

    Saat-saat itu makin dekat.. Aku mengejarnya. Kenikmatan tiada tara. Membuat saraf-saraf penisku kegirangan. Srr.. Srr..

    “Aku orgasme. Sesaat kemudian kurasakan tubuh Felicia makin bergetar hebat. Aku berusaha keras menahan ereksiku. Tubuhku terkejang-kejang mengalami puncak kenikmatan.

    “Aarrgghh.. Yeeaahh..” Felicia menyusulku orgasme.

    Dia menjerit kuat sekali kemudian membalikkan badannya dan memelukku. Kami kemudian bercumbu lagi. Saatnya after orgasm service. Tanganku memijat tubuhnya, memijat kepalanya dan mencumbu hidung, pipi, leher, payudara dan kemudian perutnya. Aku membuatnya kegelian ketika hidungku bermain-main di perutnya. Kemudian kuangkat dia.
    Mengambil handuk dan mengeringkan tubuh kami berdua. Sambil terus mencuri-curi ciuman dan rabaan, kami saling menggosok tubuh kami. Dengan tubuh telanjang aku mengangkatnya ke tempat tidur, membaringkannya dan kembali menciumnya. Felicia tersenyum puas. Matanya berbinar-binar.

    “Thanks Boy.. Sudah lama sekali aku tidak bercinta. Kamu berhasil memuaskanku..”

    Pujian yang tulus. Aku tersenyum. Aku merasa belum hebat bercinta. Aku hanya berusaha melayani setiap wanita yang bercinta denganku. Memperhatikan kebutuhannya.

    Aku sangat terkejut ketika tiba-tiba pintu kamar terbuka. Sial, kami tadi lupa mengunci pintu!! Seorang wanita muncul. Aku tidak sempat lagi menutupi tubuh telanjangku.

    “Ups.. Gak usah terkejut. Dari tadi aku udah dengar teriakan Felicia. Tadi malah sudah mengintip kalian di kamar mandi..” kata wanita itu. Aku kecolongan. Tapi apa boleh buat. Biarkan saja. Kulihat Felicia tertawa.

    “Kenalin, dia Gladys. Mbak.. Dia Boy.” aku menganggukkan kepalaku padanya.

    “Hi Gladys..” sapaku.

    Kemudian aku berdiri. Dengan penis lemas terayun aku mencari kaos dan celana pendek Felicia dan memakainya. Gladys masuk ke kamar. Busyet, ni anak tenang sekali, Pikirku. Sudah jam 2 pagi. Aku harus pulang.

  • Foto Bugil Alice Ozawa Sedang Mandi Pamer Memek

    Foto Bugil Alice Ozawa Sedang Mandi Pamer Memek


    3343 views

    Foto Bugil Terbaru – Wajah-wajah mereka memiliki rupa seperti negara asia timur lainnya. Akan tetapi terdapat ciri khasnya sendiri meski agak tercoreng dengan stigma operasi plastic yang diembani cewek-cewek korsel. Tapi jujur saja banyak yang menganggap bahwa cewek Korsel lah yang paling cantik diantara negara Asia timur. Meski Jepang juga cantik-cantik, tapi cewek Korea selatan dikenal lebih anggun dan tak seseronok wanita Jepang yang foto bugilnya banyak bertebaran di dunia maya. Sehingga melihat foto bugil cewek Korea Selatan kesannya lebih hot dan bikin penasaran ketimbang negara tetangga seberang lautnya tersebut

     

  • Cerita Dewasa Dipaksa Nge Seks Untuk Bayar Spp Sekolah

    Cerita Dewasa Dipaksa Nge Seks Untuk Bayar Spp Sekolah


    2141 views

    Cerita Seks Terbaru – Selamat pagi pak sorak muridmurid. Kemudian pak Aji memanggil Elsa.

    Elsa

    Ya pak jawab Elsa singkat.

    Kamu disuruh menghadak pak Kepala Sekolah di ruangannya kata pak Aji. Cerita Sex

    Elsa sudah menduga bahwa dia bakal dipanggil karena dia sudah menunggak membayar spp selama 2 bulan. Elsa langsung beranjak dari kursinya dengan wajah lesu. Temanteman yang lain Cuma bisa melihat Elsa. Langkah kaki Elsa sangat lemah sambil otaknya berpikir mencari alasan yang pas ketika dapat pertanyaan nanti dari Kapsek. Dan tak lama kemudian dia sampai di depan pintu ruangan kepala sekolah.

    Tok tok tok terdengar suara ketukan pintu.

    Ya silakan masuk jawaban dari dalam ruangan.

    Pagi pak sapa Elsa ketika memasuki ruangan.

    Selamat pagi Elsa, silakan duduk jawab kepsek.

    Tatapan mata Kepsek membuat wajah Elsa yang cantik tertunduk ketika menghadap ke kepala sekolah,

    Langsung aja ya Elsa, bapak mau kasih tau kalau SPP kamu sudah menunggak selama 2 bulan

    Iya pak maaf, saya tahu pak kalau saya belum bisa membayar SPP dikarenakan orangtua saya belum ada uang pak kata Elsa memelas.

    Tapi gimana lagi memang ini sudah jadi peraturan kami, bagi siswa yang belum membayar SPP selama 2 bulan dan dalam waktu satu minggu belum juga membayar akan dikeluarkan dari sekolahan

    Mohon harap maklum pak rengek Elsa.

    Iya saya tahu kalau kamu itu salah satu siswa berprestasi jadi sayang kalau kamu sampi putus sekolah, ya sudah gini aja, apakah kamu sudah punya pacar? tanya pak Kepsek sedikit aneh.

    Diganti Dengan Ngesex Mendengarperkataan itu itu Elsa jadi bingung, karena memang apa yang ditanyakan pak Kepsek melenceng jauh dari SPP.

    Maaf pak emang kenapa pak kalau belum punya pacar? Dan terus apa hubungannya pak belum punya pacar sama SPP? tanya Elsa penasaran.

    Kamu bingung ya? Gini maksud bapak, kalau kamu memang belum punya pacar, bapak punya solusi untuk masalah kamu. Kamu saya bebaskan uang SPP asal kamu mau melayani sexku setiap aku pengen melakukan hubungan sex. Gimana apa kamu bersedia? Atau kamu akan menolaknya dan aku akan mengeluarkan kamu dari sekolah? kata pak Kepsek

    Maaf pak saya gak bisa menuruti permintaan bapak yang aneh ini jawab tegas Elsa.

    Ya sudah kalau gitu kamu akan saya keluarkan dari sekolah hari ini juga kata pak Kepsek lagi.

    Tapi pak, bapak gak bisa seenaknya gitu donk pak ronta Elsa.

    Ya semua tergantung padamu, bapak hanya ingin bersenangsenang denganmu saja kog

    Dalam hati dan pikiran Elsa berkecamuk menjadi satu. Dia menundukkan kepalanya. Pak Kepsek terus saja merayunya,

    Bapak juga akan memberimu uang jajan setiap harinya, jadi kamu juga masih bisa bersenangsenang dengan temanmu yang lainnya

    Cerita Sex Uang SPP Diganti Dengan Ngesex Elsa masih menundukkan kepalanya sambil menggelenggelengkan kepalanya. Pak Kepsek mendekati Elsa dan kemudian menganggkat dagu Elsa dan mencium lembut bibir Elsa

    Hentikan pak, aku mohon jangan lakukan ini ronta Elsa. Diapun langsung berdiri dan berlari mendekati pintu tapi dengan sigap pak Kepsek menutupi pintu ruangan dengan tubuhnya. Pintupun lantas dikunci.

    Tolong pak lepaskan saya teriak Elsa. Dan dengan refleks pak Kepsek menampar pipir Elsa sampai memerah pipinya. Elsa menangis, kemudian pak Kepsek mendorong tubuh Elsa hingga terhempas di sofa yang ada di dalam ruangan.

    Jangan berani berani kamu teriak lagi atau kamu akan aku siksa kata pak Kepsek mengancam Elsa.

    Aku mohon pak lepaskan saya pinta Elsa sambil menangis.

    Plaaaakk kembali pak Kepsek menampar pipi Elsa

    Hentikan pak sakiit

    Makanya kamu nurut saja sama aku jangan banyak omong sentak pak Kepsek.

    Kemudian pak Kepsek mulai menelanjamgi Elsa, dia melepas semua kain yang menempel pada tubuh Elsa. Terlihatlah toket yang gak begitu besar dengan pentil berwarna coklat . Pak Kepsek kemudian meremas toket Elsa dengan penuh nafsu. Dia memainakan puting Elsa. Dipilinpilinya dan sesekali dijilatnya. Kembali terdengar suara Elsa meronta,

    Cukup pak hentikan ku mohon pintanya masih dengan isak tangis.

    Sudah aku bilang kamu diam saja, mau aku tampar lagi? jawab ketus pak Kepsek.

    Dijilatinya dan dihisap kuat kedua putting Elsa secara bergantian.

    Aduuuh pak sakiiit paaakkkhentikan pak

    Aduh Elsa jerit kesakitanmu membuatku semakin bernafsu

    Terus saja pak Kepsek memainkan toket dan putting Elsa yang masih ranum yang belum pernah tersentuh oleh pria sama sekali. Elsa menahan sakit dan merontaronta tapi pak Kepsek terus saja melampiaskan nafsunya. Elsa yang gak bisa berbuat apaapa hanya pasrah saja dengan apa yang di perbuat oleh pak Kepsek. Kini tangan pak Kepsek beralih ke paha Elsa. Tangannya mengeluselus pahanya dari bawah sampai ke selakangannya. Mata pak kepsek tertuju pada gundukan memek Elsa.

    Elsa memekmu yang imut membikin bapak semakin bernafsu sayang

    Kemudian mulut pak Kepsek beralih ke bagian selakangan, dia menciumi memeknya yang masih bau khas perawan. Kaki Elsa dibukanya lebarlebar sambil diendusendus dengan menggesekgesekan hidungnya dipermukaan memek membuat Elsa geli, Dijilatinya bulu tipis yang tubuh disekitar permukaan memek. Dengan cermat tangan pak Kepsek menyentuh dinding memeknya dan membukanya sambil mencari letak itilnya dan setelah ketemu dimainkannya itil milik Elsa dengan menggunakan jari tengahnya , sampai terlihat basah kemudian lidah pak Kepsek menyentuh memeknya dan menjilatinya

    Auugghhjangan paaakkk ronta Elsa dengan terus matanya mengeluarkan air mata.

    Tangan Elsa merontaronta, tapi pak Kepsek segera memegang erat tangan itu sambil lidahnya semakin dalam semakin memainkan lubang memeknya, lidahnya menyentuh itilnya dan dijilatinya cairan yang khas yang keluar dari lubang memek Elsa. Elsa terus mengerang dan merontah diselingi desahandesahan. Terlihat sekali makin lama Elsa bisa menikmati setiap sentuhan dan permainan dari pak Kepsek birahinya mulai muncul , dia merasakan nikmat untuk yang pertama kalinya, memek perawannya sudah basah karena lendir dia dan ludah dari pak Kepsek.

    Semakin liar jilatan kepsek mengusik sampai dalam lubang memekmya,

    Sudah pak hentikan pak. rengek Elsa. Mendengar itu pak Kepsek lalau menghentikan gerakkannya dan memandang wajah Elsa sambil berkata,

    Yang bener minta berhenti? Kulihat kamu sudah mulai menikmati permainanku goda pak kepsek. Tapi pak Kepsek kembali lagi dengan menjnilati itil Elsa.

    Ssttthhhaaahhh terdengar suara desahan yang keluar dariu mulut Elsa. Lidah pak kepsek menjilati dan menghisap lender yang keluar dari lubang memeknya.

    Gimana Elsa enakkan? tanya pak kepsek.

    Elsa tak menjawab pertanyaan pak Kepsek, dan pak Kepsek pun mengulangi pertanyaannya,

    Gimana Elsa enak gak? Kalau ditanya ya dijawab donk Dan dengan mata terpejam Elsa menggangguk dan menjawab secara singkat,

    Iya pak enak banget jawabnya sambil menutupi wajahnya dengan kain jilbabnya.

    Kemudian diarahkannya lagi lidah pak Kepsek ke lubang memeknya

    Aaaaahhh.nikmat paaakkk desah Elsa yang sudah mulai terlena akan kenikmatan. Pak Kepsek memang ahli dalam mempermainkan birahi. Itil Elsa digigit pelan membuat Elsa sedikit kesakitan tapi disamping itu juga dia merasakan kenikmatan yang luar biasa sehingga lubang memeknya mengeluarkan lendir yang semakin banyak.

    Tubuh Elsa menggeliat seperti cacing kepanasan. Menggeliat tak menentu karena dimainkan memeknya dan itilnya. Baru pertama kalinya Elsa merasakan kenikmatan dan tanpa disadari Elsa hamper meraih klimaksnya. Badannya mengejang dan mengangkat . Mengetahui akan hal itu pak Kepsek semakin liar menjilati itil Elsa. Dan tiba saatnya tubuh Elsa kejang itu tandanya dia sudah merasakan orgasme ,

    Ooooohhhaaahhhh. erangan Elsa sambil sambil mengigit bibir bawahnya dan tanganya tanpa sadar menjambak rambut pak Kepsek. Pak kepsek pun membiarkannya.

    Tak lama kemudian pak Kepsek yang sudah sangat bernafsu segera melepas celana panjang dan CDnya. Batang kontolnya yang sudah menegang lalu diarahkan ke wajah Elsa.

    Ayo Elsa jilat kontol bapak

    Gak ah pak jijik jawab Elsa.

    Kemudian pak Kepsek menuntun tangan Elsa untuk memegangi kontolnya. Elsapun lantas meremas dan mengelus batang kontol pak Kepsek.

    Aaaahhhterus sayaaang erang pak Kepsek. Elusan Elsa semakin lama berganti jadi kocokan naik turun. Pak Kepsek terus terusan mendesah dan mengerang. Dia meminta Elsa untuk menjilati kontolnya, awalnya Elsa menolaknya, karena bujukan dari pak Kepsek akhirnya Elsa menjulurkan lidahnya, mencoba untuk menjilati kepala kontolnya. Dirasa kurang puas dengan jilatan Elsa kemudian pak Kepsek menarik kontolnya dari mulut Elsa lalu diarahkan ke lubang memek Elsa. Ditempelkan kepala kontol ke dinding memek sambil ditekan perlahan. Sampai pada akhirnya kontol yang besar itu masuk ke dalam lubang memeknya.

    Baru kepala kontol masuk hamper separo, Elsa menjerit kesakitan,

    Aduuuh paaakkk.sakiiittt

    Mendengar itu pak Kepsek tak menghentikan usahanya untuk menjebol dinding perawan milik Elsa, Dia malah semakin berusah untuk terus menekan batang kontolnya agar masuk seluruhnya ke dalam memek Elsa. Sampai pada akhirnya Bleeessss. dengan paksa pak Kepsek menghentakan kontolnya hingga kontolnya masuk semua dan mengakibatkan dinding selaputnya robek dan mengeluarkan darah

    Sssstthhh.aaahhh. Elsa mengeluh panjang sambil menggigit bibirnya, pak Kepsek masih melanjutkan aksinya tanpa henti dia memaju mundurkan kontolnya dengan d iringi oleh desahandesahan yang keluar dari mulut Elsa maupun mulut pak Kepsek.

    Memekmu sangat enak sekali kata pak Kepsek sambil terus menggenjot memek Elsa. Baik Elsa maupun pak Kepsek sudah saling menikmati adegan ngentot antara murid dan Kepala Sekolah.

    Wajah Elsa meringis antara sakit dan nikmat yang dia rasakan, tangannya mencengkeram tepian sofa, dan mulutnya mengeluarkan desahan dan rintihan sambil kepalanya menggelenggeleng menahan perih yang dirasakan.

    Eranganerangan yang keluar dari multu Elsa membuat pak Kepsek semakin bernafsu. Genjotan pak Kepsek semakin cepat pertanda kalau pak Kepsek hampir mencapai klimaks.

    Elsaa bapak hamir sampai sayaaang.

    Aku juga rasanya seperti mau pipis paaakkk

    Ayo sayang kita pipis bareeeng

    Tak lama kemudian Crooottcrooootcrooott seluruh sperma pak Kepsek muncrat ke dalam memek Elsa. Setelah dirasa sudah habis semburan spermanya pak Kepsek perlahan mencaput kontolnya dari dalam lubang memek Elsa.

    Terlihat sperma yang kental keluar dari lubang memek, bercampur dengan darah perawan berwarna merah, d ambilkan tisu untuk mengusap sperma bercampur darah yang keluar dari dalam memek. Sambil mengelap mata Elsa kembali menitihkan air,

    Udah gak usah nangis lagi, bersihkan saja sisa sperma dan darahmu itu kata pak Kepsek ketus.

    Setelah dirasa bersih, Elsa memakai seragamnya lagi juga merapikan jilbabnya, dialangsung berjalan ke pintu tanpa menatap wajah pak Kepsek. Sebelum sampai membuka pintu pak Kepsek memberikan unag 100ribu kepada Elsa.

    Nih buat jajan kamu, dan kamu jangan bersedih lagi karena mulai sekarang SPP kamu aku yang bayarin, kamu gak perlu kuatir lagi bakal dikeluarin dari sekolah gara-gara telat membayar SPP tegas pak Kepsek.

    Iya pak terima kasih jawab singkat Elsa dengan mengelap airmata yang terus saja menetes dari matanya.

    Iya sama sama, besuk kalau aku panggil lagi kamu langsung datang kemari ya imbuh pak Kepsek.

    Kemudian pak Kepsek membukakan pintu dan Elsa berjalan dengan menundukan kepalanya menuju ke ruang kelasnya. Begitulah kisah tragis Elsa yang telat membayar SPP di sekolahnya

  • Berhubungan Sex Dengan Pacar Sebelum Menikah

    Berhubungan Sex Dengan Pacar Sebelum Menikah


    1435 views

    Duniabola99.org – Sebut saja namaku wawan, seorang karyawan swasta. Sekarang aku sudah menikah dan sudah dikaruniai 1 orang anak. Istriku bernama Tiara (bukan nama sebenarnya), seorang tenaga medis di sebuah rumah sakit di kotaku.

    Kisah ini adalah kisah nyata yang juga merupakan rahasia kami berdua yang terjadi sekitar satu tahun sebelum kami menikah. Hari itu kami berhubungan sex untuk pertama kalinya dan untuk pertama kalinya pula aku merasakan betapa nikmatnya tubuh wanita.

    Hari itu hari Sabtu, sekitar jam 10 pagi. Hari itu aku tidak masuk kerja dengan alasan sakit. Padahal aku cuma malas saja karena sehari hari sebelumnya aku baru pulang tugas dari luar kota. Lagian di kantorku Sabtu cuma kerja setengah hari.

    Aku sendirian di rumah karena kedua orang tuaku belum pulang dari sebuah resepsi pernikahan (Aku anak bungsu dan cuma aku yang tinggal bersama kedua ortuku, saudara2ku yg lain sudah menikah dan tinggal di kota lain). Nama pacarku Tiara (dulu masih pacar, belum jadi istri). Umurnya lebih muda 4 tahun dariku. Waktu itu umurnya baru 19 tahun… Ibarat bunga, memang lagi mekar-mekarnya.

    Singkat cerita.. Iseng-iseng aku menelpon ke rumah Tiara (dulu belum punya HP… masih miskin, sekarang jg masih miskin… he he he) karena biasanya hari Sabtu dia ada jadwal pesiar (Tiara tinggal di asrama, dia belum lulus akademi-nya waktu itu).

    Ehh.. ternyata dia ada dirumah. Langsung saja aku minta dia main kerumahku, dan kebetulan sekali, dia bilang memang mau kerumahku. Mau numpang ngetik, katanya. (rumah Tiara gak ada PC waktu itu, dan lagi rumahku dan Tiara tidak terlalu jauh, masih satu kelurahan. Tidak sampai 1 km jalan kaki. Selain itu dia juga sudah sering kuajak kerumahku dan ortuku dan ortunya juga merestui hubungan kami).

    ”Mau dijemput nggak?” kataku.
    ”Nggak usah, naik becak aja, kakak kan lagi sakit..” kata Tiara.
    ”Ya udah.. aku tunggu ya…” sahutku.

    Tidak berapa lama muncullah Tiara di di depan pintu dan langsung kupersilahkan masuk. Ia mengenakan rok putih seragam akademi-nya dan blus biru muda lengan pendek yang tampak ketat di tubuhnya. Hari itu dia tampak begitu cantik. Sinar matahari siang membuat kulitnya semakin tampak putih bersinar. Dengan membawa tas besar penuh kertas dan buku, Tiara sudah siap dengan bahan-bahan ketikannya. Beberapa saat kami ngobrol sebentar di ruang tamu.

    Kemudian langsung saja dia kusuruh ke kamarku di lantai atas karena komputer dirumahku letaknya ada dikamarku. Tiara tidak begitu bisa komputer, dia “gaptek”… untuk ngetik di Word saja aku harus selalu membantunya, dan hari itu untuk kesekian kalinya aku harus menemaninya mengetik. Beberapa menit berlalu… Sambil ngobrol dan bercanda ria aku menemaninya mengetik di kamarku… Awalnya aku tidak berniat apa-apa.

    Tapi setelah beberapa lama berduaan dan duduk berdekatan di dalam kamar, nampaknya membuat setan mesum mulai merasuki otakku. Ditambah lagi situasi yang sepi sangat memungkinkan untukku berbuat yang aneh2 terhadap Tiara. Sambil membantunya mengetik, aku mulai sesekali mencuri kesempatan menyentuh beberapa bagian tubuhnya. Karena dia diam saja, akupun semakin penasaran.

    Pelan-pelan aku memberanikan diri memeluknya dari belakang, kemudian pelan2 aku kecup tengkuknya yang putih itu. Karena Tiara diam saja, aku jadi semakin berani. Aku pun mulai menciumi lehernya yang putih jenjang. Terasa begitu harum dan hangat. Kemudian perlahan2 tanganku mulai bergerak meraba2 dadanya. Pelan2 aku remas buah dadanya.. saat itu aku mendengar sedikit tarikan nafasnya yang berat.

    “ssshhhhh …!”
    “Tiara terangsang !”, pikiranku mulai mesum.

    Jantungku pun semakin berdegup kencang tidak karuan. Maklum, selama kami pacaran paling2 cuma pegang tangan atau cium pipi. Sebelumnya belum pernah sekalipun aku berbuat yang sedikit “berbahaya” dengan Tiara. Plek! Tiba2 Tiara memegang tanganku yang sedang “nakal”. Gawat !!! kupikir dia marah dan akan menamparku !!!

    Tetapi ternyata tidak !.. Tiara berhenti mengetik, tangannya yang tadi dipakai mengetik dan memegang mouse, kini membuka satu persatu kancing bajunya dan mengarahkan kedua tanganku menyelusup ke dalam bajunya. Tanganku pun semakin liar meremas sepasang payudaranya yang terasa semakin kencang. Sementara bibirku juga semakin buas melumat leher Tiara yang putih dan jenjang itu.

    Beberapa saat kemudian Tiara berdiri. Kancing bajunya hampir terbuka semuanya, bra-nya pun sudah bergeser dari tempat yang seharusnya. Dalam situasi itu, otakku sudah benar2 kacau… langsung kupeluk dia dan kulumat bibirnya dengan bibirku.

    Tak dinyangka, dia menyambut ciuman2ku. Aku pun semakin bernafsu, ciumanku pun mulai turun ke leher, turun ke pundak, turun ke dada, lalu mendarat di payudaranya. Kulumat puting susunya yang berwarna pink itu… Kulihat wajahnya. Tiara hanya memejamkan mata.. entah apa yang dia rasakan, tapi aku yakin dia menikmatinya.

    Sambil terus menciuminya, tanganku dengan cepat melucuti baju dan bra-nya. Aku pun melepas bajuku… Tiara yang sudah setengah bugil (topless!) aku tarik ke ranjangku dan kurebahkan tubuhnya ke atas ranjang. Sungguh pemandangan yang luar biasa…

    Tubuh Tiara yang putih mulus dengan payudara yang mengkal menantang, ditambah lagi rok putih-nya yang tersingkap tinggi memperlihatkan sepasang pahanya yang putih mulus itu kini ada dihadapanku… Jujur saja. Itu adalah untuk pertama kalinya aku melihat langsung payudara wanita tanpa tertutup bra.

    Diatas ranjang itu kami bercumbu dalam keadaan setengah telanjang. Kami bergumul dan saling berciuman dengan sedikit liar. Saat itu pengalaman pertama bagiku berpelukan dengan wanita dalam keadaan tanpa busana. Kulit badanku bersentuhan dengan kulit tubuhnya yang mulus, kenyal dan hangat …

    Aihhh, Ternyata kehangatan dan keharuman tubuh wanita benar2 nikmat. Ciumanku2 bertubi2 melumat bibir Tiara, kemudian turun ke lehernya, lalu turun lagi ke pundaknya, lalu mendarat di dadanya. Payudara yang putih mengkal itu pun habis kulumat, putingnya yang berwarna merah muda itu terasa nikmat sekali kumainkan dengan lidahku.

    “Gigit aja kakk…” kata Tiara perlahan.
    ”Nanti kamu sakit..” kataku
    ”Nggak koq..” jawab Tiara Mendapat ’lampu hijau’ seperti itu, langsung saja kugigiti puting payudaranya.

    Tiara menjerit kecil… ”Ssshhh!!”. Membuat nafsu syahwatku semakin tak tertahankan. Dalam keadaan seperti itu… setan mesum diotakku semakin menggila. Aku tak tahan lagi menahan nafsu birahiku. Penisku yang sudah sejak tadi mengeras rasanya semakin meronta minta dikeluarkan. Aku mulai berfikir untuk bersetubuh dengan Tiara !

    “Kita main, yuk”, perlahan kubisikkan ke telinga Tiara.
    “Tiara takut, Kak”, jawabnya pelan.
    “Nggak apa-apa… Kakak ‘kan sayang sama Tiara”, rayuku.
    “Kalo nanti hamil, gimana Kak?”, kata Tiara
    “Nanti kakak keluarin diluar aja”. Jawabku
    “Tapi pelan-pelan, ya Kak… Tiara takut!”, katanya perlahan.

    Saat itu aku tidak lagi dapat berfikir waras. Nafsu birahi sudah menyelimuti otakku. Yang ada di fikiranku waktu itu hanya satu… Pokoknya bagaimana caranya aku harus bisa bersetubuh dengan Tiara! Untungnya Tiara menerima ajakanku… kalau saja dia menolak, mungkin sekarang aku sedang dipenjara dengan tuduhan pemerkosaan.

    Waktu itu sudah hampir jam 12 siang. Masih cukup waktu pikirku… Biasanya pulang resepsi siang ‘kan sekitar jam 1-an. Untuk keamanan, aku meninggalkan sebentar Tiara di dalam kamar. Kupastikan semua pintu rumahku terkunci. Aku tidak ingin momen singkat tapi “bersejarah” ini terganggu. Dari ruang tamu aku melihat sebentar kondisi sekeliling rumahku.. Cukup sepi. “Aman !” pikirku.

    Kemudian aku kembali naik kelantai 2 menuju ke kamarku..
    “Tiara !!!” aku tercekat, mataku terbelalak dan jantungku berdegup kencang.

    Sungguh pemandangan yang luar biasa indah dan belum pernah kulihat sebelumnya. Tiara sudah melepas rok dan celana dalamnya… dia berbaring telentang di ranjangku dalam keadaan polos, telanjang bulat tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya. Wawww… mulus dan bening sekali !!!

    “Koq, lama sekali… Kakak kemana aja?” katanya dengan tatapan mata menggodaku.

    Aku tercekat beberapa saat.. Tapi tanpa membuang waktu lagi, langsung kubuka celanaku beserta celana dalamnya. Kini aku juga sudah telanjang bulat. Penisku yang dari tadi sudah mengeras kini siap “menunaikan tugas”nya. Tanpa pikir panjang langsung “kuterkam” Tiara… Beberapa saat kami kembali bergumul dan bercumbu lagi. Tapi kali ini lebih bernafsu.

    “Ayo, Kak… masukin”, kata Tiara lirih. Nampaknya dia juga sudah terangsang.
    “Iya, sayang!” jawabku dengan pelan tapi pasti.

    Perlahan-lahan kucoba memasukkan penisku ke dalam vaginanya. Awalnya sulit. Aku belum tau dengan tepat dimana posisi vaginanya (maklum, baru pertama kali). Tiara tersenyum, kemudian tangannya meraih penisku dan membantu mengarahkan ke vaginanya yang ternyata sudah basah. Srtt… srrt… srrrt !

    Perlahan tapi pasti penisku masuk menghujam vagina Tiara. Sungguh nikmat ! Terasa sempit, lembut, basah dan juga hangat di dalam sana. Perlahan kugoyang-goyangkan pinggulku maju mundur. Terasa semakin nikmat. Sambil kupandangi wajah Tiara. Dia hanya memejamkan mata sambil menggigit bibirnya. Entahlah… nampaknya dia sedikit kesakitan. Tapi sepertinya dia juga menikmatinya.

    “Aawwhh !!!” tiba-tiba Tiara menjerit kecil. Aku terkejut.
    “Kenapa? Sakit ya?” tanyaku dengan lugu.
    “iya … tapi gak apa-apa, koq” jawabnya.

    Aku cabut sebentar penisku. Kulihat vagina Tiara basah dan ada sedikit bercak darah disana. Keperawanannya baru saja pecah !

    “Ayo, Kak… terusin” katanya manja.
    “I..i.. iya..” kataku sedikit gugup. Aku tersadar aku baru saja mememerawani pacarku.

    Tapi, Ahh ! Sudahlah. Nasi sudah menjadi bubur pikirku. Lagian sudah kepalang enak. Lanjutkan saja.. Pokoknya hajarrrrr terusss!!! Kutindih lagi tubuh Tiara, kumasukkan lagi penisku ke dalam vaginanya dan kembali “kuperkosa” dia.

    Kali ini aku menggenjot lebih keras dari sebelumnya. Ranjangku yang terbuat dari kayu sampai berderik-derik seperti mau ambruk. Tiara juga memeluk tubuhku semakin erat. Sementara bibirku dan tanganku terus bergerilya ke sekujur tubuh Tiara. Leher Tiara yang putih jenjang itu semakin berwarna kemerah-merahan karena kugigiti.

    Sementara payudaranya yang bulat itu pun terus kuremas dan kulumat! Udara jam 12 siang yang cukup terik membuat tubuh kami berdua bermandi keringat (kamarku gak ada AC, cuma ada kipas angin, itu pun kecil), menambah asyik permainan “gulat” kami, walaupun tetap dengan gaya yang konvensional (aku diatas, Tiara di bawah… maklum, baru pertama kali. Belum ngerti gaya2 yg lainnya ).

    Beberapa menit berlalu dan semakin lama semakin terasa nikmat… ditambah lagi rintihan2 lirih dari mulut Tiara membuatku semakin terangsang! Ya ampuunn… beginikah rasanya berhubungan seks dengan wanita…. ternyata rasanya sangat nikmatt !!! Tiba-tiba tubuh Tiara seperti meregang..

    Agen Judi Online Indonesia Aman Dan Terpercaya

    “Ooohhh!”, dia merintih panjang.

    Inikah yang disebut ‘puncak kenikmatan itu’? Di saat yang hampir bersamaan aku pun merasakan kenikmatan yang semakin luar biasa pada penisku. Spermaku sudah hampir keluar ! Aku tidak ingin Tiara hamil.. makanya langsung ingin kucabut penisku. Tapi apa yang terjadi?… Tiara memeluk erat pinggangku dan menarik pantatku.. dia tidak ingin aku mencabut penisku !

    ”Tiara !”, kataku. Aku sedikit panik.
    ”Biarin, Kak… Jangan dicabut!”, kata Tiara.
    ”Nanti kamu hamil, sayang…”kataku dengan lembut.
    ”Pokoknya biarin… Tiara gak peduli!..Ayo terusiiiiiinn, Kakk !” katanya memaksa.

    Akhirnya aku ”menyerah”. Toh, sudah kepalang tanggung, pikirku. Aku pun kembali menggoyang pantatku. Kali ini lebih cepat dan lebih keras, sampai membuat Tiara menjerit-jerit kecil. Semakin lama .. aku merasakan kenikmatan yang semakin nikmat… nikmat… nikmatttt…. dan nikmaatttt luar biasa !!! Aku tak tahan lagi, tubuhku seperti meregang !… dan .. Arrggghhhhh….. CROTTT ! … CROT! … CROT!… Masih di dalam vaginanya, penisku memuntahkan sperma yang aku rasa banyak sekali! Rasanya itu adalah detik2 paling nikmat selama hidupku… Aku pun terkulai lemas.

    Nafasku masih terengah-engah seperti habis lari marathon… Sementara Tiara langsung loncat ke kamar mandi lantai 2 yang tidak jauh dari kamarku. Dia langsung membersihkan spermaku yang masih lengket di vaginanya. Jam sudah menunjukkan pukul setengah satu.

    Sebentar lagi kedua ortu-ku pasti pulang. Kami langsung bergegas merapikan diri dan berpakaian lagi. Setelah itu kami hanya duduk saling berpandangan. Bingung, takut, menyesal, campur aduk jadi satu. Rasanya tak percaya kami berdua baru saja melakukan hubungan layaknya suami istri yang belum seharusnya kami lakukan.

    Hari-hari setelah hari itu menjadi hari yang penuh beban bagiku. Aku dihantui perasaan takut kalau Tiara hamil. Bagaimana ini ??? Gawat kalo sampai hamil, pikirku. Dia masih sekolah dan aku walaupun sudah kerja, tapi gajiku masih pas-pasan.

    Mana cukup buat berdua seandainya aku terpaksa harus menikahinya. Belum lagi aib yang harus ditanggung oleh keluarga. Walahhhh.. Kacau nihh !!! Beberapa hari kemudian datanglah “kabar baik” itu. Tiara menelponku dan katanya dia baru saja menstruasi. Ahhhhh…. Rasanya bebanku hilang berkilo-kilo. Lega sekali rasanya.

    Tapi bukannya tobat, malahan tambah gawat. Mungkin ketagihan ‘kali ya? Sejak saat itu, rasanya aku terus merindukan Tiara. Rindu kehangatan tubuhnya dan rindu aroma tubuh dan rambutnya yang khas saat aku memeluknya.

    Singkat cerita, sejak hari itu hubungan kami malah semakin intim. Setiap ada kesempatan kami melakukan dan melakukannya lagi. Supaya tidak hamil, “muntah diluar” jadi pilihan. Lagian waktu itu masih malu kalo mau beli kondom ke apotik.. he he. Dulu, yang kalo jalan paling2 cuma pegangan tangan, sekarang sudah pake rangkul-rangkulan segala.

    Dulu cuma cium pipi, sekarang ciuman di bibir, french kiss pula … Dulu, kalo Tiara kuajak kerumahku, paling2 kami cuma ngobrol di beranda atau di ruang tamu, sekarang tiap kali kerumahku, begitu ada kesempatan, langsung masuk kamar dan ML ! Oh ya, Percaya nggak?… sejak hari itu, setiap kencan, aku selalu meminta Tiara untuk mengenakan rok.

    Tujuannya, supaya gampang berbuat ”nakal” kalau ada kesempatan ! (tinggal singkap roknya dan lepas celana dalamnya aja). Bahkan kalo nonton di Studio 21, kami sengaja mencari film jelek yang sepi penonton. Lalu mencari kursi yang agak pojok.

    Di dalam kegelapan studio bioskop, sudah pasti Tiara melepas celana dalamnya, kemudian membuka restluiting celanaku, lalu mengocok penisku hingga spermaku keluar (biasanya kumuntahkan di tissue atau sapu tangan) … dan selama itu pula tanganku memainkan vaginanya dengan jariku hingga basah ! Pokoknya hubungan kami tambah mesra dehh… malahan kelewat mesra !… bahkan cenderung mesum…

    Kisah diatas adalah awal dari petualangan seks kami berdua. Entah sudah berapa kali kami berhubungan seks sebelum kami akhirnya menikah. Tapi satu hal yang perlu pembaca ketahui, walaupun katakanlah aku sudah puas menikmati tubuh Tiara..

    Tidak sedikitpun terlintas dibenakku untuk meninggalkannya, karena aku memang benar2 mencintainya sampai saat ini. Dan aku merasa Tiara pun seperti itu.

     

    Baca Juga :
  • Super busty amateur teen Aubrey Paige teases with big tit cleavage closeup

    Super busty amateur teen Aubrey Paige teases with big tit cleavage closeup


    1476 views

    Duniabola99.org adalah situs web yang didedikasikan untuk orang-orang yang lelah dengan model porno yang begitu-begitu saja. Jadi situs ini menawarkan koleksi yang bagus yang terdiri dari episode video Dan Foto HD disertai dengan set gambar hi-res. Hal utama tentang situs ini adalah Anda hanya akan melihat gadis dan wanita dari model asli dalam aksi hardcore lurus yang berakhir hanya dengan creampies. Konten baru ditambahkan setiap harinya, jadi tidak ada kemungkinan kehabisan materi baru!

  • Video Bokep Hot Japanese Menjinakkan Kontol Mamoru

    Video Bokep Hot Japanese Menjinakkan Kontol Mamoru


    1909 views

  • Foto Bugil Si Cantik Rio nymph Pamer Tubuh Indahnya

    Foto Bugil Si Cantik Rio nymph Pamer Tubuh Indahnya


    1951 views

    Foto Bugil Terbaru – Banyak cara yang bisa kamu lakukan agar bisa menikmati hiburan malam sampai terangsang hebat. Salah satu yang patut kamu coba adalah melihat berbagai foto bugil cewek Asia timur seperti yang ada disini. Mengapa demikian? Itu semua karena citra tubuh wanita asia bugil ini sudah kami seleksi sedemikian rupa dan sudah direkomendasikan oleh pakar bokep ternama. Biar mimin tak terlalu terdengar membual, mari kita buktikan saja bersama-sama dengan melihat album foto bugil cewek asia timur yang berjejer dibawah ini.

     

  • Cerita Seks Menikmati Tubuh Gadis SMP Yang Mulus

    Cerita Seks Menikmati Tubuh Gadis SMP Yang Mulus


    1241 views

    Cerita Seks ini berjudul ” Cerita Seks Menikmati Tubuh Gadis SMP Yang Mulus ” Cerita Dewasa,Cerita Hot,Cerita Sex Panas,Cerita Sex Bokep,Kisah Seks,Kisah Mesum,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Sedarah,Cerita Sex Janda,Jilbab,Terbaru 2019.

    Cerita Seks – Saat itu aku baru merasakan menggunkan pakain putih abu abu yah benar aku masuk SMA yg aku idamkan, tak beda sewaktu jaman SMP pulang sekolah pukul 2 siang, suatu hari aku dapat kenalan dari temanku sekolah, dimana aku dikenalkan sama cewek SMP kelas 3, aku berkenalan dengannya dia masih malu malu gimana, terlihat wajahnya yg memerah.

    Tapi yg aku herankan adalah bagian dadanya yg sudah menonjol dibanding teman yg lainnya, walaupun dia umurnya masih 13 tahun tapi tubuhnya bongsor wajahnya juga manis dengan kulit sawo matang, kami pun berkenalan dengan aku menanyakan namanya terlebih dahulu??

    “nama kamu siapa??’ dan aku menanyakan no teleponnya, kami saling bertukar nomer telepon, dan suatu ketika ada waktu luang kami bersepakat untuk jalan pertama kalinya, Cerita Dewasa Terbaru aku juga merasakan nerfes karena juga ini yg pertama aku jalan bersama cewek,

    Akhirnya malam harinya sekitar jam 19.00 aq telah berdiri didepan rumahnya sambil mengetuk pagarnya tidak lama setelah itu muncul dari balik pintu sambil tersenyum manis sekali dia mengenakan kaos ketat dan rok yg kira-kira panjangnya hampir mencapai lutut berwarna hitam

    Aq tanya, “Mana ortu kamu…”, dia bilang kalau di rumah itu dia cuma tinggal bersama papinya dan pembantu, sedangkan kalau kakaknya dan mamanya di kota lain.

    “Oohh jawab aq,” aq tanya lagi “Terus Papi kamu mana?” dia jawab kalau Papi lagi keluar ada rapat lain di hotel (papinya seorang pejabat kira-kira setingkat dengan wagub) jadi saat itu juga kami langsung jalan naik motorku dan tanpa disuruhpun dia langsung memeluk dari belakang,

    Kontol aq selama jalan-jalan langsung tegang, habis dada dia begitu kenyal terasa di belakangku seakan-akan memijit-mijit belakangku (motor waktu itu sangat mendukung, yaitu RGR).

    Setelah keliling kota dan singgah makan di tempat makan kami langsung pulang ke rumahnya setelah tiba aq lihat rumahnya masih sepi mobil papinya belum datang.

    Cerita Seks Menikmati Gadis SMP Tiba-tiba dia bilang Cerita Dewasa Terbaru “Masuk yuk!., aq kayaknya belum datang”. Akhirnya setelah menaruh motor aq langsung mengikutinya dari belakang aq langsung melihat pantatnya yg lenggak-lenggok berjalan di depanku,

    Aq lihat jam ternyata sudah pukul 21.30, setiba di dalam rumahnya aq lihat tidak ada orang aq bilang “Pembantu kamu mana?”, dia bilang kalau kamar pembantu itu terpisah dari bangunan utama rumah ini agak jauh ke belakang.

    “oohh…”, jawab aq.

    Aq tanya lagi, “jadi kalau sudah bukakan kamu pintu pembantu kamu langsung pergi ke belakang?”, dia jawab iya.

    “Terus Papi kamu yg bukain siapa…”

    “aq…” jawabnya.

    “Kira-kira Papi kamu pulang jam berapa sih…”, tanya aq. Dia bilang paling cepat juga jam 24.00. (Langsung saja pikiranku ngeres banget)

    Aq tanya lagi “Kamu memang mau jadi pacar aq…”.

    Dia bilang “Iya…”.

    Lalu aq bilang, “kalau gitu sini dong dekat-dekat aq…”, belum sampai pantatnya duduk di kursi sebelahku, langsung aq tarik ke dalam pelukanku dan mengulum bibirnya, Cerita Dewasa Terbaru dia kaget sekali tapi belum sampai ngomong apa-apa tanganku langsung memegang payudaranya yg benar-benar besar itu sambil aq remas-remas dengan kuat sekali (habis sudah kebelet) diapun mengeluh “Ohh.., oohh sakit”. katanya.

    Aq langsung mengulum telinganya sambil berbisik, “Tahan sedikit yah…”, dia cuma mengangguk. Payudaranya aq remas dengan kedua tanganku sambil bibir aq jilati lehernya, kemudian pindah ke bibirnya langsung aq lumat-lumat bibirnya yg agak seksi itu, kamipun berpagutan saling membenamkan lidah kami masing-masing.

    Kontol aq langsung aq rasakan menegang dengan kerasnya. Aq mengambil tangan kirinya dan menuntun memegang kontolku dibalik celana aq, dia cuma menurut saja, lalu aq suruh untuk meremasnya. Cerita Dewasa Terbaru Begitu dia remas, aq langsung mengeluh panjang, “Uuhh…, nikmat sayg”, kata aq.

    “Teruss…”, dengan agak keras kedua tanganku langsung mengangkat kaos yg dia kenakan dan membenamkan muka aq di antara payudaranya, tapi masih terhalang BH-nya aq jilati payudaranya sambil aq gigit-gigit kecil di sekitar payudaranya, “aahh…, aahh”. Agen Judi Hoki Banget

    Diapun mendesis panjang tanpa melepas BH-nya aq langsung mengangkat BH-nya sehingga BH-nya berada di atas payudaranya, sungguh pemandangan yg amat menakjubkan, dia mempunyai payudara yg besar dan puting yg berwarna kemerahan dan menjulang keluar kira-kira 1/2 cm dan keras, (selama aq main cewek baruku tahu sekarang bahwa tidak semua perempuan nanti menyusui baru keluar putingnya).

    Aq jilat kedua payudaranya sambil aq gigit dengan keras putingnya. Cerita Dewasa Terbaru Dia pun mengeluh sambil sedikit marah. “Aahh…, sakkiitt…”, tapi aq tidak ambil pusing tetap aq gigit dengan keras. Akhirnya diapun langsung berdiri sambil sedikit melotot kepadaku.

    Sekarang payudara dia berada tepat di depan wajah aq. Sambil aq memandangi wajahnya yg sedikit marah, kedua tanganku langsung meremas kedua payudaranya dengan lembut. Diapun kembali mendesis,

    “Ahh…, aahh…”, kemudian aq tarik payudaranya dekat ke wajah aq sambil aq gigit pelan-pelan. Diapun memeluk kepala aq tapi tangannya aq tepiskan. Sekelebat mata aq menangkap bahwa pintu ruang tamunya belum tertutup aq pun menyuruh dia untuk penutup pintunya

    Dia pun mengangguk sambil berjalan kecil dia pergi menutup pintu dengan mengendap-endap karena bajunya tetap terangkat sambil memperlihatkan kedua bukit kembarnya yg bikin hati siapa saja akan lemas melihat payudara yg seperti itu.

    Setelah mengunci pintu dia pun kembali berjalan menuju aq. Aq pun langsung menyambutnya dengan memegang kembali kedua payudaranya dengan kedua tangan aq tapi tetap dalam keadaan berdiri aq jilati kembali payudaranya.

    Setelah puas mulut aq pun turun ke perutnya dan tangan aq pelan-pelan aq turunkan menuju liang senggamanya sambil terus menjilati perutnya sesekali mengisap puting payudaranya.

    Tangan aqpun menggosok-gosok selangkangannya langsung aq angkat pelan-pelan rok yg dia kenakan terlihatlah pahanya yg mulus sekali dan CD-nya yg berwarna putih aq remas-remas liang kewanitaannya dengan terburu buru,

    Dia pun makin keras mendesis, “aahh…, aakkhh… ohh…, nikmat sekali…”, dengan pelan-pelan aq turunkan cdnya sambil aq tunggu reaksinya tetapi ternyata dia cuma diam saja, (tiba-tiba di kepala muncul tanda setan).

    Terlihatnya liang kewanitaannya yg ditumbuhi bulu-bulu tapi sangat sedikit. Aqpun menjilatinya dengan penuh nafsu, diapun makin berteriak, “Aakkhh…, akkhh…, lagi…, lagii..”.

    Cerita Seks Menikmati Gadis SMP Setelah puas aqpun menyuruhnya duduk di lantai sambil aq membuka kancing celanaku dan aq turunkan sampai lutut terlihatlah CD-ku, aq tuntun tangannya untuk mengelus kontol aq yg sudah sangat tegang sehingga sepertinya mau loncat dari CD-ku.

    Diapun mengelusnya terus mulai memegang kontol aq. Cerita Dewasa Terbaru Aq turunkan CD-ku maka kontol aq langsung berkelebat keluar hampir mengenai mukanya. Diapun kaget sambil melotot melihat kontol aq yg mempunyai ukuran lumayan besar (diameter 3 cm dan panjang kira-kira 15 cm) aq menyuruhnya untuk melepas kaos yg dia kenakan dan roknya juga seperti dipangut dia menurut saja apa yg aq suruh lakukan.

    Dengan terburu-buru aq pun melepas semua baju aq dan celana aq kemudian karena dia duduk dilantai sedangkan aq dikursi, aq tuntun kontol aq ke wajahnya dia pun cuma melihatnya saja. Aq suruh untuk membuka mulutnya tapi kayaknya dia ragu-ragu.

    Setengah memaksa, aq tarik kepalanya akhirnya kontolku masuk juga kedalam mulutnya dengan perlahan dia mulai menjilati kontol aq, langsung aq teriak pelan, “Aakkhh…, aakkhh…”, Cerita Dewasa Terbaru sambil ikut membantu dia memaju-mundurkan kontol aq di dalam mulutnya.

    “aakk…, akk…, nikmat sayyaangg…”. Setelah agak lama akhirnya aq suruh berdiri dan melepaskan CD-nya tapi muncul keraguan di wajahnya sedikit gombal akhirnya CD dan BH-nya dia lepaskan juga maka telanjang bulatlah dia depanku sambil berdiri.

    Aqpun tak mau ketinggalan aq langsung berdiri dan langsung melepas CD-ya. Aq langsung menubruknya sambil menjilati wajahnya dan tangan aq meremas-remas kedua payudaranya yg putingnya sudah semakin tegang, Cerita Dewasa Terbaru diapun mendesis, “Aahh…, aahh…, aahh…, aahh”, sewaktu tangan kananku aq turunkan ke liang kemaluannya dan memainkan jari-jariku di sana.

    Setelah agak lama baru aq sadar bahwa jari aq telah basah. Aq pun menyuruhnya untuk membelakangiku dan aq siapkan kontol aq. Aq genggam kontol aq menuju liang senggamanya dari belakang.

    Aq sodok pelan-pelan tapi tidak maumasuk-masuk aq sodok lagi terus hingga dia pun terdorong ke tembok tangannyapun berpangku pada tembok sambil mendengar dia mendesis, “Aahh…, ssaayaa..,. ssaayaangg…, kaammuu…”, aqpun terus menyodok dari belakang.

    Mungkin karena kering kontol aq nggak mau masuk-masuk juga aq angkat kontol aq lalu aq ludahi tangan aq banyak-banyak dan aq oleskan pada kepala kontolaq dan batangnya dia cuma memperhatikan dengan mata sayu setelah itu. Cerita Dewasa Terbaru Aq genggam kontol aq menuju liang senggamanya kembali. Pelan-pelan aq cari dulu lubangnya begitu aq sentuh lubang kemaluannya dia pun langsung mendesis kembali,

    “Ahh…, aahh…”, aq tuntun kontol aq menuju lubang senggamanya itu tapi aq rasakan baru masuk kepalanya saja diapun langsung menegang tapi aq sudah tidak peduli lagi. Dengan satu hentakan yg keras aq sodok kuat-kuat lalu aq rasa kontol aq seperti menyobek sesuatu maka langsung saja dia berontak sambil berteriak setengah menangis, “Ssaakkiitt…”.

    Aq rasakan kontol aq sepertinya dijepit oleh dia keras sekali hingga kejantanan aq terasa seperti lecet di dalam kewanitaannya. Aq lalu bertahan dalam posisi aq dan mulai kembali menyiuminya sambil berkata “Tahann.. sayg… cuman sebentar kok…”

    Aq memegang kembali payudaranya dari belakang sambil aq remas-remas secara perlahan dan mulut aq menjilati belakangnya lalu lehernya telinganya dan semua yg bisa dijangkau oleh mulut aq agak lama. Kemudian dia mulai mendesis kembali menikmati ciuman aq dibadan dan remasan tangan aq di payudaranya,

    “Ahh…, aahh…, ahh…, kamu sayg sama lakukan?” dia berkata sambil melihat kepada aq dengan wajah yg penuh pengharapan. Aq cuma menganggukkan kepala padahal aq lagi sedang menikmati kontol aq di dalam liang kewanitaannya yg sangat nikmat sekali seakan-akan aq lagi berada di suatu tempat yg dinamakan surga.

    “Enak sayg?”, kataku. Dia cuma mengangguk pelan sambil tetap mengeluarkan suara-suara kenikmatan, “Aahh…, aahh…” lalu aq mulai bekerja, aq tarik pelan-pelan kontol aq lalu aq majukan lagi tarik lagi majukan lagi dia pun makin keras mendesis,

    “Aahh…, ahh…, ahhkkhh…” akhirnya ketika aq rasakan bahwa dia sudah tidak kesakitan lagi aq pun mengeluar-masukkan kontol aq dengan cepat dia pun semakin melenguh menikmati semua yg aq perbuat pada dirinya sambil terus-meremas payudaranya yg besar itu. Dia teriak “Aqa mauu keeluuarr…”.
    perawan dientot 2017. Aqpun berkata “aahhkkssaayyaanggkkuu…”, aq langsung saja sodok dengan lebih keras lagi sampai-sampai aq rasakan menyentuh dasar dari liang senggamanya tapi aq benar-benar kesetanan tidak peduli lagi dengan suara-suara,

    “Ahh…, aahh…, ahh…, akkhh…, akkhh…, truss” langsung dia bilang “Sayyaa kkeelluuaarr…, akkhh…, akhh…”, tiba-tiba dia mau jatuh tapi aq tahan dengan tangan aq. Aq pegangi pinggulnya dengan kedua tangan aq sambil aq kocok kontol aq lebih cepat lagi,

    “Akkhh…, akkhh…, ssaayyaa mauu…, kkeelluuaarr…, akkhh…”, pegangan aq di pinggulnya aq lepaskan dan langsung saja dia terjatuh terkulai lemas.

    Dari kontol aq menyemprotlah air mani sebanyak-banyaknya, “Ccroott…, croott.., ccrroott…, akkhh…, akkhh…”, aq melihat air mani aq membasahi sebagian tubuhnya dan rambutnya, “Akhh…, thanks saygkuu…”, sambil berjongkok aq cium pipinya sambil aq suruh jilat lagi kontolku.

    Diapun menjilatinya sampai bersih. Setelah itu aq bilang pakai pakaian kamu dengan malas dia berdiri mengambil bajunya dan memakainya kembali.

    Setelah kami berdua selesai aq mengecup bibirnya sambil berkata, Cerita Dewasa Terbaru “Aq pulang dulu yah sampai besok sayg…!”. Dia cuma mengangguk tidak berkata-kata lagi mungkin lemas mungkin nyesal tidak tahu ahh. Aq lihat jam aq sudah menunjukkan jam 23.35, aq pulang dengan sejuta kenikmatan. TAMAT.

    cerita seks bergambar, cerita dewasa seks, cerpen seks, cerita seks hot, kisah seks, cerita seks tante, cerita sexx, cerita sex janda, cerita hot sex, cerita sex pembantu, cerita sex gay, sex dewasa, cerita sex 2019, cerita sex artis, cerita sex jilbab, cerita ngesex, cerita sex sma, cerita sex dengan tante, cerita sex mama, cerita dewasa tante, kumpulan cerita seks, cerita hot dewasa,

  • Majalah Dewasa Edisi Han Soohee

    Majalah Dewasa Edisi Han Soohee


    1757 views

    Duniabola99.org– Han Soohee

  • Foto Ngentot Si Cantik Mayuka Akimoto Di pantai HOT Banget

    Foto Ngentot Si Cantik Mayuka Akimoto Di pantai HOT Banget


    1822 views

    Foto Ngentot Terbaru – Selamat sore sobat duniabola99.org, bingung cari website seputar bokep yang selalu update setiap hari ? Jangan khawatir, gabung disini bersama kami duniabola99.org yang selalu update setiap hari dengan berita terbaru dan terpanas yang bakal kami sajikan untuk sobat semuanya. Tak perlu menunggu lagi langsung saja cek foto nya di bawah ini.

  • HENTAI 022

    HENTAI 022


    1741 views

  • Foto Bugil Julia Memamerkan Payudara Seksinya

    Foto Bugil Julia Memamerkan Payudara Seksinya


    1908 views

    Foto Bugil Terbaru – Banyak cara yang bisa kamu lakukan agar bisa menikmati hiburan malam sampai terangsang hebat. Salah satu yang patut kamu coba adalah melihat berbagai foto bugil cewek Asia timur seperti yang ada disini. Mengapa demikian? Itu semua karena citra tubuh wanita asia bugil ini sudah kami seleksi sedemikian rupa dan sudah direkomendasikan oleh pakar bokep ternama. Biar mimin tak terlalu terdengar membual, mari kita buktikan saja bersama-sama dengan melihat album foto bugil cewek asia timur yang berjejer dibawah ini.

  • Jepitan Memek Basah Mantan Pacarku

    Jepitan Memek Basah Mantan Pacarku


    1589 views

    Duniabola99.org – Hari ini aku baru saja hadir diresepsi pernikahan mantan pacarku, namaku Ajay dan saat ini aku sedang galau karena mantan pacarku yang menikah itu masih aku cinta. Tapi dia lebih memilih laki-laki yang telah di jodohkan oleh kedua orang tuanya, Dita namanya kami menjalin hubungan sudah hampir empat tahun lamanya mulai dari kami kuliah dulu hingga sekarang kami bekerja di kantor yang sama pula.

    Teman satu kantorkupun tahu kalau Dita merupakan pacarku, dan bnayak pula yang berkomentar kalau Dita memang lebih baik memeilih suaminya dari pada aku yang hanya seorang staf biasa. sedangkan suaminya seorang pengusaha sukses, karena itu aku dengar Dita juga berhenti bekerja dan memilih mengikuti suaminya yang tinggal di kota besar beda dengan kota ini.

    Awalnya aku sempat merasa kecewa dan patah hati tapi aku berusaha mencoba tidak menampakan hal itu pada Dita. Dan juga di depan teman satu kantorku, walau sebenanrnya aku frustasi bahkan hampir setiap malam aku minum untuk menghilangkan rasa kecewaku pada Dita pacarku. Bagaimana bisa aku langsung melupakan dia yang selama empat tahun ini mengisi hari-hariku.

    Bahkan kami sering melakukan adegan seperti dalam cerita sex, dan kamipun sempat hidup bersama ketika aku masih kuliah dengan menempati tempat kos dan kamar yang sama. Tapi Dita tidak lagi mengingat masa-masa itu dia sudah memilih laki-laki yang bisa memberinya harta bukannya memilih cinta, dan mengingat hal itu aku harus segera move on tekadku dalam hati.

    Di kantor banyak juga yang mencoba mencomblangi aku dengan beberapa gadis yang masih single di kantor, tapi aku masih enggan untuk memadu kasih apalagi menjalin hubungan dengan gadis itu. Di dalam hatiku masih ada nama Dita yang terus saja terbayang setiap aku melangkah baik di rumah maupun di kantor ini padahal sudah hampir sebulan dia menikah.

    Aku yakin dia sudah melupakan aku juga, karena kini dia berada di luar kota. Masih aku ingat ketika kami memadu cinta berhubungan intim layaknya dalam adegan cerita sex. Dita begitu mencintai aku bahkan dia begitu baik pada adikku dan juga orang tuaku, aku tidak menyangka kalau harta bisa membuatakan matanya untuk meninggalkan aku yang selama ini mencintainya.

    Sampai akhirnya aku bertemu kembali dengan Dita tanpa aku duga sebelumnya, waktu itu aku pergi kesebuah swalayan yang ada di kotaku. Aku memang terbiasa membeli kebutuhanku sendiri, sampai akhirnya aku membawa belanjaanku menuju tempat parkir swalayan tersebut, tapi aku di kejutkan oleh suara yang tidak asing di telingaku ” Ajay….” Akupun menoleh.

    Aku lihat Dita menenteng belanjaan sendirian di samping mobilnya, aku ingin sekali berlari dan memeluknya tapi aku hanya bisa terdiam karena tanpa aku melakukan hal itu Dita sudah berlari memeluk tubuhku ” Ajay.. aku kangen… sa.. yang….. ” Aku ingin menghindar dari pelukan Dita tapi sebaliknya yang terjadi aku peluk hangat dan begitu erat tubuh Dita.

    Bahkan berkali-kali aku cium wajahnya dan diapun membiarkan hal itu. Kemudian dengan lembut Dita mengajaku pergi dari tempat itu dengan mengendarai mobilku kamipun berangkat menuju ke sebuah hotel sedangkan mobil Dita masih terparkir di swalayan tadi. Sampai di dalam kamar hotel kami langsung saling dorong tubuh kami masing-masing sambil melumat bibir.

    Dengan penuh nfsu aku lepas satu perastu pakaian Dita begitu juga dia. Aku yakin Dita juga kangen padaku saat itulah aku sudah berada di atas tubuhnya lalu aku masukkan kontolku kedalam memeknya yang masih mengering tapi aku paksa juga meskipun Dita agak merintih kesakitan, karena aku sudah tidak dapat menahan konakku untuk segera menyelinap masuk dalam memek Dita.

    Perlahan aku gerakan tubuhku dan terdengar Dita mendesah ” ooouuggghh…. eeeeeeuuuummmmppphhh…… aaaaagggghhhh….. aaaaaaaagggghhh… aaaaaaggghh… aaaaaaggghhh… aaaaaaggggghhh…. ” Mungkin kini dia tidak lagi merasa perih dalam memeknya karena aku lihat Dita sudah menikmati setiap gerakanku di atas tubuhnya yang sudah dalam keadaan bugil.

    Aku melepas rasa kangenku dengan cara menghentakan kontolku beberapa kali pada lubang memek Dita ” Oooouuuggghhh…. ooouuggghh…. aaaaaggggghhh…. aaaggghhh… sa… yang….. aaaaaaggghhh… aaaagggghhh… ” Kembali dia mendesah sambil menggigit lenganku dengan begitu mesranya bahkan dia jambak rambutku dengan membuatnya kusut tapi aku suka hal itu.

    Ketika aku memutar kontolku dalam memeknya Dita mengerang bukan lagi mendesah ” Ooouuuwwww… aaaaagggghh…. aaaaagggghhh…. aaaaagggghhh… ” Saat itulah aku bergerak semakin cepat memutar kontolku, nikmatnya akupun merasakan juga. Dan berkali-kali pula Dita mengerang lagi membuatku merasa puas karena aku yakin Dita juga merasakan hal yang sama.

    Kini gerakanku agak melambat menggoyang pinggulku tapi aku tekan semakin dalam kontolku, kedalam lubang memek Dita diapun merasa horny kelihatannya ” EEeeuuummmppphhh….. aaaaaggggghhhh….. eeeeeuuuummmppphhh…. aaaaaggggghhhh…… aaaagggghhh… ” DIta menggigit bibirnya diapun memejamkan matanya mungkin dia horny saat itu.

    Kembali aku mempercepat gerakan pantatku hingga akhirnya akupun mengerang lebih keras dari erangan Dita ” OOoooouuugghh… Ditaaa….. aaaaaggghghhh…… aaaaaaggghhh… ” Muncrat lendir kenikmatanku memenuhi lubang memek Dita, diapun terlihat tersenyum bangga di bawah tubuhku yang kini tidak lagi bertenaga malah aku terkulai lemas di atas tubuhnya.

  • Cerita Seks Berulangkali Mendesah

    Cerita Seks Berulangkali Mendesah


    2127 views

    Cerita Seks Terbaru – Ketika itu disekolah ada kegiatan basket untuk mengikuti lomba basket yang diselenggarakn oleh produk permen yang terkenal dan sebgai pemain inti aku juga mentaati aturan yang diberikan oleh pelatih basketku, dan diharuskan untuk menginap sebagai salah satu latihan.Yah, terpaksa aku menginap juga di sekolah. Ternyata yang menginap tidak hanya tim basket putra tetapi juga tim basket putri. Dalam hati aku bersorak gembira karena di tim basket putri di sekolahku terdapat banyak cewek cantik.

    Apalagi pakaian tim cewek memang sangat sexy. Memang mereka bisa main basket, cuma yang bisa bermain bagus hanya satu atau dua orang saja. Aku datang ke sekolah pukul 16:00 WIB. Setelah menaruh tasku di kelas, aku segera bergabung dengan teman-temanku.

    Saat itu langit masih agak terang, sehingga aku masih bisa bermain di lapangan basket yang outdoor. Latihan berjalan seperti biasa. Pemanasan, latihan lay-up dan permainan. Seperti biasa, putra dan putri dicampur. Jadi di satu tim terdapat 3 cowok dan 2 cewek.

    Aku main seperti biasa tidak terlalu ngotot. Saat itu tim lawan sedang menekan timku. Vinna sedang melakukan jump shoot, aku berusaha menghalanginya dengan melakukan blocking. Namun usahaku gagal, tanganku justru menyentuh bagian terlarangnya.

    Aku benar-benar tidak bermaksud menyentuh dadanya. Memang dadanya tidak terlalu besar namun setelah menyentuhnya kurasakan payudaranya sangat kenyal. Lalu aku meminta maaf kepadanya. Vinna pun menerima maafku dengan wajah agak merah.

    Setelah itu giliran timku melakukan serangan. Lagi-lagi aku berhadapan dengan Vinna. Aku berusaha menerobos defend dari Vinna. Namun tak sengaja aku menjatuhkan Vinna dan aku dikenai personal foul. Aku mencoba membantu Vinna berdiri.

    Kulihat kakinya berdarah, lalu kutawarkan untuk mengantarkannya membesihkan luka itu. Vinna pun menerima ajakanku. Kami pun berjalan menuju ke ruang guru yang jaraknya memang agak jauh dengan lapangan basket. Vinna berjalan tertatih-tatih, maka kubantu ia bejalan. Saat itu sekolahku sudah kosong semua, hanya tinggal kami tim basket dan karyawan sekolah.

    Sesampainya di ruang guru, aku segera mengambil peralatan P3K. Kubasahi luka di paha kiri Vinna dengan perlahan. Sesekali Vinna mendesah kesakitan. Setelah kucuci lukanya, kuberi obat merah dan kuperban kakinya.

    Saat menangani lukanya, baru kusadari bahwa Vinna juga memiliki kaki yang menurutku sangat sexy. Kakinya sangat panjang dan mulus. Apalagi dia hanya mengenakan celana pendek. Kuarahkan pandanganku ke atas.

    Dadanya tidak terlalu besar, namun cukuplah bagi cewek berusia 17 tahun. Oh ya.. Vinna berusia 17 tahun, rambutnya lurus panjang sebahu, kulitnya putih mulus, dia Asli Indo sepertiku. Tingginya 172 cm dan beratnya kira-kira 50 kg.

    Tiba-tiba kudengar erangan Vinna yang membangunkanku dari lamunanku.

    “Ada apa Vin?” kutanya dia dengan lembut.

    “Kakiku rasanya sakit banget.” jawabnya.

    “Di mana Vin?” tanyaku dengan agak panik.

    “Di sekitar lukaku..”

    Kupegang daerah di sekitar lukanya dan mulai memijatnya. Peniskulama-lama bangun apalagi mendengar desahan Vinna. Tampaknya ini hanya taktik Vinna untuk mendekatiku. Aku pun tak bisa berpikir jernih lagi. Segera saja kulumat bibir Vinna yang indah itu.

    Vinna pun tak mencoba melepaskan diri. Ia sangat menikmati ciumanku. Perlahan, Vinna pun membalas ciumanku. Tanganku mulai merambah ke daerah dadanya. Kuraba dadanya dari luar bajunya yang basah oleh keringat. Vinna semakin terangsang.

    Kucoba membuka bajunya, namun aku tidak ingin buru-buru. Kuhentikan seranganku. Vinna yang sudah terangsang agak kaget dengan sikapku. Namun aku menjelaskan bahwa aku tak ingin terburu-buru dan Vinna pun dapat memahami alasanku walaupun ia merasa sangat kecewa.

    Kemudian aku membantunya kembali ke lapangan. Sebelum kembali ke lapangan aku mencium mulutnya sekali lagi. Kami pun berjanji untuk bertemu di ruang kelas IB setelah latihan selesai. Dalam hati aku berjanji bahwa aku harus merasakan kenikmatan tubuhnya. Sisa latihan malam itu pun kulakukan dengan separuh hati.

    Setelah latihan, kami semua mandi dan beristirahat. Kesempatan bebas itulah yang kami gunakan untuk bertemu. Di ruang kelas itu kami saling mengobrol dengan bebas. Aku pun tahu bahwa Vinna belum pernah memiliki pacar sebelumnya dan kurasa dia menaruh hati padaku.

    Perasaanku padanya biasa-biasa saja. Namun mendapat kesempatan ini aku pun tak ingin melewatkannya. Kami pun mengobrol dengan santai. Vinna pun bermanja-manja denganku. Kepalanya disandarkan ke bahuku dan aku pun membelai rambutnya yang wangi itu.

    Entah siapa yang memulai, kami saling berpagutan satu sama lain. Bibirnya yang hangat telah menempel dengan bibirku. Lidah kami pun saling beradu.Kuarahkan ciumanku ke bawah. Kupagut lehernya dengan lembut sehingga Vinna mendesah.

    Tanganku mulai aktif melancarkan serangan ke dada Vinna. Kurasakan payudara Vinna mulai mengeras. Kusingkap T-Shirt pink miliknya dan terlihatlah payudara Vinna terbungkus Triumph 32B. Ketika aku akan melancarkan seranganku, Vinna tiba-tiba melarang. Kali ini dia yang belum siap. Rupanya ia ingin melakukannya secara utuh denganku di suatu tempat yang pantas. Aku pun memahami maksudnya. Akhirnya kami hanya berciuman saja.

    Keesokan harinya, kami kembali melakukan latihan basket. Namun Vinna hanya melakukan latihan ringan saja. Pukul 13:00 kami boleh pulang ke rumah masing-masing. Kutawarkan tumpangan kepada Vinna. Aku memang membawa mobil sendiri ke sekolah.

    Kuantarkan ke rumahnya di sebuah jalan besar. Sesampainya di sana, aku diajaknya masuk ke rumahnya. Aku tahu bahwa Vinna tidak tinggal bersama orang tuanya. Orang tuanya terlalu sibuk mengurus bisnis mereka.

    Vinna memang anak orang kaya. Pertama-tama aku minta ijin memakai kamar mandinya untuk mandi sejenak. Setelah selesai, aku menunggu di kamarnya. Kamarnya cukup luas. Suasananya pun cukup enak. Aku kini mengerti mengapa Vinna tak ingin melakukannya di kelas. Vinna juga sedang mandi rupanya. Memang cewek kalau mandi itu agak lama.

    Tak lama, Vinna keluar dari kamar mandi dengan mengenakan T-Shirt Hello Kitty berwarna biru muda dengan celana pendek. Lalu kami pun berbincang-bincang. Aku pun memuji kecantikannya. Setelah agak lama berbincang, kami saling memandang dan kami pun mulai berciuman.Ciuman kali ini sangat kunikmati.

    Kuraba dengan lembut payudara Vinna. Kemudian kubuka baju Vinna dan terlihatlah BH hitam membungkus payudara yang sangat indah. Aku termenung sejenak lalu mulai melepas pakaianku dan pakaiannya. Aku sudah telanjang sedangkan Vinna masih mengenakan pakaian dalam berwarna hitam. Kulanjutkan ciumanku di dada Vinna. Vinna melenguh perlahan menikmati perlakuanku.

    Perlahan-lahan kuarahkan mulutku di antara dua belahan pahanya yang mulus. Lalu kusentuh permukaan celana dalamnya yang sexy dengan ujung lidahku. Badan Vinna seperti mengejang perlahan. Kuliarkan lidahku di celana dalamnya.

    Vinna pun mendesah nikmat karena lidahku mengenai klistorisnya. Kulepas BH dan CD-nya hingga tampaklah sesosok tubuh yang sangat indah dan proporsional. Kembali aku mempermainkan buah dadanya. Buah dadanya sudah mulai menegang dan bentuknya pun menjadi sangat indah walaupun tidak besar.

    Kugigit-gigit lembut putingnya yang menegang keras. Kuturunkan ciumanku ke arah rambut-rambut halus yang tertata rapi di bagian bawah tubuhnya. Kucium harum khas kemaluan Vinna. Kujulurkan lidahku masuk ke dalam belahan kemaluannya dan berusaha menemukan klistorisnya.

    Ketika kutemukan daging kecil itu, Vinna mengeluarkan desahan-desahan yang sangat merangsang diriku. Aku semakin bergairah untuk merasakan sempitnya kemaluannya. Kemaluannya terus kulumat dengan lidahku. Tak lama kemudian, kurasakan kepalaku dijepit oleh kedua belah paha Vinna. Badan Vinna mulai mengejang, melonjak dan

    Melengkungkan tubuhnya sesaat. Vinna telah mencapai orgasme pertamanya bersamaku. Kubiarkan ia menikmati gelombang orgasme pertamanya selama beberapa menit dengan terus memainkan lidahku dengan lembut di daerah sensitifnya. Kemudian Vinna terbaring lemas karena gelombang orgasme yang telah melandanya tadi. Ia sangat menikmati orgasme nya tadi.

    Memahami kebutuhanku, Vinna kembali aktif. Vinna meraih batang kemaluanku dan menyentuhkan lidahnya ke kepala penisku. Kurasakan hisapannya masih malu-malu. Tapi terus kumotivasi dia dengan ucapan-ucapan kotor.

    Dan usahaku berhasil. Lama-lama Vinna tidak lagi merasa canggung. Hisapannya mulai membuatku mendesah. Ukuran mulut Vinna pas sekali dengan lebar penisku. Jadi kenikmatan yang kudapat sangatlah nikmat.

    Aku pun tak mau diam. Kuraih kedua paha Vinna dan kubenamkan kepalaku diantaranya. Sehingga kami membentuk sikap 69. Rangsangan-rangsangan yang telah menjalari tubuh kami berdua rupanya sudah semakin hebat dan tak dapat ditahan lagi. Vinna bergulir ke sampingku, memutar posisi tubuhnya sehingga kami dapat berciuman sejenak.

    Aku bertanya, “Vin, aku masukkan ya?” Dengan lemah, Vinna pun menganggukkan kepala. Kubaringkan tubuhnya ke ranjang, kuangkat kedua belah tungkainya yang muluh ke bahuku. Kuarahkan kepala kemaluanku menuju ke arah kemaluannya.

    Lalu kumasukkan kepalanya dahulu ke dalam milik Vinna. Rupanya kemaluan Vinna sangat sempit. Tidak dapat kumasuki. Vinna mendesah kesakitan sambil melonjak ketika aku mencoba menekannya. Sebenarnya aku senang mendapat vagina yang begitu sempit.

    Namun aku sangat kesulitan memasukkannya. Aku sudah sangat bersusah payah melakukannya. Aku sangat berhati-hati dalam melakukannya, karena aku tak mau menyakiti Vinna. Aku merasa kasihan pada Vinna.

    Vinna terpaksa harus menahan gejolak nafsu dalam dirinya karena hal ini. Wajahnya terlihat sangat menderita. Terpaksa kuambil jalan pintas. Kumasukkan sekali lagi kepala kemaluanku ke dalam lubang kemaluan Vinna dan kudorong sekuat tenaga, namun gagal. Justru aku kesakitan sendiri. Vinna pun menjerit kesakitan. Kucoba menenangkannya sebentar. Lalu kucoba lagi.

    Setelah 5 menit akhirnya berhasil. Penisku ternyata dapat masuk seluruhnya ke dalam milik Vinna. Dapat dikatakan sangat pas. Kurasa milik Vinna sangat dalam, karena dari semua cewek yang pernah ML denganku, vaginanya tak ada yang dapat menampung milikku.

    Paling-paling hanya 3/4-nya. Mungkin karena Vinna itu tinggi sehingga vaginanya juga dalam. Setelah masuk semua, kudiamkan beberapa saat agar Vinna terbiasa. Lalu penisku mulai kutekan-tekankan perlahan-lahan. Vinna masih mendesah kesakitan. Walau penisku dapat masuk semuanya tapi ini sangat terasa sempit.

    Lama-lama kugerakkan agak cepat. Vinna sudah dapat mengikuti permainanku. Ia sudah dapat mendesah nikmat. Klistorisnya tergesek terus oleh milikku. Setelah agak lama, kuganti posisi. Aku berada terlentang di ranjang dan Vinna berada di atasku menghadap ke arahku.

    Dengan posisi ini, Vinna dapat mengatur sendiri kecepatan penisku. Vinna menggerakkan sendiri pantatnya. Aku pun menaikkan pantatku saat Vinna menurunkan pantatnya. Tanganku pun berada di kedua bukit kembarnya. Sensasi ini sungguh luar biasa.

    Vinna sangat menikmati permainan ini. Vinna mendesah lantang dan ia bergerak semakin seru setiap kali kejantananku menghantam ujung rahimnya. Gerakan kami berdua semakin cepat dan semakin melelahkan, sampai akhirnya Vinna mengejang dan membusurkan badannya kembali.

    Gelombang orgasme kedua telah melandanya. Ia tampak masih berusaha meneruskan gerakan-gerakan naik turunnya untuk memperlama waktu orgasmenya yang kedua sebelum akhirnya merebahkan tubuhnya yang lemas di atas tubuhku dan terdiam untuk beberapa saat. Tubuhnya bermandikan keringat. Aku menatap wajahnya yang menunjukan rasa bahagia.

    Setelah memulihkan tenaga sesaat. Kembali aku melakukan permainan. Kali ini doggy style. Kubimbing ia pada posisi itu. Aku berdiri di belakangnya dan menusukkan penisku ke dalam miliknya. Kugerakkan penisku perlahan, namun lama-lama semakin cepat.

    Vinna berulangkali mendesah sambil mengucapkan kata-kata kotor yang tak dapat kubayangkan mampu keluar dari mulut gadis cantik seperti dia. Sampai akhirnya aku merasakan spermaku sudah mengumpul di penisku. Kukatakan padanya aku hampir orgasme.

    Dia pun hampir orgasme. Kupercepat laju penisku di dalam vaginanya. Kubuat agar Vinna keluar terlebih dahulu. Vinna pun meraih orgasmenya yang ketiga. Kubiarkan penisku di dalam vaginanya untuk menambah sensasi baginya, walau aku harus mati-matian menahan laju spermaku agar tidak muntah di dalam.

    Kemudian, kucabut penisku dan kumasukkan dalam mulutnya. Spermaku ternyata tidak mau keluar. Vinna pun berinisiatif mengulum penisku. Tak lama kemudian, spermaku muncrat di dalam mulutnya. Spermaku keluar banyak sekali.

    Vinna kaget, namun ia segera menelannya. Kami diam sesaat. “Vin, kamu masih kuat untuk main lagi?” tanyaku nakal. “Tentu donk..” jawabnya mesra. Vinna memang memiliki stamina yang kuat. Walaupun tubuhnya telah basah oleh peluh keringat, ia masih belum capai.

    Setelah penisku kembali tegang, aku duduk dan Vinna duduk di atasku. Kumasukkan kembali penisku ke dalam vaginanya. Kali ini sudah tidak sesulit tadi walaupun masih agak rapat. Kugoyangkan pantatnya untuk meraih kenikmatan.

    Kugesek-gesek klistorisnya dengan penisku. Vinna kembali bergairah menyambutnya. Lalu kucoba menusukkan penisku keras-keras. Rasanya sungguh luar biasa. Vinna sangat menyukai tusukan itu. Ketika spermaku sudah mengumpul lagi, aku berganti posisi.

    Vinna kutidurkan terlentang lalu aku tengkurap di atasnya. Kugerakkan pantatku naik turun dengan cepat. Namun Vinna kurang menyukai posisi ini. Kuanjurkan dia untuk tengkurap di atas ranjang dan aku di atasnya. Seperti kura-kura saling menumpang.

    Kumasukkan penisku ke dalam liang kenikmatannya. Vinna kembali merasakan rasa puas. Kugerakkan penisku dengan cepat. Vinna akhirnya keluar juga untuk yang keempat kalinya. Aku pun mengeluarkan spermaku lagi di kedua belah dadanya.

    Kami pun tertidur selama beberapa jam. Ketika aku bangun, jam sudah menunjukkan pukul 19:30. Aku pun mencoba bangkit dari ranjang. Vinna pun terbangun. Saat itulah Vinna mengungkapkan perasaannya padaku.

    Kuterima cintanya dengan tulus. Kami pun berpacaran. Setelah 5 bulan berpacaran, kami pun putus dengan baik-baik. Tapi aku tetap menyukainya Vin, di mana pun kamu, kalau kau membaca cerita ini. Ingatlah selalu kepadaku.

    Kisah Seks,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita Bokep,Cerita Hot,Cerita Mesum,Cerita Dewasa,Cerita Ngentot,Cerita Sex Bergambar,Cerita ABG,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Sedarah,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Pasutri.

  • Foto Ngentot Nikmatnya Memek Adik Iparku

    Foto Ngentot Nikmatnya Memek Adik Iparku


    1754 views

    Foto Ngentot Terbaru – Selamat pagi sobat duniabola99.org, bingung cari website seputar bokep yang selalu update setiap hari ? Jangan khawatir, gabung disini bersama kami duniabola99.org yang selalu update setiap hari dengan berita terbaru dan terpanas yang bakal kami sajikan untuk sobat semuanya. Tak perlu menunggu lagi langsung saja cek foto nya di bawah ini. Agen Sbobet

  • Majalah Dewasa Edisi Cambodia Indah

    Majalah Dewasa Edisi Cambodia Indah


    1277 views

    Duniabola99.org– Cambodia Indah

    Di balik kecantikan yang melambangkan kearifan lokal Indonesia ternyata tersembunyi rasa kecintaan yang luar biasa terhadap hewan dari wanita yang bernama Cambodia Indah ini. Kepeduliannya terhadap nasib hewan terlantar ini merupakan panggilan hidupnya. “I want to be the voice of the voiceless,” katanya.

  • Cerita Memek Bercinta Dengan Penghuni Kost

    Cerita Memek Bercinta Dengan Penghuni Kost


    1806 views

    Cerita Memek – Dinding rumah mulai agak kusam,tandanya rumah harus segera ada perhatian.Ya plafon juga sudah ada sedikit ada sedikit kerusakan,ya lumayan lama rumah ini berdiri sekitar 5 tahun yang lalu. Suasananya halaman yang dulunya asri oleh bunga warna-warni kini seakan tiada lagi,hanya tertinggal berbagai bunga saja,bunga tulip,melati satu batang,bunga anggrek pemberian tante.Semua itu prediksi ku harus segera di percepat mengingat rumah ku sebagai tempat kost,Penghuninya biar nyaman yang “punya rumah kudu”perhatian juga.

    Mengingat service itu dimana saja harus baik.Aku Punya tempat kos-kosan,dengan menjadikan rumah sebagai tempat beristirahat sejenak bagi yang membutuhkan,Tapi dalam pengalaman yang ku alami aku tidak pernah menduga ada kejadian mengesankan,ini ceritanya, Pertama kali aku mengenalnya adalah saat pulang dari Jakarta, dia adalah siswa sekolah keguruan yang ada di kotaku pada saat itu,dia cantik,manis dan bertubuh mungil dengan kulit putih. Dasar nasibku lagi mujur tak lama berselang dia pindah kost kerumahku jadi mudah bagiku tuk lebih jauh mengenalnya.

    Ternyata orangnya supel dan pandai bergaul, sehingga aku tambah berani tuk menyatakan perasaan hatiku, lagi-lagi aku beruntung dia menerima pernyataanku ,ukh bahagianya aku.

    Suatu hari aku ada acara keluar kota ,iseng aku mengajaknya pergi,ternyata dia menyambut ajakanku. Sepanjang jalan menuju luar kota kami ngobrol sambil bercanda mesra,kadang tanganku iseng pura –pura tak disengaja menyentuh pahanya mulanya dia menepis tanganku tapi lama kelamaan membiarkan tanganku yang iseng mengelus pahanya yang putih dan gempal,aku memberanikan diri mengelus- elus pahanya sampai kepangkal pahanya . Dia tetap diam bahkan seperti menikmati elusan tanganku.

    Aku tarik tanganku dari rok hitamya lalu bertanya padanya boleh nggak aku menyentuh payudaranya yang membukit dibalik baju berwarna pink.mulanya dia menolak ,aku coba merayunya bahwa aku ingin mengelus walau hanya sebentar.

    Akhirnya dia mengangguk pelan,langsung aja tanganku menyusup kebalik bajunya dan mengusap,mengelus bahkan saat kuremas susunya yang mungil dan kenyal dia hanya mendesah dan menyandarkan kepalanya pada sandaran jok mobil yang kami kendarai.Kupermainkan putting susunya dengan dua jari dia semakin mendesah ,sambil tetap menyetir aku tarik reslting celanaku dan aku keluarkan penisku yang telah menegang sejak tadi bak laras tank baja ,aku pegang tangannya dan kutarik kearah penisku, saat tangannya menyentuh penisku yang besar dan panjang dia tarik kembali tangannya mungkin kaget karena baru pertama kali.

    Dengan sedikit basa basi kembali kutarik tangannya tuk memegang penisku akhinya dia menyerah kemudian mulai mengelus penisku perlahan.

    “ Ang,punyamu besar sekali hampir sebesar pergelangan tanganku “ katanya

    “ Hmm,susumu juga kenyal sekali “ kataku sambil menikmati elusan tangannya pada penisku

    Tak lama kami sampai di kota tujuan,langsung aku cari tempat untuk menginap setelah itu pergi lagi tuk belanja keperluan selama di kota itu. Judi Bola Sbobet

    Malam kami ngobrol diberanda depan kamar tempat kami menginap sambil nonton tv ,kami duduk berdampingan sekali kali tanganku bergerilnya ditubuhnya ternyata dia dibalik baju tidurnya dia hanya memakai cd sehingga tanganku bisa bebas meremas remas susunya dan mempermainkan putingnya .

    “ Akh,Ang jangan terlalu keras “ katanya kala kuremas dengan rasa gemas.

    “ Maaf,habis susumu kenyal sekali “ kataku

    “ Iya ,tapi sakit “ katanya

    “ Iya pelan deh,kita pindah kedalam yuk “ kataku berbisik padanya dan mengangguk perlahan.

    Sesampainya didalam aku peluk dia dari belakang,kuciumi tengkuknya yang putih dengan penuh nafsu dia bergelinjang kegelian sedangkan kedua tanganku bergerilya pada tubuhnya.

    “ Akh,Ang ..shhhhhhhh “ kata mendesah

    Tanganku mulai membuka kancing bajunya satu persatu dan kulepas bajunya hanya tinggal cd nya yang berwarna hitam.Kukulum bibirnya ,dia membalas kulumanku dengan penuh gairah.Tangannya mengusap-usap penisku sesekali meremasnya sehingga aku merasakan nikmat yang tak terhingga.

    “Ukh, teruskan yang “ kataku

    “ Ikh besar sekali,panjang lagi “ katanya.

    “ Ssssst ,”kataku sambil mengulum putting susunya yang makin menegang,tanganku kupergunakan untuk menurunkan cdnya .Kuusap perlahan gundukan daging empuk yang ditumbuhi bulu – bulu hitam halus ,dia menggelinjang kegelian dan kulanjutkan dengan menggelitik belahan memeknya hangat terasa.

    “Akh, teruskan pelan pelan “katanya sambil meremas penisku.Kemudian aku menurunka kulumanku pada susunya ke pusarnya ,dia mengangkat pinggangnya keenakan kuteruskan ciumanku pada memeknya dan menegang saat lidahku yang kasar menjilati memeknya yang merah merekah. Dia mengimbangi permainan lidahku dengan menggoyangkan pinggulnya bibirnya tak henti-henti mendesah .

    “Sekarang giliranmu sayang “kataku padanya sambil menyodorkan penisku kemulutnya .Perlahan tapi pasti dia mulai menciumi batang kemaluanku yang sejak tadi menegang ,saat dia mulai mengulum penisku terbang rasanya menahan rasa nikmat .

    Setelah itu kutelentangkan kekasihku yang putih,susunya yang mungil menggunung dengan memeknya yang merah merekah dibalik bulu- bulu hitam halus .Perlahan – lahan aku menaikinya ,kugosok-gosokkan penisku pada belahan memeknya dia meregang sambil mendesah tak karuan merasakan nikmatnya gosokkan penisku.Kemudian kutekan sedikit demi sedikit penisku pada memeknya ,pinggulnya naik seakan menyuruh agar penisku segera dimasukkan pada memeknya.

    “Ayo,akh aaaaaaaakh teruskan sayangku” katanya sambil menarik pinggangku

    “Baiklah ,sayang aku masukkan ya “ kataku sambil menekan penisku agar masuk lebih dalam lagi pada lubang memeknya perlahan karena takut dia kesakitan,sempit sekali.

    “Aduh..,sakit Ang akh……..” katanya

    “Sebentar juga hilang “ kataku,penisku keluar masuk memeknya yang terasa basah dan hangat.Rupanya ini pengalaman pertama baginya karena ada noda darah pada pangkal pahanya.

    “Terus ….lebih cepat akh………ukh nikmat sekali kontolmu yang” katanya berani mungkin karena pengaruh rasa nikmat dari keluar masuknya penisku yang panjangnya 18 cm,penisku pun mulai merasakan nikmat dari gesekan dengan dinding dalam memeknya.

    “Akh…….terus goyang pinggulmu “ kataku padanya,dan dia menuruti kataku menggoyangkan pinggulnya Tak lama dia mengerang sambil memelukku erat rupanya dia telah mencapai orgasme,dia berbaring lemas dibawaku sedangkan penisku masih menancap pada memeknya yang terasa basah .Terlihat ada air mata pada ujung kelopak matanya ,melihat itu aku segera berbisik padanya bahwa aku akan bertanggung jawab atas semua ini.Barulah dia berubah riang kembali dan aku mulai aktifitas kembali menaik turunkan penisku dan dia merespon gerakanku dengan bersemangat .Malam itu melakukannya sebanyak 6 kali sampai akhirnya tertidur pulas sampai pagi.

  • Majalah Dewasa – Seo Gyeon

    Majalah Dewasa – Seo Gyeon


    1573 views

    Duniabola99.org– adalah situs web yang didedikasikan untuk orang-orang
    yang lelah dengan model yang begitu-begitu saja. Jadi situs ini menawarkan
    koleksi yang bagus yang terdiri dari episode video Dan Foto HD disertai
    dengan set gambar hi-res. Hal utama tentang situs ini adalah Anda hanya akan
    melihat gadis dan wanita dari model asli yang sangat mempesona . Konten
    baru ditambahkan setiap harinya, jadi tidak ada kemungkinan kehabisan
    materi baru!

  • Video Bokep Rei Mizuna Erotis Banget

    Video Bokep Rei Mizuna Erotis Banget


    2595 views

  • Nikmatnya memek Tiara, Si Janda Muda

    Nikmatnya memek Tiara, Si Janda Muda


    2008 views

    Foto Ngentot Terbaru – Banyak cara yang bisa kamu lakukan agar bisa menikmati hiburan malam sampai terangsang hebat. Salah satu yang patut kamu coba adalah melihat berbagai foto bugil cewek Asia seperti yang ada disini. Mengapa demikian? Itu semua karena citra tubuh wanita asia bugil ini sudah kami seleksi sedemikian rupa dan sudah direkomendasikan oleh pakar bokep ternama. Biar mimin tak terlalu terdengar membual, mari kita buktikan saja bersama-sama dengan melihat album foto bugil cewek asia timur yang berjejer dibawah ini

  • Cerita Seks Goyangan Maut Janda 1 Anak

    Cerita Seks Goyangan Maut Janda 1 Anak


    1897 views

    Cerita Sex Terbaru – Awal pertemuan ku dengan mbak mia waktu saya teratur antar jemput ponaan TK. Mbak mia yaitu salah seseorang orangtua murid di TK itu, kebetulan anak nya serta keponaan ku rekan sekelas. Perkenalkan, nama ku Alfa, barusan usai kuliah di kampus negeri di Medan, pada saat menanti panggilan pekerjaan, saya ditugaskan kakak ku untuk antar jemput anak nya sekolah.

    Jalinan ku dengan mbak mia berlangsung saat intensitas bersua kami yang teratur. Gambaran ku perihal mbak mia, kulitnya putih mulus, tinggi 165 cm, tubuhnya imut2, rambutnya sebahu dicat mawna manggis, dada nya tak terlampau besar, cuma segenggam saja rasa ku, namun sanggat bulat, memiliki bentuk sangatlah indah, pantat nya juga bulat. Perjumpaan pertama ku dengan mbak mia saat acara memberi warna yang diselenggarakan sekolah dengan salah satu mall. Acara dikerjakan sepulang sekolah, waktu itu keponaan ku maksa supaya amel anaknya mbak mia turut berbarengan kami, pada akhirnya keinginan mereka ku iyakan. Tetapi terlihat muka sunggkan mbak mia.
    Mbak mia : aduh, dek. Bagaimana? Nga ngerepotin kan jika kami numpang sama adek.
    Saya : ya gpp sih buk. Kan sekalian, lagian anaka2 juga kelak diperjalanan dapat main.
    Mbak mia : duh, makasi lo.
    Saya : yaudah, kita pergi saat ini? Kita naik mobil saya saja ya, mobil ibuk sini saya parkirin di halaman sekolah.
    Mbak mia : oke! Segera mbak mia menyodorkan kunci mobil nya.
    Mobil honda brio hitam punya mbak mia sangatlah enak harumnya, kuperhatikan seisi mobil, sangatlah rapi. Ada hal menarik kudapati dari isi mobil mbak mia, di jok belakang kutemukan G-string merah maroon yang sangatlah seksi komplit dengan stempel harga. Pikir hati ku mungkin saja terjatuh dari belanjaan mbak mia. Sesudah kuparkirkan, saya keluar serta kami pergi.
    Perjalanan ke acara memberi warna memanglah tdk demikian jauh, cuma saja macet nya jalanan bikin perjalanan jadi sangatlah lama. Disela2 kemacetan itu, kuamati gerakan badan mbak mia yang duduk percis disamping ku. Dengan stelan lejin hitam ketat dipadukan dengan kaos ketat serta cardigen, mbak mia tampak sangatlah seksi.
    Tiba2 saya terperanjat, mbak mia membuyarkan lamunan ku.
    Mbak mia : hey, uda lampu hijau tuh. Ngelamun saja.! Sembari dia senyum. Ngelamunin apa sih?
    Saya : ah, nga buk, nga ngelamunin apa2, hanya menghayati lagu diradio ini saja.
    Mbak mia : ohhh. Eh, btw nama anda siapa, kita uda selama ini perjalanan masih tetap saja belum kenalan.
    Saya : nama saya alfa buk, bila ibu?
    Mbak mia : saya mia, panggil saja mia atau mbak mia. Stop panggil saya ibu, apa saya se ibu-ibu itu yah?
    Saya : eh, ia deh mbak. Nga kok, mbak masi tampak muda, masi keliatan ketat lagi.
    Mbak mia : KETAT? Ketat apanya? Sembari mbak mia mencermati tubuhya.
    Duh, keceplosan nih. Ingin ngeles apa nih. Apa jujur saja?
    Saya : anu mbak, itu yg ketat. Sembari saya nunjuk kesembarang tempat. Sembari mata konsentrasi kedepan.
    Mbak mia : oh, ini toh yg ketat!
    Tiba2 saya ngecek posisi tanggan ku, nyatanya percis didepan dada mbak mia. Aduh, malu besar.
    Saya : sorry lo mbak, bukannya nga sopan, hanya saya sembarang nunjuk saja, nga ada kemauan nunjuk itu nya mbak.
    Mbak mia : heeehhe, gpp lagi, mbak juga senang bgt sama bentuk dada mbak, masi terus kenceng. Sembari dia tersenyum manis.
    Anak2 tidak menghiraukan kami, mereka berdua repot main game di ipad ku.
    Sesampainya di mall, anaka2 segera kami antar kan ke tempat anak2 yang lain ngumpul. Terlihat sudah disiapkan paket makanan mekdi untuk anak2 peserta serta anak2 yang pasti sudah dikordinir gurunya. Lantaran uda tengah hari perut juga mulai lapar. Tiba2 mbak mia ngajak makan. Kami juga kerestoran seafod dilantai 3. Selama perjalanan mbak mia jalannya mepet ke tubuh ku. Ku singkap tangan ku kedepan hingga pinggul kami melekat. Dalam hati mbak mia ini tunjukkan tanda.
    Selama makan kami banyak cerita, perihal kuliah ku, status LDR ku sama pacar yang masih tetap kuliah di jawa.
    Saya : ayah nya amel nga pernah jemput mbak, kerja di mana?
    Mbak mia : mbak uda satu tahun menjanda, cerai lantaran banyak pertikaian. Sembari mbak mia melepas cardingannya lantaran lumayan gerah lantaran restorannya padat serta dampak makan pedas. Serta nyatanya mbak mia cuma gunakan pakaian yukensi. Waw!! Saat itu juga lgsg saya horni simak mbak mia, bayangan BH hitaam mbak mia bikin ku sangatlah terangsang. Pembicaraan kembali ku teruskan.

    Saya : bermakna mbak mia single parent dong ya satu tahun ini. Trus G-String nya buat apa mbak. Aduh, kembali saya keceplosan.
    Mbak mia : G-string? Kok? Mbak mia bingung.
    Saya : aduh mbak, tadi saya simak ada G-string di mobil mbak. Maaf mbak, saya keceplosan.
    Mbak mia : yauda lho, gpp. Ia, mbak seneng bgt pakai g-string. Terkadang siap mandi malam mbak berniat pakai, trus selfie didepan kaca. Narsis2an pakai g-string. Saat ini juga pakai g-string.
    Mendengar cerita mbak mia, burung ku hanya dapat ngaceng sekeras2 nya.
    Mbak mia : emg pacar mu nga mempunyai gituan?
    Duh, petanyaan mbak mia menjebak.
    Saya : ada sih mbak, tempo hari pernah dia liatin dikit saat dia make.
    Mbak mia : dikit doang? Pelit sangat pacar anda ngasi dikit doang.
    Saya : hehe, ia sih. Maka dari itu saat ini masi membayang2kan.
    Mbak mia : duh kasian, kelak jika ada saat mbak liatin deh mempunyai mbak. Mbak mia merayu.
    Saat itu juga seperti disambar petir mendengar perkataan mbak mia. Kemudian acara usai, mbak mia serta amel kuantar ke sekolah untuk mengambil mobil. Saat sebelum berpisah mbak mia mintak tukeran pin. Segera ku accept.
    Malamnya saat sebelum tidur, ponsel ku bunyi, pesan dari mbak mia, sungguh terperanjat saya mbak mia kirim photo nungging dengan gstring ungu. Berapakah detik lalu, di kirim photo pusar nya dengan tali gstring serta jembut tidak tebal. Kemudian bertubi2 mbak mia kirim photo syurnya. Nafsu ku uda dipuncak, kupelorotkan celana ku, ku kocok burungku dengan sangatlah lembut. Desahan ku, kurekam kukirim ke mbak mia serta waktu puncaknya peju yg meleleh di burung ku, ku photo serta kukirim sama mbak mia. Mbak mia membalas dengan kirim voice note, dengan suara mendesah mbak mia ngomong ” alfa, besok sesudah antar sekolah, kita ngentot ya sayang, mbak uda hilang ingatan malam ini kamu bikin, pepek mbak uda denyut. Anda mesti tanggung jawab.
    Besok paginya, saat sebelum pergi berniat saya mandi bersih serta harum. Kuantar keponaan ku, setelah itu segera ku buntuti mbak mia yang telah jalan didepan. Rumah mbak mia yang lumayan besar dengan garasi yang dapat menyimpan dua mobil segera ditutupnya rapat. Burung ku uda sangatlah kuat menahan gairah bercinta dengan mbak mia. Turun dari mobil, mbak mia segera hampiri ku, dipeluknya segera badan ku, tangannya segera dielus2 keseluruh badan ku. Disingkapnya kaos ku, saya yang cuma memakai boxer segera ditelanjangi nya. Diemut emutnya bibir ku hingga ke lidah. Eummmh, alfa, sayaaaaang,, huwhhh, desah mbak mia. Tangan ku dengan sigap buka daster nya, nyatanya mbak mia tak menggunakan dalaman apa pun. Dada nya menggantung sangatlah indah, puting cokelat mudanya tegang menantang untuk dihisap. Ku hisap puting mbak mia, sembari mengelinjak tangan nya main diburung ku. Di kocoknya, enak sekali terasa.
    Mbak mia : faa, masukin.. Mbak uda ingin dientoti sama alfaaa.. Cepat sayang, emuuah.
    Ku angkat mbak mia keatas kap depan mobil ku. Kulentangkan dia, bulu kemaluannya yg tidak terlampau lebat mencuat kepermukaan, ku jilati klitoris mbak mia, kusedot hingga dia menjerit nikmat.
    Mbak mia : faaa, enak syang, terusin. Sedot sayang. Eummhhh, ahhhhh… Sayang. Sembari ditekan2 nya kepala ku di antara memeknya.
    Tidak Tahan lagi, burung ku juga ku gesek2kan ke memek mbak mia, muka mbak mia memerah, nafasnya tersekal, tidak teratur. Hingga pada akhirnya kumasukkan kepala burung ku, kumain2kan disetengah dalam memek mbak mia.
    Mbak mia : masukin sayang, masukin seluruhnya.. Ahgggghhh. Mbak uda ingin dientotin sama anda, mbak uda lama nga merasakan ini. Mari sayang. Mbak mia memelas manja, sembari pinggul ku ditarik2nya agar burung ku amblas kedalam. Tetapi mbak mia kubiarkan rasakan kegatalan ini. Hingga selanjutnya ku amblaskan seluruhnya burung ku kedalam memek nya, kuhentak hingga mbak mia menjerit. Oucccchhhh sayang, enakkkk. Enak sayang.. Uuuuuwhh, uwwwwh sayang. Ku enjot mbak mia tampa ampun, dengan sangatlah brutal ku entoti mbak mia.. Suaranya terputus2, tak tahu apa yang disampaikannya, tetapi mbak mia sangatlah menikmatinya, tangannya mendekap punggung ku, merasa kuku-kukunya dikulit ku.

    Mbak mia : lagi sayang, yg kencang sayang, buat mbak terangsang sayang, buat mbak mucrat dahsyat sayang. Ouchhh, ugghhhh. Uhhhhhh. Enak alfaaaa, anda benar2 kuat faaaa. Uhhhh. Kepala burung ku merasa mendenyut, kelihatannya akan meletus.
    Saya : mbak, ditembak di mana, saya ingin keluar nih, mbak…. Mmmhhhh, ahhh. Sembari ku pompa selalu memek mbak mia.
    Mbak mia : di dalam saja sayang, kita samaaaaa, mbak juga uda tidak tahan, ingin keluarrrrr. Occccchhhh.
    Tubuh mbak mia menegang, cengkramannya makin kencang.
    Mbak mia : faaaa, mbak nga kuat, kita keluarin ya sayangg ku, uuhhhhhgggg, ahhhhh.. awhhhhhh..
    Saya : ia mbak. Kusemprotkan mani ku di dalam memek mbak mia, merasa hangat. Mbak mia terkulai lemas sinyal senang.
    Kulihat jam didinding memberikan jam 10 pagi, TK pasti belum pulang. Tanpa ada bertanya segera ku angkat mbak mia kedalam rumah.
    Saya : mbak, saya ingin mbak yang di atas, saya ingin WOT.
    Mbak mia : ia sayang, kita main didepan tivi saja ya. dengan posisi burung ku yang masi menancap di memek mbak mia, kuangat dia dengan sangatlah gampang. Kusandarkan tubuh ku disofa depan tivi. Ouh…. Mbak mia menjerit kecil. Sayang, waktu nya mbak yang puasin anda ya. Pinggul mbak mia mulai menggoyang kedepan kebelakang. buah dadanya yang gantung2 sangatlah menggairahkan. Ku remas buah dadanya. Goyangan mbak mia sangatlah luar umum, yang buat horni berat itu, ekspresi mbak mia yang memejamkan mata nya, sembari bibir bawahnya digigit-gigit kecil. Sunggu menggairahkan. Pada akhirnya sesudah 30 menit ngesex ronde ke-2, kami juga klimaks lagi. Mbak mia menjatuhkan seluruhnya tubuhnya di atas tubuh ku. Sembari ku ciumi berwajah, kubisikkan kata2 nakal. Kemudian kami mandi berbarengan, di dalam kamar mandi juga kami lakukan blowjob.
    Hingga sekarang ini, saya masi selalu terkait dengan mbak mia. Kami teratur lakukan jalinan seks, sangatlah bebas. Serta kuakui saya tergila2 dengan memek kelas dunia mempunyai mbak mia.
  • Cerita Dewasa Kurenggut Perawan Mantanku

    Cerita Dewasa Kurenggut Perawan Mantanku


    1772 views

    Cerita Seks Terbaru – Sudah hampir enam bulan lamanya aku berhubungan dengan gadis yang bernama Mitha, dia merupakan teman kantorku. Dan tahu juga kalau aku pernah bertunangan dengan Ega dan akhirnya putus, sikap Mitha sungguh berbeda dengan Ega dia begitu dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan yang kami hadapi. Dan yang paling aku suka darinya dia tidak banyak menuntutku untuk selalu mengikuti kehendaknya.

    Namaku Yudi dan bukan maksudku untuk tidak mau mengikuti keinginan gadis yang telah aku anggap layaknya istriku. Karena bagaimanapun juga kami sudah sering melakukan adegan seperti dalam cerita hot selingkuh, dengan usia yang sama-sama dewasa menurutku. Karena saat ini usiaku sudah menginjak 28 tahun begitu juga dengan Ega mantan tunanganku itu.

    Dulu Ega sering menginap di rumahku dan mamaku memang tidak banyak komen tentang gadis yang aku ajak menginap di rumah. Apalagi Ega adalah gadis yang telah aku pinang walau akhirnya putus juga, dan kini dengan Mitha aku sama sekali tidak pernah membawanya ke rumah. Entah mengapa aku merasa malu pada mama mungkin karena aku tahu kalau mama sudah berharap untuk aku segera menikah dengan Ega waktu itu.

    Untungnya juga Mitha tidak menuntutku untuk mengajaknya main ke rumah dan memperkenalkan dia pada mamaku. Walau begitu aku sering menceritakan tentang mamaku karena memang hanya dia yang kini menjadi orang tua tunggal bagiku setelah papa meninggal. Sejak dulu aku termasuk cowok yang bisa di bilang nakal, untuk urusan melakukan cerita hot selingkuh bukan lagi hal tabu bagiku.

    Tapi dengan Mitha aku merasa tidak ada keinginan untuk melakukan hal itu, padahal aku sering merindukannya dan bahagia bila bersamanya mungkin karena aku takut kalau harus melakukan adegan seperti dalam cerita sex paling hot, hubunganku tidak akan berakhir di pelaminan lagi. Atau mungkin karena Mitha meruapakan gadis yang pendiam dan tidak menggodaku dengan penampilannya.

    Setiap bertemu paling kami hanya membahas tentang persoalan kami atau tentang pekerjaan kami masing-masing. Seperti sore ini selepas dari kantor aku langsung mengantarnya pulang “Minggu besok kita jalan yuk..” Ajakku pada Mitha “Kemana mas..?” Katanya sambil menatapku “Kemana aja.. terserah kamu..enaknya kemana ” Seperti biasa dia hanya tersenyum dan menyerahkan semua keputusan padaku.

    Begitu mengantar Mitha ke rumahnya aku langsung pulang dan aku di buat terkejut oleh kedatangan seseorang di rumahku, di ruang tamu duduk Ega dengan menunduk “Mas Yudi..” Katanya sambil berlari memelukku, diapun menangis di pelukanku “Ada apa Ega…?” kataku sambil menarik tubuhnya dan dia tetap menangis, akupun membawanya duduk kembali dan mencoba membujuknya untuk berhenti menangis.

    Sampai mamaku juga ikut membujuknya dan Ega menceritakan masalahnya, karena hari telah larut tidak mungkin juga dia pulang karena kini dia tinggal di luar kota. Ega akhirnya menginap di rumahku, besoknya aku terbangun dan aku mendengar mama mengobrol sama Ega ketika aku lihat rupanya Ega masak seperti di saat dia masih sebagai tuanganku dulu dan dia masih terlihat begitu dekat dengan mama.

    Akupun berangkat kantor dan seperti biasa aku menjemput Mitha terlebih dulu, dan aku tidak bisa menceritakan padanya kalau di rumah ada Ega “Hei..kenapa kebanyakan diemnya..?” kata dia membuyarkan lamunanku “Ah.. nggak cuma ke bawa cuaca aja.. dingin males buat ngomong..”Jawabku mencari alasan untung cuaca hari ini mendung “kalau mendung begini besok jadi gak mas..”.

    Aku terperanjat mendengarnya “Oh..iya..iya..sekarang hujan terus ya..” Aku gugup karena aku dengar Ega masih belum mau pulang, katanya dia masih mau tinggal di rumah dan mamaku mengizinkannya. Namun aku tidak berani membicarakan tentang Ega pada Mitha, karena dia juga tahu kalau aku dulu sudah pernah melakukan hubungan intim layaknya dalam cerita hot dan aku tidak mau menyakiti hatinya.

    Hingga pulang dari kerja aku langsung mengantar Mitha, sebenarnya aku masih berniat untuk mampir k rumahnya “Sudah mas nggak usah.. ini mau hujan lagi kelihatannya..” Kata Mitha ketika aku hendak turun dari mobil, akhirnya akupun pulang dan benar saja tiba di rumah hujan turun dengan lebatnya. Akupun langsung ke dalam kamarku dan segera menghangatkan diri dengan selimut.

    Aku tidak melihat mama masuk ke kamarku, biasanya setiap aku pulang dari kerja dia langsung membuntutiku. Tapi kali ini dia tidak melakukannya sampai akhirnya aku mendengar pintu terbuka aku pikir itu pasti mama “Mas Yudi ini Ega bawain minuman hangat..” Dengan malas aku membuka mataku, dan aku terkejut melihat Ega dengan mengenakan pakaian yang begitu tipis seolah sengaja ingin menggodaku.

    Aku bangun dan mengambil minuman dari tangan Ega, ketika selesai meminumnya Ega mengambil minuman tadi. Namun dia bukan hanya mengambil minuman itu tapi dengan cepat dia mencium bibirku, aku tersentak dan langsung mendorong tubuhnya. Saat itu juga aku lihat Ega menangis dan langsung berlari dari kamarku, lama juga aku terdiam dan akhirnya akupun menuju kamarnya untuk meminta maaf.

    karena aku tahu Ega juga bukan gadis yang mudah melakukan hal seperti itu, aku lihat dia menangis memeluk bantal “Ega maafkan aku.. bukan maksudku untuk…”Dia kembali memelukku saat itu juga aku teringat akan masa laluku dengannya, dengan mesra aku balas memeluknya juga dan kamipun bercumbu seperti dulu dengan lembut aku mencium bibirnya yang terasa begitu hangat.

    Ega memejamkan mata bahkan dia mendesah dengan lirih “Ooouuuggghh… maaas.. Yudiii… aaagggggghhhhh… aku sayaaang kamu maaaaas….” Akupun tidak lagi memikirkan yang lain, tapi dengan perlahan aku lepas pakaian Ega dan nampaklah tubuh mulus Ega di depan mataku “Ooouugggghh… sayaaang.. aku juga masih sayang sama kamu…” Kataku sambil mendekat pada tubuhnya.

    lalu akupun kembali mencumbunya sambil melepas pakaianku juga, hingga akhirnya ketika kontolku sudah menyentuh tubuh Ega. Dengan sigap Ega memegangnya lalu diapun menuntunnya untuk masuk dalam kemaluannya, dan dengan cepat kontolku masuk kedalamnya “Oouuughh… aaagggghh.. aaaagggghh… aaaagggghhh… aaagggghh…Yudiii… aaagghhh..” Desah Ega waktu itu.

    Dia menggelinjang bagai cacing kepanasan dan aku terus memompa tubuhnya hingga tubuhku penuh dengan keringat “OOOooouuuggggghh… aaaaggggghhh… aaaaaggggghhh… aaaggghhh… aaaaaggggghhh…” Aku terus bergerak dan dapat aku rasakan kenikmatan bagai dulu ketika kami masih bersama sering melakukan adegan seperti dalam cerita hot selingkuh ini, kembali aku kecup bibir Ega.

    Hingga akhirnya kami berdua sama-sama mengerang panjang “Ooouuggggghh… aaagggghh… aaagggghh… sayaaaang… aaagggghh…. aaagggghhh…” Kamipun terkulai di tempat tidur, dan Ega memeluk tubuhku dengan mesranya hingga kamipun tertidur lelap, seperti biasa aku terbangun dan Ega sudah tidak ada di sampingku. Aku tahu dia pasti sedang masak dengan mama.

    Ketika aku bangun dan hendak pindah ke kamarku, mama memanggilku “Yudi.. kamu sudah bangun..itu ada yang temannya..” Dengan masih mata mengantuk akupun melihat ke ruang tamu, apalagi kamarku memang melewati ruang tengah tepat di samping ruang tamu “Oohhh..Mitha..” aku terkejut sedang duduk di sofa Mitha pacarku, dan yang lebih membuat aku terkejut dia di temani Ega disampingnya.

    Aku langsung menghampirinya “Tunggu ya.. 10 menit lagi..” Kataku tapi aku lihat Mitha sudah bangun dari duduknya dan berkata dengan tertahan “Ooh.. tidak usah mas.. Mitha pergi saja..” diapun melesat dengan cepat meninggalkan ruang tamuku, aku berusaha mengejarnya tapi dia masuk kedalam mobilnya lalu meninggalkan aku sendiri dengan perasaan yang tidak dapat aku gambarkan.

  • Majalah Dewasa – Amp Jurarak Kummid

    Majalah Dewasa – Amp Jurarak Kummid


    1371 views

    Hallo Sobat Duniabola99.org Semuanya , Di Awal Bulan July Ini Pastinya
    Semua Pada Semangat Dan Sehat Donk Sekarang Admin Akan Memberikan
    Sobat” Semua Nya Kumpulan Foto Model Dengan Bermacam Gaya Foto – Foto
    Ini Admin Berikan Agar Para Sobat Lebih Semangat Lagi Menjalankan
    Masing-Masing Pekerjaan

  • Airi Minami Laforet Girl 3 Sh

    Airi Minami Laforet Girl 3 Sh


    1880 views

  • Hilangnya Perawanku

    Hilangnya Perawanku


    1783 views

    Duniabola99.org – Nama saya James (samaran). Saya seorang mahasiswa di suatu universitas swasta yang cukup terkenal di Bandung.
    Suatu hari menjelang ujian akhir semester, saya diajak
    oleh adik kelasku untuk belajar bersama. Aku menerima
    saja, karena dari dulu semenjak ia masuk ke jurusanku,
    aku memang sudah ingin jadi pacarnya.

    Perawakannya cukup cantik, dengan tubuh yang ramping
    terawat, dan tentunya kulit yang putih karena ia
    keturunan Cina. Laura namanya. Begitu Laura mengajakku,
    tentu saja kujawab,

    “Mau..” “Jam berapa?” tanyaku.

    “Jam 3 sore, di rumahku, jangan terlambat soalnya nanti nggak
    elesai belajarnya”, jawabnya. Wah, kesempatan nih,
    pikirku. Setahuku, ia tinggal berdua saja dengan
    pembantunya karena ayah dan ibunya yang sibuk mencari
    nafkah di luar pulau Jawa.

    Pulang kuliah, aku langsung bergegas pulang, karena
    kulihat sudah jam 14:30 WIB. Dengan cepat kumasukkan
    buku yang sekiranya akan dipakai ke dalam tas, karena
    takut terlambat. Sesampainya di rumah Laura, aku
    langsung memencet bel yang ada di gerbang depan
    rumahnya, rumahnya tidak terlalu besar, tapi cukup
    nyaman kelihatannya. Sempat aku bertanya, kok rumahnya
    sepi banget. Kalau begitu berarti bonyoknya lagi pada
    pergi, jawabku dalam hati.

    Tak lama setelah itu, Laura keluar membukakan pintu. Aku
    cukup kaget dengan penampilannya yang menarik, kali ini
    dia memakai kaos yang cukup ketat dan celana pendek
    ketat. Dia tersenyum lebar padaku, sambil mempersilakan
    aku masuk. Ketika masuk, aku merasakan rumahnya
    benar-benar sepi. “Langsung saja kita ke ruang tengah,
    yuk!” ajaknya.

    Sesampainya di ruang tengah, aku langsung duduk di
    karpet karena tidak ada sofa. Ruang tengahnya didesain
    ala Jepang dengan meja Jepang yang pendek yang disertai
    rak majalah di bawahnya.

    “Tunggu yah, aku mau mandi dulu”, katanya, “Habis
    keringatan abis senam nih!” Ternyata aku baru tahu kalau
    badannya bagus karena ia sering senam. “Kamu mulai aja
    dulu, nanti terangin ke aku yah”, katanya. “Kalo mau
    minum, ambil aja sendiri, soalnya pembantuku sedang
    sakit, dia lagi tiduran di kamarnya.”

    Cukup lama aku belajar sambil menunggunya dan akhirnya
    aku bosan dan melihat-lihat majalah yang ada di bawah
    meja di depanku. Kulihat semuanya majalah wanita, mulai
    dari kawanku, kosmo, dan majalah wanita berbahasa
    jepang. Tanpa sengaja, ketika kulihat-lihat kutemukan
    sebuah majalah yang berisikan foto cowok bugil dengan
    otot-otot yang bagus di tengah majalah bahasa jepang
    itu. Aku sempat kaget melihatnya. Bersamaan dengan itu,
    ia keluar dari kamar mandi yang letaknya di sudut kamar
    tengah di mana aku duduk. Dia keluar memakai kimono kain
    handuk putih. Karena keasyikan, aku tidak sadar kalau
    dia mendekatiku. Kupikir dia pasti masuk ke kamarnya
    untuk berpakaian terlebih dahulu. Aku sempat grogi,
    karena aku belum pernah didekati oleh wanita yang hanya
    menggunakan baju mandi, karena di rumahku tidak ada
    saudara perempuan, jadi aku merasa tidak biasa.

    “Ih, kamu, disuruh belajar malah liat-liat yang
    aneh-aneh.”
    “Ini mah nggak aneh atuh”, kataku, “Aku juga punya, dan
    badanku juga kayak gini loh!” bisikku sambil menunjuk ke
    salah satu model cowok di majalah tersebut.
    Aku memang sudah ikutan fitness sejak kelas 2 SMU, tak
    heran kalau aku lebih terkenal karena badanku yang bagus
    dibanding kegantenganku.
    “Ah, masa?” katanya, “Gua nggak percaya ah.”
    “Kamu kok tahan sih liat-liat kaya beginian?” tanyaku.
    “Mana ada yang tahan sih?” balasnya.
    “Tadi lagi nunggu kamu dateng ke sini saja aku sempet
    liat-liat dulu majalah itu lho! Jadi kamu tau khan,
    kenapa saya lama mandinya?” jawabnya sambil tersenyum
    mesum.
    “Ihh, kamu ini!” balasku, “Ternyata suka juga ya sama
    yang gituan.”
    “Iya dong, tapi, James katanya kalo maen langsung lebih
    enak ya dibanding masturbasi?” tanyanya. Saya sempat
    kaget ketika dia tanya hal yang begitu dalamnya.

    “Kata kamu, kamu mirip ama yang di foto majalah itu,
    buktiin dong.”
    Wah, kupikir ini cewek sudah horny banget. Aku sempat
    grogi untuk kedua kalinya, aku cuma bisa tersenyum.
    “Iya sih katanya, tapi khan…”
    Belum selesai aku bicara, dia langsung mencium bibirku.
    “James, tau nggak kalo aku tuh sebetulnya udah seneng
    banget ama kamu semenjak aku ketemu kamu”, bisiknya
    sambil mencium bibirku. Aku kaget dan responku cuma bisa
    menerima saja, soalnya enak sih rasanya. Terus terang
    aku belum pernah dicium oleh cewek sampai seenak itu,
    dia benar-benar ahli.

    Tanpa sadar, posisinya sudah berada di atas pangkuanku
    dengan paha yang menjepit perutku. Sambil menciuminya,
    kuelus-elus pahanya dari atas ke bawah, dan dia
    mendesah, “Akh… enak sekali!” Kuteruskan aksiku sampai
    ke kemaluannya, kuraba klitorisnya, dan kugosok-gosok.
    Desahannya semakin keras, dan tiba-tiba dia berhenti.
    “Wah, kok berhenti?” aku bertanya dalam hatiku. Langsung
    saja kubisikkan padanya bahwa aku juga betul-betul
    menginginkannya jadi pacarku sejak awal bertemu. “Lalu
    mengapa kamu nggak bilang ama aku?” tanyanya. “Karena
    aku takut kalau perasaan kita berbeda”, jawabku. Dia
    sempat terdiam sejenak.

    Langsung timbul pikiran kotorku. “Udah tanggung nih”,
    pikirku. Batang kemaluanku betul-betul sudah
    bedenyut-denyut sejak tadi. Langsung saja kubuka baju
    mandinya, dan kukulum dan kuhisap buah dadanya. Dia
    menerima saja, malah merasa keenakan, hal ini terlihat
    dari ekspresi wajahnya. Putingnya menjadi mengeras dan
    tak lama kemudian, dia mendesah, “Aakh…” saat kupegang
    liang kewanitaannya yang mulai basah.

    Aku semakin terangsang, batang kemaluanku benar-benar
    sakit rasanya. “Sayang, boleh kan kalau aku menjilati
    lubang keramatmu?” Dia mengangguk tanda setuju. Langsung
    saja kujilati liang kewanitaannya terutama daerah
    klitorisnya. Lumayan lama aku menjilatinya sampai aku
    merasa mulutku kering sekali. Akhirnya dia mendesah
    panjang, “Aakhhh… aku mau keluar James…” Terlihat
    cairan putih keluar dari liang senggamanya, baunya amat
    merangsang dan rasanya jauh lebih merangsang lagi.

    “James, maen beneran yuk?” ajaknya.
    “Wah, gila juga nih cewek”, pikirku.
    Karena batang kemaluanku sudah sakitnya bukan main,
    langsung saja aku iyakan. Lalu kubuka semua baju dan
    celanaku. Kubaringkan dia di lantai berkarpet, dan
    kulipat kakinya, kunaikkan ke bahuku, dan mulai
    kumasukkan batang kemaluanku yang sudah tegak itu.
    Sempit sekali, hampir tidak bisa jalan. Kutekan lebih
    keras. Dia menjerit kesakitan, “Stop James, sakit tau.”
    Aku tidak menghiraukannya dan terus menekan batang
    kemaluanku sampai rasanya kepala batang kemaluanku
    menabrak sesuatu. Lalu aku mulai memaju-mundurkan
    badanku ke depan dan ke belakang.

    Laura mulai merasa enak, dia sudah tidak menjerit lagi.
    “Tuh enak kan”, kataku.
    “Iyah”, jawabnya, “Bener! enak sekali.. lebih cepet dong
    James.”
    Kupercepat permainanku, dan dia mendesah, “Ah.. ah..
    ah..” karena merasa nikmat. Lama juga aku mengocoknya.
    Tak lama kemudian, “James.. aku mau keluar lagi.”
    “Sama”, balasku.
    “Sedikit lagi, James… Aakkhhh… enak sekali James”,
    bersamaan dengan itu, aku pun keluar dan kukeluarkan
    seluruh spermaku di dalam liang kewanitaannya. Batang
    kemaluanku terasa hangat dan nikmat bercampur jadi satu.
    Kutarik batang kemaluanku keluar dan kulihat tetesan
    darah di karpet. Aku sempat kaget, berarti dia masih
    perawan. Aku sempat merasa senang banget waktu itu.

    Laura bangun dan dia kaget saat melihat batang
    kemaluanku yang cukup besar, panjang 15,5 cm diameter
    3,5 cm. Langsung dia kulum batang kemaluanku, yang sudah
    mau tidur lagi. Begitu dikulum, batang kemaluanku
    berdiri lagi karena enaknya. Dia mainkan lidahnya di
    kepala batang kemaluanku dan menjilat seluruh bagian
    batang kemaluanku sampai masuk semua, sampai akhirnya
    aku merasa ada dorongan yang kuat pada batang kemaluanku
    dan, “Creeet.. creeet.. creet..” spermaku keluar, dia
    hisap dan sebagian muncrat ke wajahnya. “Hmmm.. enak
    sekali James”, terlihat ekspresi wajahnya yang senang.

    Kami pun kelelahan, dan berbaring bersama di ruang
    tengah sambil berpelukan dan mengucapkan kata-kata
    sayang. Tanpa terasa waktu sudah jam 6 sore. Kami mandi
    bersama, dan setelah itu kami makan malam bersama. Aku
    disuruhnya menginap, karena malammya kita mau
    mempraktekkan jurus yang lain katanya. Aku mengiyakan
    saja. Lalu kutelepon ke rumah dan bilang bahwa aku malam
    ini mau menginap di rumah teman, aku tidak bilang itu
    rumah Laura, karena sudah pasti tidak boleh.

    Begitu selesai, kita sempat tertawa bersama karena kita
    tidak belajar malah bermain seks. Tapi tidak masalah
    sekalian buat penyegaran menuju ujian. Dia balas dengan
    senyum. Karena kehabisan pembicaraan, akhirnya kami
    mulai terangsang lagi untuk berciuman. Kali ini aksinya
    lebih gila. Sambil berciuman kami saling membuka baju.
    Sampai tidak ada satu benang pun menempel di badan kita.
    Lalu di bicara, “James, kita ke kamarku yuk, biar lebih
    asyik.” Kugendong dia ke dalam kamarnya, dan kita
    lanjutkan lagi dengan berciuman. Tak lama kemudian
    kupegang liang kewanitaannya, sudah basah ternyata.
    Langsung saja kubalikkan badannya dan kumasukkan batang
    kemaluanku dari belakang. Kali tidak sulit. Dia mendesah
    enak ketika kumainkan batang kemaluanku di lubang
    senggamanya. Kumainkan terus sampai aku dan dia mau
    keluar.

    Agen Judi Online Indonesia Aman Dan Terpercaya

    “Akkhhh…” kami berdua sama-sama keluar, kukeluarkan
    spermaku di luar, karena takut dia hamil. Tenyata Laura
    belum puas, dia membaringkan tubuhku di kasurnya. Dia
    langsung berdiri di atas tubuhku dan mulai memasukkan
    batang kemaluanku ke dalam liang senggamanya. “Ahhhh.. ”
    desahnya, “Gini lebih enak James..”

    Aku benar-benar lemas tapi karena permainannya yang
    begitu hebat, aku sampai lupa. Dia teruskan sampai
    spermaku keluar, cuma sedikit kali ini, tidak seperti
    sebelumnya. “James dikit lagi juga aku keluar”, bisiknya
    tertahan sambil menaik-turunkan tubuhnya di atas
    badanku. Akhirnya dia keluar juga. Batang kemaluanku
    terasa pegal sekali, badanku benar-benar lemas. Dia juga
    terlihat lemas sekali. Kami tertidur lelap sampai pagi
    di kasurnya sambil berpelukan dengan tidak berpakaian
    karena pakaian kami tertinggal di ruang tengah dan malas
    mengambilnya karena sudah capek.

    Besok paginya, kami bangun bersama, mandi bersama,
    sarapan dan pergi ke kampus sama-sama. Semenjak itu
    kamipun sering belajar bersama, walaupun ujung-ujungnya
    berakhir di kasur airnya yang empuk. Tapi aku jarang
    menginap, karena takut orang tuaku curiga, ini cuma
    rahasia kita berdua.

    END

     

    Baca Juga :
  • Foto Ngentot Hot Maomi Nagasawa Dengan Kekasihnya

    Foto Ngentot Hot Maomi Nagasawa Dengan Kekasihnya


    1784 views

    Foto Ngentot Terbaru – Selamat malam sobat duniabola99.org, bingung cari website seputar bokep yang selalu update setiap hari ? Jangan khawatir, gabung disini bersama kami duniabola99.org yang selalu update setiap hari dengan berita terbaru dan terpanas yang bakal kami sajikan untuk sobat semuanya. Tak perlu menunggu lagi langsung saja cek foto nya di bawah ini.

  • Beautiful solo girl spreads her long legs to display her tight pussy

    Beautiful solo girl spreads her long legs to display her tight pussy


    1770 views

    Duniabola99.org adalah situs web yang didedikasikan untuk orang-orang yang lelah dengan model porno yang begitu-begitu saja. Jadi situs ini menawarkan koleksi yang bagus yang terdiri dari episode video Dan Foto HD disertai dengan set gambar hi-res. Hal utama tentang situs ini adalah Anda hanya akan melihat gadis dan wanita dari model asli dalam aksi hardcore lurus yang berakhir hanya dengan creampies. Konten baru ditambahkan setiap harinya, jadi tidak ada kemungkinan kehabisan materi baru!

  • Melayani Nafsu Sexual Mbak Tika (Kakak Kandung)

    Melayani Nafsu Sexual Mbak Tika (Kakak Kandung)


    1898 views

    Duniabola99.org – Ini merupakan kisah nyata, sebuah ​​pengalaman sexual yang pernah aku alami sebelum menikah, tepatnya dari mulai umur 11 tahun sampai umur 28 tahun. Sebelumnya perkenalkan namaku Ardi, 31 tahun. Saat ini sudah berkeluarga dengan Rini 30 th (pacar selama kuliah di PTN Jember).


    Entah kenapa, secara sexual aku beranggapan selalu beruntung menemukan pengalaman baru, Partner baru dan Sensasi yang berbeda. Mungkin karena aku punya wajah yang lugu,perhatian dan juga pantang menyerah sampai bisa nglihat tubuh telanjang semua perempuan yang secara sexual menarik perhatian saya dan juga sesuai selera saya (pake jilbab).

    Seperti opening sory di atas, kejadian ini bermula saat saya masih duduk di bangku kelas 5 SD, umur 11 tahun. Kakak saya duduk di Bangku SMP kelas 2. Kami 3 bersaudara, Kakakku anak pertama, dan Aku anak terakhir dari 2 saudara laki laki. Kedua Orang Tuaku Kerja d perusahaan Rokok swasta terbesar di Kota Tahu Jawa Timur.

    Tika (Nama Kakak), punya tubuh yang proporsional saat kelas 2 SMP, BH sudah penuh dengan Isi payudaranya…, Puting kecil dengan lingkar puting coklat yang menggairahkan. Tingginya saat itu msh 154, berat badan 38, BH 32 B. Wajah standard nilai 7, kulit kuning langsat dan berbulu halus di tangan dan kakinya.

    Kejadian pertama terjadi saat aku sedang sakit typus, setelah opname di RSUD Gambi*** di kediri selama 15 hari, saya diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. 3 hari setelah rawat jalan d rumah, kedua orang tuaku pergi ke Surabaya untuk menghadiri acara nikahan selama 3 Hari. Untuk itu, selama ibukku tidak ada, Tika kakakku merawat dan menjagaku setiap saat (kebetulan saat itu libur sekolah untuk tingkat SMP).

    Hari Pertama, Kakak yang malamnya tidur sekamar denganku bangun, bersih bersih rumah, tidak lupa sambil masak air hangat untuk menyeka tubuhku..!!! Hampir tidak ada keganjilan dan nafsu apapun yang tersirat di wajah kakak, dia membuka smua bajuku hingga tinggal CD ku yang tertinggal. Kakak menyeka, mengusapkan sabun dengan penuh kasih sayang, sabar dan telaten. Malam harinya Kakak menemaniku tidur di kamar, dia serius membaca sebuah buku…kadang kadang terdengar desahan Nafas berat keluar dari mulut Kakak…hhhhheeeehhh….!!!!

    Hari Kedua, seperti biasa…setelah bangun kakak bangun dan beres2 rumah, jam 8 kakakku Tika ke kamar masih memakai baju tidur, membawa Ember berisi air hangat untuk menyeka tubuhku lagi.., aku membuka bajuku sendiri kecuali CD ku. Pandangan kakak terlihat lain, dia mengamati semua bagian tubuhku…!!!

    Kakak: dek…biar gak pusing..adek rebahan aja…sambil kakak seka tubuhnya. Iya mbak, jawabku. Nafas berat mengawali kakaku saat mulai menyeka tubuhku…!!!
    Kakak: mbak nyekanya gak pake kain ya dek…biar bisa gosokin badan adek.., biar rata ngasih sabunnya. Iya mbak, Jawabku. Kakak mulai membasuhkan air d tubuhku…usapan..usapan tangan kakakku membuat sedikit geli (merangsang) tubuhku…!!! Hingga tanpa sadar Penis Kecilku berdiri tegak di balik sangkarnya.

    Kakakku: CD nya di lepas aja ya dek, biar mbak bisa bersihkan selangkangannya….!!! Jangan tho mbak, isiiin aku…(Jawabku). Tapi kakakku tetep melorotin CDku sambil bilang…udah…ga usah isin…khan sama kakaknya sendiri.

    Waaahh…kebelet pipis tho dek kok burunge ngaceng (berdiri)…kata Kakakku Tika.
    Aku jawab…gak mbak, khan tadi udah pipis waktu mbak nyapu…!!!
    Lahhh..terus kenapa iki kok gerak2 ngaceng gini manuke…goda Tika Kakakku, sambil mbasuh air hangat di selangkangan…testis…dan pahaku.

    Aku merasakan geli yang aneh di tubuhku saat Tika nyentuh lembut testis sambil sesekali nyenggol Penisku yang udah gundul di khitan saat umur 8 tahun…., aku spontan bilang….mbak udah mbak…geliii…jadi pingin pipis. Tika kakakku malah senyam senyum…, sambil bilang…tunggu sebentar ya…mbak tika ambilkan tempat pipis.

    Tika keluar Kamar, tidak lama masuk kamar tapi tidak membawa ember tempat pipis…, malah ganti baju daster. Loh mbak…mana tempat pipisnya…, tanyaku bingung.
    Tika diam saja, malah naik keatas tempat tidur…, sambil bilang…udah dek ardi tenang ae…, nurut kata mbak…biar cepet sembuh. Iya mbak…jawabku.

    Kakak langsung megang burung kecilku..di sabun..di usap usap…kemudian di basuh air dan di lap pake handuk…(Mbak…tambah geli..pingin pipis mbak….rengekku).

    Tiba..Tiba Kakakku naik ke atas tubuhku.., sambil mengangkat ke atas baju dasternya….(Aku makin bingung apa yang mau di lakukakan mbak Tika)
    Tika bilang…dek..pipisnya di sini aja ya…!!! (Sambil tangannya nunjuk ke vaginanya)…
    Belum sempat aku jawab..Kakakku sudah..megang Penisku…di tempelkan di Vaginanya…kemudian di gosokkan ke Vaginanya..!!!

    Uuuuhhhh…ardi…., mbak tika pingin kamu pipis di dalam sini…, mbak tika pingin ardi cepet sehat…jadi buanglah pipis dek ardi di sini (vagina)…!!!


    Aku tidak paham apa yang di lakukan mbak tika, tapi aku melihat wajah mbak tika memerah, bibirnya di gigit..sambil payudaranya di remas2.., ooowwwggghh…ooouuhhgg…suara dr mulut kakak saat vaginanya bergesekan dengan penisku.

    Akupun menahan geli…dan semakin tegang saja penisku….eeeehhhhhmmm…mbaaak… Gelliii mbaak…gelii tenan…,
    Mbak tika megang penisku…aku merasakan Penisku seperti di tekan masuk pelaaaan ke dalam sebuah lubang…, tahaaan ya dek ardi….burungnya mau tak masukkan ke tempeknya mbak tika, biar dek ardie bisa pipis di dalamnya….., aku mengangguk..iya mbak, jawabku.
    Kakakku makin kuat nekaaaan dan nindih penisku…, tampak sedikit kesulitan dan menahan rasa sakiit saat menekaaan penisku…., aaaahhhhh…..sakiiiit….ardiiiieee….(Sambil ambruuk di atas tubuhku) , teriakan mbak tika saat aku merasakan penisku masuk ke dalam sebuah lubang…sempiit..geliii…angeet…dan berdenyut.

    Aku merasakan sebuah cairan meleleh di pahaku…, setelah beberapa saat…mbak tika bangun dan melihat darah keperawanannya mengalir…, dan membersihkan darahnya dengan handuk…!!!
    Setelah itu Tika melepas smua bajunya..dan naik lagi di atasku…., siiaaap ya dek…mbak mau ngeluarkan pipismu…, mbak tika megang dan nuntun penisku..sekali tekan udah lgsg masuk…blessss….., aaahh…ehhhhhmmm….suara desahan kakakku…, mbak tika nuntun tanganku untuk meremas susunya…, remes pentile mbak tika ardi…..remes diii….aaahhh….sambil terus menggoyangkan pantatnya..!!! Eehhhmm…tempek mbak tika enak gak…ayoo dii…pipisnya keluarkan di dalam ya…mbak tika enakk dii…tempek mbak tika kedut..kedut…racauan kakakku, sambil terus jepit genjot goyang penisku di vaginanya.

    Ahhhhh….sayaaaang….ardi……mbak tika mau pipiiiiisssss……….srrrrrrr….serrrrrrr…… ahhhhh….enakk banget arrr….oooouuughhh…..!!!! Aku memang merasakan sebuah cairan hangat keluar dari vagina tika, Vaginanya menjepit dan menghisap kuat penisku (Orgasme), akupun merasakan sebuah sensasi luar biasa nikmatnya…!!!

    Mbak tika ambruk lagi..mencabut vaginanya dari penisku…, rebahan di sampingku sambil mencium..dan bilang…dek…jangan bilang siapapun yaa…ini rahasia kita…, mbak tika sayang ardi…ardi harus janji akan menjaga rahasia yang mbak lakuin tadi sama ardi.
    Iya mbak, jawabku. Mbak tika meluk dan minta di ciumi payudaranya.
    Malam hari, setelah kakak membaca buku…,Tika mengunci pintu, dan naik ke atas kasurku (ada 2 kasur).

    Mbak tidur sini ya…, mbak mau ngelonin ardi..biar hangat dan cepat sembuh..!!!
    Iya mbak, jawabku. Mbak tika…, yang kita lakukan tadi kok geli enak itu apa namanya mbak…tanyaku.

    Ohhh…itu namanya Ngembik (Kawin, Kentu, Ngesex) jawabnya.
    Laah tadi tempeknya kok berdarah mbak, tanyaku lagi…!! Itu namanya darah perawan ardiee…., kalo pertama pasti keluar darahnya jawab kakakku sambil meluk dan nyium keningku.

    Apa ardie mau Ngembik lagi sama mbak tika…??? Belum sempat jawab mbak tika sudah nafsu mencium bibirku…, ehhmm…ehhhmm…mbaaak…tikaa…pingin lagi sayaaang…, pingiiin pipiss enak lagii….rengek tika sambil nyiumi bibirku.

    Mbak….., burungku ngaceng lg….!!! Kataku. Mbak tika lgsg ngusap..megang..dan ngocok penisku…, dia sangat nafsu..bajuku lgsg di buka smua…kakakku juga membuka bajunya…BH dan CD nya…!!!
    Aku lgsg beranikan diri nyentuuh…ngreemas2 payudara Tika yg masih mulus dengan puting kemerahan…, Aaahhhhh….adikku udah mulai pinter nih…goda mbak tika..sambil nyium bibirku lagi dan membelai lembut penisku yang makin tegang.

    Kakakku bangun dari posisi rebahannya, dan bilang…deek…mbak mau ngemut Pelimu ya…., belum jawab kakaku sudah memasukkan penis kecilku ke dalam mulutnya…., aaahhh….eehhhmm…sSsssttt…mbakk..gelii mbaak…geliii mbakk…!!! Ocehku. Mbak tika bilang..ssseeeeettt…(Sambil isyarat utk nutup mulut)…jangan rame, nanti kakakmu kedengaran…ucapnya. Akupun ngangguk…dan menahan geli di emut kakak sambil merem melek njambak rambut Tika Kakakku…!!!
    Deeekk….gantian tempek mbak tika di emutin ya…,bisik Kakakku.
    Aku pun bangun, Tika rebahan dan membuka lebar pahanya…nuntun tubuhku naikin tubuh tika dengan posisi terbalik (69), jilatin arr….!!!

    Dengan agak jijik…krn lendir dan bau anehnya..aku beranikan nempelkan mulut ke Vagina Tika…, aku usap2kan bibirku…nekaaan…vagina yg mash belum banyak rambutnya. Setelah terbiasa dg baunya, aku mulai berani membuka mulut…gigit lembut vaginanya….jilatin vagiananya…dan menghisap lendir2nya….!!! Kakakku meracau…gerakan tubuhnya tdk karuan, pantatnya naik turun menahan geli jilatan lidah di vaginya…!!! Aku juga merasakan kakaku ngemutin penisku…nyedotin buah zakarku…, suara desahan tertahan malah mbuat kami makin bergairah.

    Ahhh…ehhhmm….ardie, masukkan penismu ke tempek mb.Tika, mbak dah ga tahan arr….pinta Kakakku…!!!
    Akupun bangun, mbak tika nuntun aku untuk duduk di hadapannya…mbuka lebar kakinya…, nuntun penisku dan..tekan dekk…, ehhmm….blesssss…..seleeepp….penis kecilku masuk smua ke liang Vagina Tika…, ehhhmm….ehhhmmm….!!!! Maju mundurkan penismu, rebahan dan emut susu mb.tika sayaang…ucap kakakku.

    Sambil rebahan..aku genjot vagina kakakku…suara ceplak ceplok makin kencang…suara deritan lendirnya makin terdengar…dg lahap aku mencium dan menghisap puting kakakku..aku gigit dan tarik2 putingnya….!!! Aahh..ahhh…ssttt…enak banget ardie…peli mu enak banget…mbak tika sayang ardi…mbak tika pingin ngembik terus sm ardi…pipis di dalam ya sayaang…racauan kakakku…, dengan nafas terengah..aku terus nusuk2 vagina Tika….geli…anget…dan kedutannya membuat aku melayang…!!!

    Gantian dek…mbak tika di atas…, kamu duduk sandaran ya…, mbak tika duduk di pangkuanmu…!!! Ucapnya. Aku nurut saja…mbak tika lgsg megang penis dan memasukkan lagi ke dalam vaginanya…, uuhhh…uuhhhm…ahhaahh..enAk sayaang…jilatin terus pentil mb.tika..gigiti pentilnya…ucap kakak sambil terus goyangin maju mundur pantatnya…!!!

    Tidak berapa lama…..kepalaku di tekan kuat ke dalam payudaranya….goyangannya makin tak terkendali…guncangannya makin liar..daaan….mbaaak mau pipissss ardii….mbak sampee…….mbakkkkk….ngembes tempeknya…..(Bersmaan itu aku mersakan cairan hangat nikmat luar biasa membanjiri penisku)…kedutan vagina kakakku menjepit kuat penisku…terasa nikmat luar biasa, seperti mau pipis tapi ga keluar pipisnya (Orgasme tanpa mengeluarkan sperma, karena belum Baligh)

    Nafas mbak Tika dan aku terengah engah…mbak tika meluk erat tubuhku..nyium dahi pipi dan juga bibirku…, makasih ya sayang….makasih dah mbuat mbak pipis enak lagi…!!!
    Sama sama mbak, ardie juga sayang…td ardie juga pipis rasanya..tapi ga terasa keluar pipisnya…tapi enak banget rasanya mbak….!!!
    Hari Ketiga, siang hari…saat kakak ke 2 tidur sehabis sekolah…, Mb. Tika ngajak aku bangun dari kamar. Katanya mau di bersihkan mandi air hangat di kamar mandi.
    Aku berjalan…dan masuk kamar mandi.., mb.tika masuk dan ngunci kamar mandi…, aaahh….ngembik lagi ini (pikirku). Buka bajunya sayang…pinta Tika. Iya mbak, jawabku…, mbak tika mo ngajak ngembik di kamar mandi ya…godaku.
    Ahhh…km ini arr…tahu aja rencana kakak…jawabnya sambil jongkok nyiumi penisku.
    Aku duduk di pinggir bak mandi…, ngocok2 penisku…,ahhhh….mbak….emutin mbak…emutin penisku…!!!
    Pasti sayang….jawabnya, sambil masukkan penisku ke dalam mulutnya….lidahnya njilatin ujung penisku…, ooohhhhh…..gilaaaa….gak terbayangkan rasanya…, kurang lbh 5 mnt..Tika terus ngocok penisku di mulutnya…,!!!

    Kemudian dia bangun dan nungging..tangannya pegangan bak mandi…, ardiii…..tusuk mbak dari belakang yaaa…., cepetan sayang…mbak ga tahan..pengEn banget.
    Akupun turun…sambil berdiri aku masukkan penisku ke lubang vagina kakakku yang sudah aku ketahui d mana letaknya…., sleeeeepppp…..!!!! Ehhhhmmmm……..ardi…..makin lama makin ga tahan pingin Ngembik dengan kamu….mbak tika terangsang terus….ocehan kakakku.

    Aku terus sodook vagina Tika,,,sambil ngremas payudaranya dr belakang…, bokong Tika maju mundur ngikutin irama kocokan Penisku…, cairan vagina kakaku terasa banjir dan menghangatkan batang penisku…, pantat Tika makin liar…goyangan maju mundur..naik turun membuat penisku makin nikmat dlam jepitan Vaginanya…, aahhh…mbaak…vaginanya enak banget…angeeet lendirnya…..jepit terus mbak….ocehku. Makin lama aku makin paham dengan seksual…jika mbak tika sudah bergoyang gak karuan..akupun juga smkn kencang nyodokin penisnya ke vaginanya….!! Lebiiih kenceng sayaaang…..lebih dalaaam….lebih kuaaat lg….remas payudara mb.tika….pukul..pukul..pantat mbak tika…!! Pinta mb.tika. Akupun nglakuin smua permintaannya…daan….mbak tikaa keluaaarrr pipissssnya
    ardi……aaahhhhh….ahhhhhh….aaaahhh…..jerit nya dg nada pelaaan…!!! Tampak cairan bening keluar netees ngalir jatuh dari lubang vaginany…!!! Tapi aku masih blm merasakan pipis keluar dr penisku…, tanpa bicara aku terus genjot vaginanya….aku pegang pinggang Tika….ceplook..ceplook….(Suara adu pantat dg paha)….dan mbaaakkk….aku pipis juga kayakknya…..aahhh..arrrrgghhhh….!!!! Jeritku..!!! Aku merasakan ada penisku kedut2 d dalam vagina mb.tika…!!! Makin nikmat rasanya..dan anget…!!! Setelah sma puas…kakakku memandikan tubuhku dan mbuka pintu kamar mandi.

    Setelah kejadian itu…aku dan mbak tika selalu melakukan kegiatan bersetubuh di berbagai tempat dan kesempatan.
    Pada saat aku duduk kelas 1 SMP, aku mengalami mimpi basah…, aku cerita pada mb.tika kalo aku mimpi bercinta dg seseorang, dan ngompol d celana.

    Kakakku menciumku….dan bilang…itu tandanya kamu sudah dewasa…dan bisa membuat mb.tika hamil kalo bersetubuh dengan mb.tika…ucapnya..sambil megang penisku. Setelah mb.tika suci (menstruasi) nanti kita coba buktikan ya ar…, mbak buat kamu keluar pipisnya kental,putih dan terasa makin nikmat.

    Akupun di suruh membaca bukunya..ternyata buku Cerita Dewasa. Semua yang di ajarkan kakakku bersumber dari alur cerita di buku tersebut.
    Setelah 5 hari, kakakku sudah suci dari menstruasinya…, sepulang sekolah kakakku bilang…, Ardi..mbak tika siap di Setubuhi lho nanti malam, kamu udah baca buku mbak tika blm??? Sudah mbak, ardi siap pipis di tempik mb. Tika.

    Malamnya, mbak tika pura2 mbantuin aku ngerjakan PR d kamarku, Kakakku laki2 sering tidur di musholla sama temen2 sebayanya…Jadi mlm itu aku dan kakak belajar bareng di Kamar..!!!
    Ketika kedua orang tuaku blm tidur, kami belajar sambil sesekali berciuman, ngremas..dan ngraba vagina mb.tika, peniskupun tak luput dari emutan emutan singkat kakakku, mbuat kepalaku pusing bergairah dan tidak konsentrasi belajar.

    Lampu ruang TV sudah mati, pertanda kedua orang tuaku sudah tidur…, aaahhh…ini saatnya melakukan persetubuhan sedarah untuk pertama kalinya setelah Akil Baligh….bisikku dlm hati.

    Deek…mbak tika siap di apain aja lho, nikmati tubuh mbak tika kapanpun ardie mau..!!! Ucapnya, IYa mbak…mlm ini aku mau pipis di mulut mbak tika…(Seperti kisah dalam buku cerita dewasa mbak tika). Boleh..boleh…silahkan pipis di mana aja kamu suka sayang…, jawab Tika sambil mulai menciumiku dan mbuka bajunya.

    Akupun mulai mencium mulut mb.Tika..menghisap lidahnya..menggigit lembut bibirnya…, ciuman basah, liar, menggebu yang membuat kami sulit bernafas karena saling memuaskan nafsu bibir saat berciuman. Kali ini aku bener2 menguasai keadaan..(Hasil baca buku dewasa)…sambil terus cium bibir..aku mulai meremas remas payudara mb.tika…putingnya sudah tegang berdiri, daging susunya mengeras…, desahan nafas mb.Tika makin tidak karuan..tangan tika liar megang dan ngocok penisku…ehhhhmm…aaaahhh…kegiatan slg merangsang yang luar biasa liar.

    Tubuh mb.tika aku rebahkan..aku mulai mencium leher, telingan….turun ke bahu…turuun ke bukit kencangnya…!!! Suara aaaahhh…….ssssshhhhtt…keluar liar dr mulut mb.tika saat putingnya mulai aku cium….jilaaatin…dan aku gigit sambil menarik putingnya dg bibir…, pantatnya sampai terangkat nahan geli nikmat saat aku hisap kuat daging susunya sampe meraah….ardiiiii…..enak sekali pemanasannya sayaaang…..mbak bener bener ga tahan dengan perlakuan ardi……teruuss dekk….aaahh…!!!!
    Aku serang payudara kakakku…bekas hisapan merah merata d semua payudara mb.tika…, tanganku mulai meraba dan menyusup ke balik CD mb.tika….ehhhhmm….uuusssshhh….suara mb.tika saat tanganku nyentuh gundukan daging vaginanya….!!! Hangat…basaah..dan kental aku rasakan di vaginanya….,

    Sambil cium puting….tanganku terus nusuk2 lubang vaginanya…..aku tekan lubang pipisnya…!!! Tubuh mb.tika bergoyang gak karuan…ehhmm…geli ardii…geliii….aaahhh…nikmat….mb.tika ga tahan…ayo masukkan sayaaang…!!! Bentar mbak…ardi pingin puas ciumi smua tubuh mb.tika….!!!
    Cairan vagina mb.tika aku usapkan di payudara dan putingnya….kemdian aku jilat dan hisap cairan itu sambil terus ngocok vaginanya…….aku merasakan vagina mb.tika mulai makin basah…mb.tika liar goyangkan pinggul dan pantatnya….(Tanda mau orgasme)…aaahhh ardii…mbak tika ga tahan..mau keluaaar…., aku langsung lepas cd mb.tika…aku benamkan wajahku di selangkangannya….aku ciumi dg ganas vaginanya…aku gigit bibir vaginanya utk menyambut dan merasakan cairan orgasme mb.tika……dan……ardiii…….b.tika mau keluaaar sayaaaang…………aaaaahhhhh….sssstttttsss… …pantatnya terangkat….tangannya menjambak dan menekan kuat kepalaku di vaginanya (sampe kesulitan nafas)…..akupun merasakan caiaran kekuningan, anget..keluar ngalir dr lubang vaginanya…., akupun menghisap…menjilati smua lendirnya dan mengusapkan dg mulut di smua permukaan vagina, paha, selangkangan mb.tika….!!!
    Nafas mb.tika masih terengah engah…, uuhhhh….mb.tika puas sayang…..ardi makin pinter mbuat mb.tika melayang…..,ksh waktu mb.tika istrht sayang….!!! Sambil bangun dan nyium bibirku yg masih belepotan dengan cairan vaginanya….!!!!

    Setelah 30 menit istrht, aku dan mb.tika mulai saling meraba dan merangsang…kali ini..aku di rebahkan..mb.tika megang dan ngocok penisku dg lembut…sambil sesekali jilatin ujung penis mungilku…eeehhmm…geliii…mbaak…,desahku..,a k pingin pipis d mulut mb.tika…..!!! Jangaan sayaang…pipisnya di tempek mb.tika saja…., biar berkesan pengalaman pertama nyemburkan sperma di tempek mb.tika…jwb Tika. Mbak baru saja suci, jd aman tidak akan hamil dek….!!! Tambahnya.

    Mbak tikaaaa…..aaahhh….angeeet mbaaak….desahku saat mulut mb.tika ngemut penisku…., mulutnya naik turun…sambil sesekali lidahnya jilat2 penisku di dalam mulutnya….., aaarrrggghhh….aagjjkaghfagj….ocehku saat ujung penisku di hisap kuat…sllllrrrrrrppppp….ploook..(Suara hisapannya). Tanganku mulai juga meraba vaginanya…aku kocok sebentar…dan cairannya sudah keluar membasahi vagina mb.tika…!!!

    Tampaknya mb.tika sudah tidak tahan…, dia lgsg naik…megang penisku..nempelkan di mulut vaginanya…di tekaaan….daan ehhhhmmm……bleeeessss…..sleeeppp…vaginanya menelan batang penisku..!!! Akupun merem melek…sambil megang pinggul mb.tika.., tangan mb.tika tampak meremas remas dan mlintir putingnya sendiri sambil naik turunkan pantatnya genjot penisku…!!
    Aahhh..aahh…uuuhhhh….uuuhhh….suaraku dan suara mb.tika nambah gairah suasana bercinta…suara gesekan kelamin juga terdengar…preeett….ploookk…plooookk…, ehhhmm….!!!! Goyangan mb.tika smkn cepat…pantatnya maju mundur…dan tubuhnya rebah di atasku…, akupun menciumi dan mengigit putingnya…, smkn kuat tika nekan payudara di mulutku…, sekitar 7 menit aku smkn tidak tahan…smkn terasa geli dan menegang penisku….sperti mau kencing…, mbaak….enaak mbaaak…lbh kenceng mbaak…aku mau pipis kayaknya….., desahku. Iya sayaaang…pipiskan saja….mbak tika makin semangat…dan makin liar muter muterkan pantatnya…dan aaaaahhhhh…..aaahhhhhh…..aku melukk kuat tubuh mbak tikaa…….payudaranya aku hisaaap kuat nahan geli nikmat tiada taraaa……….ccccrrrut…cruuuuttt….cruuuttt. ……, akupun merasa penisku berkedut nyemburkan air kental nikmat di dalam vagina mb.tika….angeeett dekk….pipismu terasa nikmat di dalam vagina mbak tika…, mb.tika nyium bibirku sambil sejenak bergenti goyang..nikmati angetnya spermaku. Panttanya di angkat…penisku lepas…tampak cairan puting kekuningan netes dr vaginanya..jatuh d atas perutku…., angeeet…..!! Itu namanya sperma sayang…., pipis ardi kalo udah dewasa saat bersetubuh dg perempuan ujar mb.tika.

    Sejenak kemudian mb.tika masukin penisku lg….dan mulai menggoyangkan tubuhnya…, ak masih lemes utk melawan..penisku juga sudah agak mengecil…mbak tika sibuk terus menancapkan…, muter pantat…maju mundurkan panttnya…dan aku remas payudaranya…., kurang dari 4 menit…mbak tika makin bergerak tidak karuan lagi…badannya kelojotan…kakinya gerak2 jepit perutku…, ardiii…mbak juga mau pipis….mbak mau keluar sayaaang…., pantatnya kenceng banget naik turun menghujam penisku…penisku seperti terhisap dan di jepit kuat vaginanya…, aaahhhh….uuuuhhhhhhhh…….mbak pipis ardiiiii………..ssrrrr…ssssrrrr………caira n hangat membanjiri penisku….saat itu tubuh kakakku ambruk di atas tubuhku…vaginanya terasa berkedut kedut…, 2 menit tika diam menindih tubuhku, nafasnya tersengal sengal…!!! Uhhh…mbak bener2 puas ardi…mbak lemes….mbak sama ardi baru kali ini bener bener puas dan ganas bercintanya…..mmmmuuaach…mmmuach…ciuaman mbak tika di bibir dan payudaraku.

    Mbak tikapun lepaskan vaginanya…cairan sperma, cairan vagina tercecer dperut dan selangkangan kami….netes di kasur…banyak banget cairan kenikmatan yang kami hasilkan mlm ini.

    Rebahan sambil berpelukan…dan membersihkan smua cairan yang menempel d tubuh kami.
    Hanya pakaian dalam yang kami kenakan, dan istrht tertdr sampai bangun pada saat subuh. 1,5 jam permainan sex sedarah yang benar benar kami lakukan dengan sepenuh hati saat usiaku dewasa (akil baligh).
    Setelah aku mampu menghamili, kegiatan sex kami lakukan dg hati hati.., kalo aku pingin saat mb.tika subur..kami hanya melakukan oral sex…spermaku selalu di telan habis kakakku.

    Saat kondisi mb.tika aman dr masa subur…kami bercinta dengan semangat 45 dan sll keluar sperma d dalam vagina mb.tika.

    Hal gila yang kami lakukan saat bercinta di alam, di sebuah pantai di Trenggalek Jawa Timur…, saat liburan dengan keluarga. Nafsu seksual kakakku meningkat karena menjelang menstruasi. Kakakku selalu ngajak ML 2-3 hari sebelum jadwal menstruasinya. Karena bernafsu..kami pamit jalan2 keluar sendiri pada malam hari jam 7 malam.
    Kami langsung cari tempat aman, di antara perahu yg di tambatkan nelayan, dengan cepat kami berciuman, meraba dan mencium payudara, meremas dan mengocok vagina penis…kurang dari 2 menit, kakakku nungging berpegangan badan perahu, CD nya di pelorotkan..roknya di singkap ke atas. Peniskupun hanya keluar lewat resleting…, langsung aku tancapkan penisku di vagina kakakku…gerakakkan liar pantat mb.tika smkin membuat aku bernafsu. Nikmat, ndredeg, was was kalo ada yang lihat bercampur jadi satu…, tidak sampai 5 menit..aku pun tidak tahan…mbaaak…aku ga tahaaaan…mau muncraaat……cruuuttt…cruuut…crruut…sekita r 5x semburan aku rasakan muncrat d dalam vagina kakakku.

    Maaf ya mbak…aku ga tahan…ucapku.., udah gpp…ardie istirahat dulu.., 2 menit kemudian mb.tika ngeluarkan penisku lg…lgsg di remas…di kocok dan di emut di dalam mulutnya. Aku berdiri bersandarkan badan perahu…mbak tika duduk jongkok di depanku sambil maju mundurkan mulutnya mengOral penisku…, kurang dari 4 menit…Penisku berdiri lagi…, aaahh…dah siaap lagi dek Penismu…kamu rebahan di dalam perahu ya…!!! Aku pun nuruti keinginan mbak tika.
    Mbak tikapun naik ke atas perahu…langsung tancap gas masukkan penisku k dalam vaginanya…, mbak tika liar menggoyang tubuhnya…tanganku nyusup di balik bajunya..ngremas payudaranya.
    Dalam gelap..kami bercinta…teriakan erotis kakaku juga kenceng…goyangannya kuat sekali…, perahunya pun sampai bergerak gerak…!!! Suara ombak mengimbangi suara teriakan nikmat bercinta kami….!

    Mb.tika liar naik turun, maju mundur, puter2 pantat …ga tahan..mbak tika rebahan…payudaranya di keluarkan…akupun dg lahap menikmati susu puting dan daging payudaranya…, tanpa berlama2 krn rangsangan payudara…, sekitar 6 menit..akhirnya mb.tika pun keluar….mbak keluar ardiiiii….mb.tika pipis syaaaang….!!! Aku merasakan tubuh mb.tika kejang nikmat saat aku memeluknya..vaginanya berkedut, cairannya merembes..penisku terasa di hisap dan di pijat dinding vagina mb.tika….!!! Makasih ya sayaaang…kamu udah muasin nafsu mb.tika…!!!….ciuaman bibir payudara sll jd penutup setiap orgsme.

    Kamu masih mau di keluarkan pipisnya?…tanya mb.tika.
    Masih mbak….terlanjur tegang…!!! Jwbku…, kemudian..ak di minta bangun dan duduk di pasir pantai…, di kegelapan mbak tika tidur tengkurap di sebelahku…mbentu posisi T, mbak tikapun ngOral sex lagi penisku…, sesekali di kocok pakai tangan…!!!
    Kurang lebih 10 menit….spermaku muncrat lagi d dalam mulut mb.tika…dan di telan habis smua spermaku…!!!

    Kamipun istrhat…aku rebahan..mbak tika rebahan bantalan pahaku sambil megang penisku..sesekali di cium ujung Penisnya. Setelah nafas kami teratur..dan penisku jatuh lunglai mengecil..kamipun berbenah, mbetulkan pakaian dan kembali ke dalam villa keluarga yang kami sewa sekeluarga. Senyum puas, manja dan genit mb.tika terpancar jelas d wajahnya..!!!!
    Petualangan sexual kami berakhir saat mb.tika kelas 2 smu, saat itu mb.tika dapat kesempatan pertukaran siswa di jepang selama 1 tahun. Sepulangnya dari jepang..mbak tika sudah tidak mau lagi bersetubuh…, mb.tika berubah penampilannya menjadi berjilbab..!!! Dan menahan sekuat tenaga untuk tidak melakukan sex sampai menikah. Akupun menuruti smua keinginan mb.tika. Sekarang mb.tika sudah menikah dan punya 2 anak, demikian juga saya..sudah menikah dan punya anak 1.
    Mb.tika memberiku pengalaman sexual luar bias, hal itu mbuat aku selalu tidak mampu menahan nafsu sexualku.

    Akupun selalu mencari target cewek berjilbab (maaf bukan sara) utk aku jadikan pacar dan untuk memuaskan nafsu sexualku.

  • PARTY SEKS

    PARTY SEKS


    2221 views

  • Cerita Seks Selingkuh Untuk Mencari Kepuasan

    Cerita Seks Selingkuh Untuk Mencari Kepuasan


    1971 views

    Cerita Seks – Karena jabatan suamiku sudah tidak mungkin lagi naik di perusahaannya, untuk menambah penghasilan kami, aku meminta ijin kepada Mas Hadi untuk bekerja, mengingat pendidikanku sebagai seorang Accounting sama sekali tidak kumanfatkan semenjak aku menikah.

    Pada dasarnya suamiku itu selalu menuruti keinginanku, maka tanpa banyak bicara dia mengijinkan aku bekerja, walaupun aku sendiri belum tahu bekerja di mana, dan perusahaan mana yang akan menerimaku sebagai seorang Accounting, karena aku sudah berkeluarga.

    “Bukankah kamu punya teman yang anak seorang Direktur di sini?” kata suamiku di suatu malam setelah kami melakukan hubungan badan.
    “Iya… si Yanthi, teman kuliah Ridha..!” kataku.
    “Coba deh, kamu hubungi dia besok. Kali saja dia mau menolong kamu..!” katanya lagi.
    “Tapi, benar nih.. Mas.. kamu ijinkan saya bekerja..?”
    Mas Hadi mengangguk mesra sambil menatapku kembali.

    Sambil tersenyum, perlahan dia dekatkan wajahnya ke wajahku dan mendaratkan bibirnya ke bibirku.
    “Terimakasih.. Mas.., mmhh..!” kusambut ciuman mesranya.
    Dan beberapa lama kemudian kami pun mulai terangsang lagi, dan melanjutkan persetubuhan suami istri untuk babak yang ketiga. Kenikmatan demi kenikmatan kami raih. Hingga kami lelah dan tanpa sadar kami pun terlelap menuju alam mimpi kami masing-masing.

    Perlu kuceritakan di sini bahwa Rendy, anak kami tidak bersama kami. Dia kutitipkan ke nenek dan kakeknya yang berada di lain daerah, walaupun masih satu kota. Kedua orangtuaku sangat menyayangi cucunya ini, karena anakku adalah satu-satunya cucu laki-laki mereka.

    Siang itu ketika aku terbangun dari mimpiku, aku tidak mendapatkan suamiku tidur di sisiku. Aku menengok jam dinding. Rupanya suamiku sudah berangkat kerja karena jam dinding itu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Aku teringat akan percakapan kami semalam. Maka sambil mengenakan pakaian tidurku (tanpa BH dan celana dalam), aku beranjak dari tempat tidur berjalan menuju ruang tamu rumahku, mengangkat telpon yang ada di meja dan memutar nomor telpon Yanti, temanku itu.

    “Hallo… ini Yanti..!” kataku membuka pembicaraan saat kudengar telpon yang kuhubungi terangkat.
    “Iya.., siapa nih..?” tanya Yanti.
    “Ini.. aku Ridha..!”
    “Oh Ridha.., ada apa..?” tanyanya lagi.
    “Boleh nggak sekarang aku ke rumahmu, aku kangen sama kamu nih..!” kataku.
    “Silakan.., kebetulan aku libur hari ini..!” jawab Yanti.
    “Oke deh.., nanti sebelum makan siang aku ke rumahmu. Masak yang enak ya, biar aku bisa makan di sana..!” kataku sambil sedikit tertawa.
    “Sialan luh. Oke deh.., cepetan ke sini.., ditunggu loh..!”
    “Oke.., sampai ketemu yaa.. daah..!” kataku sambil menutup gagang telpon itu.

    Setelah menelepon Yanti, aku berjalan menuju kamar mandi. Di kamar mandi itu aku melepas pakaianku semuanya dan langsung membersihkan tubuhku. Namun sebelumnya aku bermasturbasi sejenak dengan memasukkan jariku ke dalam vaginaku sendiri sambil pikiranku menerawang mengingat kejadian-kejadian yang semalam baru kualami. Membayangkan penis suamiku walau tidak begitu besar namun mampu memberikan kepuasan padaku. Dan ini merupakan kebiasaanku.

    Walaupun aku telah bersuami, namun aku selalu menutup kenikmatan bersetubuh dengan Mas Hadi dengan bermasturbasi, karena kadang-kadang bermasturbasi lebih nikmat.

    Singkat cerita, siang itu aku sudah berada di depan rumah Yanti yang besar itu. Dan Yanti menyambutku saat aku mengetuk pintunya.
    “Apa khabar Rida..?” begitu katanya sambil mencium pipiku.
    “Seperti yang kamu lihat sekarang ini..!” jawabku.
    Setelah berbasa-basi, Yanti membimbingku masuk ke ruangan tengah dan mempersilakan aku untuk duduk.

    “Sebentar ya.., kamu santailah dahulu, aku ambil minuman di belakang…” lalu Yanti meninggalkanku.
    Aku segera duduk di sofanya yang empuk. Aku memperhatikan ke sekeliling ruangan ini. Bagus sekali rumahnya, beda dengan rumahku. Di setiap sudut ruang terdapat hiasan-hiasan yang indah, dan pasti mahal-mahal. Foto-foto Yanti dan suaminya terpampang di dinding-dinding. Sandi yang dahulu katanya sempat menaksir aku, yang kini adalah suami Yanti, terlihat semakin ganteng saja. Dalam pikirku berkata, menyesal juga aku acuh tak acuh terhadapnya dahulu. Coba kalau aku terima cintanya, mungkin aku yang akan menjadi istrinya.

    Sambil terus memandangi foto Sandi, suaminya, terlintas pula dalam ingatanku betapa pada saat kuliah dulu lelaki keturunan Manado ini mencoba menarik perhatianku (aku, Yanti dan Sandi memang satu kampus). Sandi memang orang kaya. Dia adalah anak pejabat pemerintahan di Jakarta. Pada awalnya aku pun tertarik, namun karena aku tidak suka dengan sifatnya yang sedikit sombong, maka segala perhatiannya padaku tidak kutanggapi. Aku takut jika tidak cocok dengannya, karena aku orangnya sangat sederhana.

    Lamunannku dikagetkan oleh munculnya Yanti. Sambil membawa minuman, Yanti berjalan ke arah aku duduk, menaruh dua gelas sirup dan mempersilakanku untuk minum.
    “Ayo Rid, diminum dulu..!” katanya.
    Aku mengambil sirup itu dan meminumnya. Beberapa teguk aku minum sampai rasa dahaga yang sejak tadi terasa hilang, aku kembali menaruh gelas itu.

    “Oh iya, Mas Sandi ke mana?” tanyaku.
    “Biasa… Bisnis dia,” kata Yanti sambil menaruh gelasnya. “Sebentar lagi juga pulang. Sudah kutelpon koq dia, katanya dia juga kangen sama kamu..!” ujarnya lagi.

    Yanti memang sampai sekarang belum mengetahui kalau suaminya dahulu pernah naksir aku. Tapi mungkin juga Sandi sudah memberitahukannya.

    “Kamu menginap yah.. di sini..!” kata Yanti.
    “Akh… enggak ah, tidak enak khan..!” kataku.
    “Loh… nggak enak gimana, kita kan sahabat. Sandi pun kenal kamu. Lagian aku sudah mempersiapkan kamar untukmu, dan aku pun sedang ambil cuti koq, jadi temani aku ya.., oke..!” katanya.
    “Kasihan Mas Hadi nanti sendirian..!” kataku.
    “Aah… Mas Hadi khan selalu menurut keinginanmu, bilang saja kamu mau menginap sehari di sini menemani aku. Apa harus aku yang bicara padanya..?”
    “Oke deh kalau begitu.., aku pinjam telponmu ya..!” kataku.
    “Tuh di sana…!” kata Yanti sambil menujuk ke arah telepon.

    Aku segera memutar nomor telpon kantor suamiku. Dengan sedikit berbohong, aku minta ijin untuk menginap di rumah Yanti. Dan menganjurkan Mas Hadi untuk tidur di rumah orangtuaku. Seperti biasa Mas Hadi mengijinkan keinginanku. Dan setelah basa-basi dengan suamiku, segera kututup gagang telpon itu.

    “Beres..!” kataku sambil kembali duduk di sofa ruang tamu.
    “Nah.., gitu dong..! Ayo kutunjukkan kamarmu..!” katanya sambil membimbingku.
    Di belakang Yanti aku mengikuti langkahnya. Dari belakang itu juga aku memperhatikan tubuh montoknya. Yanti tidak berubah sejak dahulu. Pantatnya yang terbungkus celana jeans pendek yang ketat melenggak-lenggok. Pinggulnya yang ramping sungguh indah, membuatku iseng mencubit pantat itu.

    “Kamu masih montok saja, Yan..!” kataku sambil mencubit pantatnya.
    “Aw.., akh.. kamu. Kamu juga masih seksi saja. Bisa-bisa Mas Sandi nanti naksir kamu..!” katanya sambil mencubit buah dadaku.
    Kami tertawa cekikikan sampai kamar yang dipersiapkan untukku sudah di depan mataku.
    “Nah ini kamarmu nanti..!” kata Yanti sambil membuka pintu kamar itu.

    Besar sekali kamar itu. Indah dengan hiasan interior yang berseni tinggi. Ranjangnya yang besar dengan seprei yang terbuat dari kain beludru warna biru, menghiasi ruangan ini. Lemari pakaian berukiran ala Bali juga menghiasi kamar, sehingga aku yakin setiap tamu yang menginap di sini akan merasa betah.

    Akhirnya di kamar itu sambil merebahkan diri, kami mengobrol apa saja. Dari pengalaman-pengalaman dahulu hingga kejadian kami masing-masing. Kami saling bercerita tentang keluhan-keluhan kami selama ini. Aku pun bercerita panjang mulai dari perkimpoianku sampai sedetil-detilnya, bahkan aku bercerita tentang hubungan bercinta antara aku dan suamiku. Kadang kami tertawa, kadang kami serius saling mendengarkan dan bercerita. Hingga pembicaraan serius mulai kucurahkan pada sahabatku ini, bahwa aku ingin bekerja di perusahan bapaknya yang direktur.

    “Gampang itu..!” kata Yanti. “Aku tinggal menghubungi Papa nanti di Jakarta. Kamu pasti langsung diberi pekerjaan. Papaku kan tahu kalau kamu adalah satu-satunya sahabatku di dunia ini..” lanjutnya sambil tertawa lepas.
    Tentu saja aku senang dengan apa yang dibicarakan oleh Yanti, dan kami pun meneruskan obrolan kami selain obrolan yang serius barusan.

    Tanpa terasa, di luar sudah gelap. Aku pun minta ijin ke Yanti untuk mandi. Tapi Yanti malah mengajakku mandi bersama. Dan aku tidak menolaknya. Karena aku berpikir toh sama-sama wanita.Sungguh di luar dugaan, di kamar mandi ketika kami sama-sama telanjang bulat, Yanti memberikan sesuatu hal yang sama sekali tidak terpikirkan.

    Sebelum air yang hangat itu membanjiri tubuh kami, Yanti memelukku sambil tidak henti-hentinya memuji keindahan tubuhku. Semula aku risih, namun rasa risih itu hilang oleh perasaan yang lain yang telah menjalar di sekujur tubuh. Sentuhan-sentuhan tangannya ke sekujur tubuhku membuatku nikmat dan tidak kuasa aku menolaknya. Apalagi ketika Yanti menyentuh bagian tubuhku yang sensitif.

    Kelembutan tubuh Yanti yang memelukku membuatku merinding begitu rupa. Buah dadaku dan buah dadanya saling beradu. Sementara bulu-bulu lebat yang berada di bawah perut Yanti terasa halus menyentuh daerah bawah perutku yang juga ditumbuhi bulu-bulu. Namun bulu-bulu kemaluanku tidak selebat miliknya, sehingga terasa sekali kelembutan itu ketika Yanti menggoyangkan pinggulnya.

    Karena suasana yang demikian, aku pun menikmati segala apa yang dia lakukan. Kami benar-benar melupakan bahwa kami sama-sama perempuan. Perasaan itu hilang akibat kenikmatan yang terus mengaliri tubuh. Dan pada akhirnya kami saling berpandangan, saling tersenyum, dan mulut kami pun saling berciuman.

    Kedua tanganku yang semuala tidak bergerak kini mulai melingkar di tubuhnya. Tanganku menelusuri punggungnya yang halus dari atas sampai ke bawah dan terhenti di bagian buah pantatnya. Buah pantat yang kencang itu secara refleks kuremas-remas. Tangan Yanti pun demikian, dengan lembut dia pun meremas-remas pantatku, membuatku semakin naik dan terbawa arus suasana. Semakin aku mencium bibirnya dengan bernafsu, dibalasnya ciumanku itu dengan bernafsu pula.

    Hingga suatu saat ketika Yanti melepas ciuman bibirnya, lalu mulai menciumi leherku dan semakin turun ke bawah, bibirnya kini menemukan buah dadaku yang mengeras. Tanpa berkata-kata sambil sejenak melirik padaku, Yanti menciumi dua bukit payudaraku secar bergantian. Napasku mulai memburu hingga akhirnya aku menjerit kecil ketika bibir itu menghisap puting susuku. Dan sungguh aku menikmati semuanya, karena baru pertama kali ini aku diciumi oleh seorang wanita.

    “Akh.., Yaantiii.., oh..!” jerit kecilku sedikit menggema.
    “Kenapa Rid.., enak ya..!” katanya di sela-sela menghisap putingku.
    “Iya.., oh.., enaaks… teruus..!” kataku sambil menekan kepalanya.
    Diberi semangat begitu, Yanti semakin gencar menghisap-hisap putingku, namun tetap lembut dan mesra. Tangan kirinya menahan tubuhku di punggung.

    Sementara tangan kanannya turun ke bawah menuju kemaluanku. Aku teringat akan suamiku yang sering melakukan hal serupa, namun perbedaannya terasa sekali, Yanti sangat lembut memanjakan tubuhku ini, mungkin karena dia juga wanita.

    Setelah tangan itu berada di kemaluanku, dengan lembut sekali dia membelainya. Jarinya sesekali menggesek kelentitku yang masih tersembunyi, maka aku segera membuka pahaku sedikit agar kelentitku yang terasa mengeras itu leluasa keluar.

    Ketika jari itu menyentuh kelentitku yang mengeras, semakin asyik Yanti memainkan kelentitku itu, sehingga aku semakin tidak dapat mengendalikan tubuhku. Aku menggelinjang hebat ketika rasa geli campur nikmat menjamah tubuhku. Pori-poriku sudah mengeluarkan keringat dingin, di dalam liang vaginaku sudah terasa ada cairan hangat yang mengalir perlahan, pertanda rangsangan yang sungguh membuatku menjadi nikmat.

    Ketika tanganku menekan bagian atas kepalanya, bibir Yanti yang menghisap kedua putingku secara bergantian segera berhenti. Ada keinginan pada diriku dan Yanti mengerti akan keinginanku itu. Namun sebelumnya, kembali dia pada posisi wajahnya di depan wajahku. Tersungging senyuman yang manis.

    “Ingin yang lebih ya..?” kata Santi.
    Sambil tersenyum aku mengangguk pelan. Tubuhku diangkatnya dan aku duduk di ujung bak mandi yang terbuat dari porselen. Setelah aku memposisikan sedemikian rupa, tangan Yanti dengan cekatan membuka kedua pahaku lebar-lebar, maka vaginaku kini terkuak bebas. Dengan posisi berlutut, Yanti mendekatkan wajahnya ke selangkanganku. Aku menunggu perlakuannya dengan jantung yang berdebar kencang.

    Napasku turun naik, dadaku terasa panas, begitu pula vaginaku yang terlihat pada cermin yang terletak di depanku sudah mengkilat akibat basah, terasa hangat. Namun rasa hangat itu disejukkan oleh angin yang keluar dari kedua lubang hidung Yanti. Tangan Yanti kembali membelai vaginaku, menguakkan belahannya untuk menyentuh kelentitku yang semakin menegang.

    Agak lama Yanti membelai-belai kemaluanku itu yang sekaligus mempermainkan kelentitku. Sementara mulutnya menciumi pusar dan sekitarnya. Tentu saja aku menjadi kegelian dan sedikit tertawa. Namun Yanti terus saja melakukan itu.
    Hingga pada suatu saat, “Eiist… aakh… aawh… Yanthhii… akh… mmhh… ssh..!” begitu suara yang keluar dari mulutku tanpa disadari, ketika mulutnya semakin turun dan mencium vaginaku.
    Kedua tangan Yanti memegangi pinggul dan pantatku menahan gerakanku yang menggelinjang nikmat.

    Kini ujung lidahnya yang menyentuh kelentitku. Betapa pintar dia mempermainkan ujung lidah itu pada daging kecilku, sampai aku kembali tidak sadar berteriak ketika cairan di dalam vaginaku mengalir keluar.
    “Oohh… Yantii… ennaakss… sekaalii..!” begitu teriakku.

    Aku mulai menggoyangkan pinggulku, memancing nikmat yang lebih. Yanti masih pada posisinya, hanya sekarang yang dijilati bukan hanya kelentitku tapi lubang vaginaku yang panas itu. Tubuhku bergetar begitu hebat. Gerakan tubuhku mulai tidak karuan. Hingga beberapa menit kemudian, ketika terasa orgasmeku mulai memuncak, tanganku memegang bagian belakang kepalanya dan mendorongnya. Karuan saja wajah Yanti semakin terpendam di selangkanganku.

    “Hissapp… Yantiii..! Ooh.., aku.. akuu.. mau.. keluaar..!” jeritku.
    Yanti berhenti menjilat kelentitku, kini dia mencium dan menghisap kuat lubang kemaluanku.
    Maka.., “Yaantii.., aku.. keluaar..! Oh.., aku.. keluar.. nikmaathhs.. ssh..!” bersamaan dengan teriakku itu, maka aku pun mencapai orgasme.
    Tubuhku seakan melayang entah kemana. Wajahku menengadah dengan mata terpejam merasakan berjuta-juta nikmat yang sekian detik menjamah tubuh, hingga akhirnya aku melemas dan kembali pada posisi duduk. Maka Yanti pun melepas hisapannya pada vaginaku.

    Dia berdiri, mendekatkan wajahnya ke hadapan wajahku, dan kembali dia mencium bibirku yang terbuka. Napasku yang tersengal-sengal disumbat oleh mulut Yanti yang menciumku. Kubalas ciuman mesranya itu setelah tubuhku mulai tenang.

    “Terimakasih Yanti.., enak sekali barusan..!” kataku sambil tersenyum.
    Yanti pun membalas senyumanku. Dia membantuku turun dari atas bak mandi itu.
    “Kamu mau nggak dikeluarin..?” kataku lagi.
    “Nanti sajalah.., lagian udah gatel nih badanku. Sekarang mending kita mandi..!” jawabnya sambil menyalakan shower.

    Akhirnya kusetujui usul itu, sebab badanku masih lemas akibat nikmat tadi. Dan rupanya Yanti tahu kalau aku kurang bertenaga, maka aku pun dimandikannya, disabuni, diperlakukan layaknya seorang anak kecil. Aku hanya tertawa kecil. Iseng-iseng kami pun saling menyentuh bagian tubuh kami masing-masing. Begitupula sebaliknya, ketika giliran Yanti yang mandi, aku lah yang menyabuni tubuhnya.

    Setelah selesai mandi, kami pun keluar dari kamar mandi itu secara bersamaan. Sambil berpelukan, pundak kami hanya memakai handuk yang menutup tubuh kami dari dada sampai pangkal paha, dan sama sekali tidak mengenakan dalaman. Aku berjalan menuju kamarku sedang Yanti menuju kamarnya sendiri. Di dalam kamar aku tidak langsung mengenakan baju. Aku masih membayangkan kejadian barusan. Seolah-olah rasa nikmat tadi masih mengikutiku.

    Di depan cermin, kubuka kain handuk yang menutupi tubuhku. Handuk itu jatuh terjuntai ke lantai, dan aku mulai memperhatikan tubuh telanjangku sendiri. Ada kebanggaan dalam hatiku. Setelah tadi melihat tubuh telanjang Yanti yang indah, ternyata tubuhku lebih indah. Yanti memang seksi, hanya dia terlalu ramping sehingga sepintas tubuhnya itu terlihat kurus. Sedangkan tubuhku agak montok namun tidak terkesan gemuk.

    Entah keturunan atau tidak, memang demikianlah keadaan tubuhku. Kedua payudaraku berukuran 34B dengan puting yang mencuat ke atas, padahal aku pernah menyusui anakku. Sedangkan payudara Yanti berukuran 32 tapi juga dengan puting yang mencuat ke atas juga.

    Kuputar tubuhku setengah putaran. Kuperhatikan belahan pantatku. Bukit pantatku masih kencang, namun sudah agak turun, karena aku pernah melahirkan. Berbeda dengan pantat milik Yanti yang masih seperti pantat gadis perawan, seperti pantat bebek.

    Kalau kuperhatikan dari pinggir tubuhku, nampak perutku yang ramping. Vaginaku nampak menonjol keluar. Bulu-bulu kemaluanku tidak lebat, walaupun pernah kucukur pada saat aku melahirkan. Padahal kedua tangan dan kedua kakiku tumbuh bulu-bulu tipis, tapi pertumbuhan bulu kemaluanku rupanya sudah maksimal. Lain halnya dengan Yanti, walaupun perutnya lebih ramping dibanding aku, namun kemaluannya tidak menonjol alias rata. Dan daerah itu ditumbuhi bulu-bulu yang lebat namun tertata rapi.

    Setelah puas memperhatikan tubuhku sendiri (sambil membandingkan dengan tubuh Yanti), aku pun membuka tasku dan mengambil celana dalam dan Bra-ku. Kemudian kukenakan kedua pakaian rahasiaku itu setelah sekujur tubuhku kulumuri bedak. Namun aku agak sedikit kaget dengan teriakan Yanti dari kamarnya yang tidak begitu jauh dari kamar ini.

    “Rida..! Ini baju tidurmu..!” begitu teriaknya.
    Maka aku pun mengambil handuk yang berada di lantai. Sambil berjalan kukenakan handuk itu menutupi tubuhku seperti tadi, lalu keluar menuju kamarnya yang hanya beberapa langkah. Pintu kamarnya ternyata tidak dikunci. Karena mungkin Yanti tahu kedatanganku, maka dia mempersilakan aku masuk.

    “Masuk sini Rid..!” kataya dari dalam kamar.
    Kudorong daun pintu kamarnya. Aku melihat di dalam kamar itu tubuh Yanti yang telanjang merebah di atas kasur. Tersungging senyuman di bibirnya. Karena aku sudah melangkah masuk, maka kuhampiri tubuh telanjang itu.

    “Kamu belum pake baju, Yan..?” kataku sambil duduk di tepi ranjang.
    “Akh.., gampang… tinggal pake itu, tuh..!” kata Yanti sambil tangannya menunjuk tumpukan gaun tidur yang berada di ujung ranjang.
    Lalu dia berkata lagi, “Kamu sudah pake daleman, ya..?”
    Aku mengangguk, “Iya..!”
    Kuperhatikan dadanya turun naik. Napasnya terdengar memburu. Apakah dia sedang bernafsu sekarang.., entahlah.


    Lalu tangan Yanti mencoba meraihku. Sejenak dia membelai tubuhku yang terbungkus handuk itu sambil berkata, “Kamu mengairahkan sekali memakai ini..!”
    “Akh.., masa sih..!” kataku sambil tersenyum dan sedikit menggeser tubuhku lebih mendekat ke tubuh Yanti.

    “Benar.., kalo nggak percaya.., emm.. kalo nggak percaya..!” kata Yanti sedikit menahan kata-katanya.
    “Kalo nggak percaya apa..?” tanyaku.
    “Kalo nggak percaya..!” sejenak matanya melirik ke arah belakangku.
    “Kalo nggak percaya tanya saja sama orang di belakangmu… hi.. hi..!” katanya lagi.

    Segera aku memalingkan wajahku ke arah belakangku. Dan.., (hampir saja aku teriak kalau mulutku tidak buru-buru kututup oleh tanganku), dengan jelas sekali di belakangku berdiri tubuh lelaki dengan hanya mengenakan celana dalam berwarna putih yang tidak lain adalah Mas Sandi suami Yanti itu. Dengan refleks karena kaget aku langsung berdiri dan bermaksud lari dari ruangan ini. Namun tangan Yanti lebih cepat menangkap tanganku lalu menarikku sehingga aku pun terjatuh dengan posisi duduk lagi di ranjang yang empuk itu.

    “Mau kemana.. Rida.., udah di sini temani aku..!” kata Yanti setengah berbisik.
    Aku tidak sempat berkata-kata ketika Mas Sandi mulai bergerak berjalan menuju aku. Dadaku mulai berdebar-debar. Ada perasaan malu di dalam hatiku.
    “Halo.., Rida. Lama tidak bertemu ya…” suara Mas Sandi menggema di ruangan itu.
    Tangannya mendarat di pundakku, dan lama bertengger di situ.

    Aku yang gelagapan tentu saja semakin gelagapan. Namun ketika tangan Yanti dilepaskan dari cengkramannya, pada saat itu tidak ada keinginanku untuk menghindar. Tubuhku terasa kaku, sama sekali aku tidak dapat bergerak. Lidahku pun terasa kelu, namun beberapa saat aku memaksa bibirku berkata-kata.
    “Apa-apaan ini..?” tanyaku parau sambil melihat ke arah Yanti.
    Sementara tangan yang tadi bertengger di bahuku mulai bergerak membelai-belai. Serr.., tubuhku mulai merinding. Terasa bulu-bulu halus di tangan dan kaki berdiri tegak.

    Rupanya Sentuhan tangan Mas Sandi mampu membangkitkan birahiku kembali. Apalagi ketika terasa di bahuku yang sebelah kiri juga didarati oleh tangan Mas Sandi yang satunya lagi. Perasaan malu yang tadi segera sirna. Tubuhku semakin merinding. Mataku tanpa sadar terpejam menikmati dalam-dalam sentuhan tangan Mas Sandi di bahuku itu.

    Pijatan-pijatan kecil di bahuku terasa nyaman dan enak sekali. Aku begitu menikmati apa yang terasa. Hingga beberapa saat kemudian tubuhku melemas. Kepalaku mulai tertahan oleh perut Mas Sandi yang masih berada di belakangku. Sejenak aku membuka mataku, nampak Yanti membelai vaginanya sendiri dengan tangan kanannya, sementara tangan kirinya meremas pelan kedua payudaranya secara bergantian. Tersungging senyuman di bibirnya.

    “Nikmati Rida..! Nikmati apa yang kamu sekarang rasakan..!” suara Yanti masih sedikit membisik.
    Aku masih terbuai oleh sentuhan kedua tangan Mas Sandi yang mulai mendarat di daerah atas payudarara yang tidak tertutup. Mataku masih terpejam.
    “Ini.. kan yang kamu inginkan. Kupinjamkan suamiku..!” kata Yanti lagi.
    Mataku terbuka dan kembali memperhatikan Yanti yang masih dengan posisinya.
    “Ayo Mas..! Nikmati Rida yang pernah kamu taksir dulu..!” kata Yanti lagi.
    “Tentu saja Sayang.., asal.. kamu ijinkan..!” kata suara berat Mas Sandi.

    Tubuhnya dibungkukkan. Kemudian wajahnya ditempelkan di bagian atas kepalaku. Terasa bibirnya mencium mesra daerah itu. Kembali aku memejamkan mata. Bulu-buluku semakin keras berdiri. Sentuhan lembut tangan Mas Sandi benar-benar nikmat. Sangat pintar sekali sentuhan itu memancing gairahku untuk bangkit. Apalagi ketika tangan Mas Sandi sebelah kanan berusaha membuka kain handuk yang masih menutupi tubuhku itu.

    “Oh.., Mas.., Maas… jangaan… Mas..!” aku hanya dapat berkata begitu tanpa kuasa menahan tindakan Mas Sandi yang telah berhasil membuka handuk dan membuangnya jauh-jauh.
    Tinggallah tubuh setengah bugilku. Kini gairahku sudah memuncak dan aku mulai lupa dengan keadaanku. Aku sudah terbius suasana.

    Mas Sandi mulai berlutut, namun masih pada posisi di belakangku. Kembali dia membelai seluruh tubuhku. Dari punggungku, lalu ke perut, naik ke atas, leherku pun kena giliran disentuhnya, dan aku mendesah nikmat ketika leherku mulai dicium mesra oleh Mas Sandi. Sementara desahan-desahan kecil terdengar dari mulut Yanti.

    Aku melirik sejenak ke arah Yanti, rupanya dia sedang masturbasi. Lalu aku memejamkan mata lagi, kepalaku kutengadahkan memberikan ruangan pada leherku untuk diciumi Mas Sandi. Persaanku sudah tidak malu-malu lagi, aku sudah kepalang basah. Aku lupa bahwa aku telah bersuami, dan aku benar-benar akan merasakan apa yang akan kurasakan nanti, dengan lelaki yang bukan suamiku.

    “Buka ya.. BH-nya, Rida..!” kata Mas Sandi sambil melepas kancing tali BH-ku dari punggung.
    Beberapa detik BH itu terlepas, maka terasa bebas kedua payudaraku yang sejak tadi tertekan karena mengeras. Suara Yanti semakin keras, rupanya dia mencapai orgasmenya. Kembali aku melirik Yanti yang membenamkan jari manis dan jari telunjuknya ke dalam vaginanya sendiri. Nampak dia mengejang dengan mengangkat pinggulnya.

    “Akh.., nikmaats… ooh… nikmaatts.. sekalii..!” begitu kata-kata yang keluar dari mulutnya.
    Dan tidak lama kemudian dia terkulai lemas di ranjang itu. Sementara Mas Sandi sibuk dengan kegiatannya.

    Kini kedua payudaraku sudah diremasi dengan mesra oleh kedua telapak tangannya dari belakang. Sambil terus bibirnya menjilati inci demi inci kulit leherku seluruhnya. Sedang enak-enaknya aku, tiba-tiba ada yang menarik celana dalamku. Aku membuka mataku, rupanya Yanti berusaha untuk melepas celana dalamku itu. Maka kuangkat pantatku sejenak memudahkan celana dalamku dilepas oleh Yanti. Maka setelah lepas, celana dalam itu juga dibuang jauh-jauh oleh Yanti.

    Aku menggeser posisi dudukku menuju ke bagian tengah ranjang itu. Mas Sandi mengikuti gerakanku masih dari belakang, sekarang dia tidak berlutut, namun duduk tepat di belakang tubuhku. Kedua kakinya diselonjorkan, maka pantatku kini berada di antara selangkangan milik Mas Sandi. Terasa oleh pantatku ada tonjolan keras di selangkangan. Rupanya penis Mas Sandi sudah tegang maksimal.

    Lalu Yanti membuka lebar-lebar pahaku, sehingga kakiku berada di atas paha Mas Sandi. Lalu dengan posisi tidur telungkup, Yanti mendekatkan wajahnya ke selangkanganku, dan apa yang terjadi…
    “Awwh… ooh… eeisth.. aakh..!” aku menjerit nikmat ketika kembali kurasakan lidahnya menyapu-nyapu belahan vaginaku, terasa kelentitku semakin menegang, dan aku tidak dapat mengendalikan diri akibat nikmat, geli, enak, dan lain sebagainya menyatu di tubuhku.

    Kembali kepalaku menengadah sambil mulutku terbuka. Maka Mas Sandi tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia tahu maksudku. Dari belakang, bibirnya langsung melumat bibirku yang terbuka itu dengan nafsunya. Maka kubalas ciuman itu dengan nafsu pula. Dia menyedot, aku menyedot pula. Terjadilah pertukaran air liur Mas Sandi dengan air liurku. Terciuma aroma rokok pada mulutnya, namun aroma itu tidak mengganggu kenikmatan ini.

    Kedua tangan Mas Sandi semakin keras meremas kedua payudaraku, namun menimbulkan nikmat yang teramat, sementara di bawah Yanti semakin mengasyikkan. Dia terus menjilat dan mencium vaginaku yang telah banjir. Banjir oleh cairan pelicin vaginaku dan air liur Yanti.
    “Mmmhh… akh… mmhh..!” bibirku masih dilumati oleh bibir Mas Sandi.

    Tubuhku semakin panas dan mulai memberikan tanda-tanda bahwa aku akan mencapai puncak kenikmatan yang kutuju. Pada akhirnya, ketika remasan pada payudaraku itu semakin keras, dan Yanti menjilat, mencium dan menghisap vaginaku semakin liar, tubuhku menegang kaku, keringat dingin bercucuran dan mereka tahu bahwa aku sedang menikmati orgasmeku. Aku mengangkat pinggulku, otomatis ciuman Yanti terlepas. Semakin orgasmeku terasa ketika jari telujuk dan jari manis Yanti dimasukkan ke liang vaginaku, kemudian dicabutnya setengah, lalu dimasukkan lagi.

    Perlakuan Yanti itu berulang-ulang, yaitu mengeluar-masukkan kedua jarinya ke dalam lubang vaginaku. Tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata betapa nikmat dan enak pada saat itu.
    “Aakh… aawhh… nikmaatss… terus.. Yantii.. oooh… yang cepaat.. akh..!” teriakku.
    Tubuh Mas Sandi menahan tubuhku yang mengejang itu. Jarinya memilin-milin puting susuku. Bibirnya mengulum telingaku sambil membisikkan sesuatu yang membuatku semakin melayang. Bisikan-bisikan yang memujiku itu tidak pernah kudengar dari Mas Hadi, suamiku.

    “Ayo cantik..! Nikmatilah orgasmemu.., jangan kamu tahan, keluarkan semuanya Sayang..! Nikmatilah.., nikmatilah..! Oh.., kamu cantik sekali jika orgasme..!” begitu bisikan yang keluar dari mulut Mas Sandi sambil terus mengulum telingaku.
    “Aakh.. Maass, aduh.. Yanti.., nikmaats… oh… enaaks.. sekali..!” teriakku.
    Akhirnya tubuh kejangku mulai mengendur, diikuti dengan turunnya kenikmatan orgasmeku itu.

    Perlahan sekali tubuhku turun dan akhirnya terkulai lemas di pangkuan Mas Sandi. Lalu tubuh Yanti mendekapku.
    Dia berbisik padaku, “Ini.. belum seberapanya Sayaang.., nanti akan kamu rasakan punya suamiku..!” sambil berkata demikian dia mencium keningku.
    Mas Sandi beranjak dari duduknya dan berjalan entah ke arah mana, karena pada saat itu mataku masih terpenjam seakan enggan terbuka.

    Entah berapa lama aku terlelap. Ketika kusadar, kubuka mataku perlahan dan mencari-cari Yanti dan Mas Sandi sejenak. Mereka tidak ada di kamar ini, dan rupanya mereka membiarkanku tertidur sendiri. Aku menengok jam dinding. Sudah pukul sepuluh malam. Segera aku bangkit dari posisi tidurku, lalu berjalan menuju pintu kamar. Telingaku mendengar alunan suara musik klasik yang berasal dari ruangan tamu. Dan ketika kubuka pintu kamar itu yang kebetulan bersebelahan dengan ruang tamu, mataku menemukan suatu adegan dimana Yanti dan suaminya sedang melakukan persetubuhan.

    Yanti dengan posisi menelentang di sofa sedang ditindih oleh Mas Sandi dari atas. Terlihat tubuh Mas Sandi sedang naik turun. Segera mataku kutujukan pada selangkangan mereka. Jelas terlihat penis Mas Sandi yang berkilat sedang keluar masuk di vagina Yanti. Terdengar pula erangan-erangan yang keluar dari mulut Yanti yang sedang menikmati hujaman penis itu di vaginanya, membuat tubuhku perlahan memanas. Segera saja kuhampiri mereka dan duduk tepat di depan tubuh mereka.

    Di sela-sela kenikmatan, Yanti menatapku dan tersenyum. Rupanya Mas Sandi memperhatikan istrinya dan sejenak dia menghentikan gerakannya dan menengok ke belakang, ke arahku.
    “Akh… Mas.., jangan berhentiii doong..! Oh..!” kata Yanti.
    Dan Mas Sandi kembali berkonsentrasi lagi dengan kegiatannya. Kembali terdengar desahan-desahan nikmat Yanti yang membahana ke seluruh ruangan tamu itu. Aku kembali gelagapan, kembali resah dan tubuhku semakin panas. Dengan refleks tanganku membelai vaginaku sendiri.

    “Oh.. Ridhaa.., nikmat sekaallii.. loh..! Akuu… ooh… mmh..!” kata Yanti kepadaku.
    Aku melihat wajah nikmat Yanti yang begitu cantik. Kepalannya kadang mendongak ke atas, matanya terpejam-pejam. Sesekali dia gigit bibir bawahnya. Kedua tangannya melingkar pada pantat suaminya, dan menarik-narik pantat itu dengan keras sekali. Aku melihat penis Mas Sandi yang besar itu semakin amblas di vagina Yanti. Samakin mengkilat saja penis itu.

    “Oh Mas.., aku hampiir sampaaii..! Teruus… Mas… terus..! Lebih keras lagiih.., oooh… akh..!” kata Yanti.
    Yanti mengangkat tinggi-tinggi pinggulnya, Mas Sandi terus dengan gerakannya menaik-turunkan tubuhnya dalam kondisi push-up.
    “Maass.., akuuu… keluaar..! Aakh… mhh… nikmaats.., mmh..!” kata Yanti lagi dengan tubuh yang mengejang.
    Rupanya Yanti mencapai orgasmenya. Tangannya yang tadi melingkar di pantat suaminya, kini berpindah melingkar di punggung.

    Mas Sandi berhenti bergerak dan membiarkan penis itu menancap dalam di lubang kemaluan Yanti.
    “Owhh… banyak sekali Sayang.. keluarnya. Hangat sekali memekmu..!” kata Mas Sandi sambil menciumi wajah istrinya.

    Dapat kubayangkan perasaan Yanti pada saat itu. Betapa nikmatnya dia. Dan aku pun belingsatan dengan merubah-rubah posisi dudukku di depan mereka. Beberapa saat kemudian, Yanti mulai melemas dari kejangnya dan merubah posisinya. Segera dia turun dari sofa ketika Mas Sandi mencabut penis dari lubang kenikmatan itu. Aku melihat dengan jelas betapa besar dan panjang penis Mas Sandi. Dan ini baru pertama kali aku melihatnya, karena waktu tadi di dalam kamar, Mas Sandi masih menutupi penisnya dengan celana dalam.

    Dengan segera Yanti menungging. Lalu segera pula Mas Sandi berlutut di depan pantat itu.
    “Giliranmu… Mas..! Ayoo..!” kata Yanti.
    Tangan Mas Sandi menggenggam penis itu dan mengarahkan langsung ke lubang vagina Yanti. Segera dia menekan pantatnya dan melesaklah penis itu ke dalam vagina istrinya, diikuti dengan lenguhan Yanti yang sedikit tertahan.
    “Owwh… Maas… aakh..!”
    “Aduuh… Yantii.., jepit Sayangh..!” kata Mas Sandi.

    Lalu kaki Yanti dirapatkan sedemikian rupa. Dan segera pantat Mas Sandi mulai mundur dan maju.Ufh.., pemandangan yang begitu indah yang kulihat sekarang. Baru kali ini aku menyaksikan sepasang manusia bersetubuh tepat di depanku secara langsung. Semakin mereka mempercepat tempo gerakannya, semakin aku terangsang begitu rupa. Tanganku yang tadi hanya membelai-belai vaginaku, kini mulai menyentuh kelentitku.

    Kenikmatan mulai mengaliri tubuhku dan semakin aku tidak tahan, sehingga aku memasukkan jariku ke dalam vaginaku sendiri. Aku sendiri sangat menikmati masturbasiku tanpa lepas pandanganku pada mereka. Belum lagi telingaku jelas mendengar desahan dan rintihan Yanti, aku dapat membayangkan apa yang dirasakan Yanti dan aku sangat ingin sekali merasakannya, merasakan vaginaku pun dimasukkan oleh penis Mas Sandi.

    Beberapa saat kemudian Mas Sandi mulai melenguh keras. Kuhentikan kegiatanku dan terus memperhatikan mereka.
    “Aakhh… Yantii… nikmaats… aakh… aku keluaar..!” teriak Mas Sandi membahana.
    “Oh… Maas… akuu… juggaa… akh..!”
    Kedua tubuh itu bersamaan mengejang. Mereka mencapai orgasmenya secara bersama-sama.

    Penis Mas Sandi masih menancap di vagina Yanti sampai akhirnya mereka melemas, dan dari belakang tubuh Yanti, Mas Sandi memeluknya sambil meremas kedua payudara Yanti. Mas Sandi memasukkan semua spermanya ke dalam vagina Yanti.

    Lama sekali aku melihat mereka tidak bergerak. Rupanya mereka sangat kelelahan. Di sofa itu mereka tertidur bertumpukan. Tubuh Yanti berada di bawah tubuh Mas Sandi yang menindihnya. Mata mereka terpejam seolah tidak menghiraukan aku yang duduk terpaku di depannya. Hingga aku pun mulai bangkit dari dudukku dan beranjak pergi menuju kamarku. Sesampai di kamar aku baru sadar kalau aku masih telanjang bulat. Maka aku pun balik lagi menuju kamar Yanti di mana celana dalam dan BH yang akan kupakai berada di sana.

    Selagi aku berjalan melewati ruang tamu itu, aku melihat mereka masih terkulai di sofa itu. Tanpa menghiraukan mereka, aku terus berjalan memasuki kamar Yanti dan memungut celana dalam dan BH yang ada di lantai. Setelah kukenakan semuanya, kembali aku berjalan menuju kamarku dan sempat sekali lagi aku menengok mereka di sofa itu pada saat aku melewati ruang tamu.

    Sesampai di kamar, entah kenapa rasa lelah dan kantukku hilang. Aku menjadi semakin resah membayangkan kejadian yang baru kualami. Pertama ketika aku dimasturbasikan oleh suami istri itu. Dan yang kedua aku terus membayangkan kejadian di mana mereka melakukan persetubuhan yang hebat itu. Keinginanku untuk merasakan penis Mas Sandi sangat besar. Aku mengharapkan sekali Mas Sandi sekarang menghampiri dan menikmatiku. Namun itu mungkin tidak terjadi, karena aku melihat mereka sudah lelah sekali.

    Entah sudah berapa kali mereka bersetubuh pada saat aku terlelap tadi. Aku semakin tidak dapat menahan gejolak birahiku sendiri hingga aku merebahkan diri di kasur empuk. Dengan posisi telungkup, aku mulai memejamkan mata dengan maksud agar aku terlelap. Namun semua itu sia-sia. Karena kembali kejadian-kejadian barusan terus membayangiku. Secara cepat aku teringat bahwa tadi ketika mereka bersetubuh, aku melakukan masturbasi sendiri dan itu tidak selesai. Maka tanganku segera kuselipkan di selangkanganku. Aku membelai kembali vaginaku yang terasa panas itu.

    Dan ketika tanganku masuk ke dalam celanaku, aku mulai menyentuh klitorisku. Kembali aku nikmat. Aku tidak kuasa membendung perasaan itu, dan jariku mulai menemukan lubang kemaluanku yang berlendir itu. Dengan berusaha membayangkan Mas Sandi menyetubuhiku, kumasukkan jari tengahku ke dalam lubang itu dalam-dalam. Kelembutan di dalam vaginaku dan gesekan di dinding-dindingnya membuatku mendesah kecil.

    Sambil mengeluar-masukkan jari tengahku, aku membayangkan betapa besar dan panjangnya penis Mas Sandi. Beda sekali dengan penis Mas Hadi yang kumiliki. Kemaluan Mas Sandi panjang dan besarnya normal-normal saja. Sedangkan milik Mas Sandi, sudah panjang dan besar, dihiasi oleh urat-uratnya yang menonjol di lingkaran batang kemaluannya. Itu semua kulihat tadi dan kini terbayang di dalam benakku.

    Beberapa menit kemudian, ketika ada sesuatu yang lain di dalam vaginaku, semakin kupercepat jari ini kukeluar-masukkan. Sambil terus membayangi Mas Sandi yang menyetubuhiku, dan aku sama sekali tidak membayangkan suamiku sendiri. Setiap bayangan suamiku muncul, cepat-cepat kubuang bayangan itu, hingga kembali Mas Sandi lah yang kubayangkan.

    Tanpa sadar, ketika aku akan mencapai orgasme, aku membalikan badan dan aku memasukkan jari telunjuk ke dalam lubang vaginaku. Dalam keadaan telentang aku mengangkangkan selebar mungkin pahaku. Kini dua jariku yang keluar masuk di lubang vaginaku. Maka kenikmatan itu berlanjut hebat sehingga tanpa sadar aku memanggil-manggil pelan nama Mas Sandi.

    “Akh… sshh… Masss… Sandii… Okh… Mass.. Mas.. Sandi.. aakkh..!” itulah yang keluar dari mulutku.
    Seer… aku merasa kedua jariku hangat sekali dan semakin licin. Aku mengangkat ke atas pinggulku sambil tidak melepas kedua jariku menancap di lubang vaginaku. Beberapa lama tubuhku merinding, mengejang, dan nikmat tidak terkira. Sampai pada akhirnya aku melemas dan pinggulku turun secara cepat ketika kenikmatan itu perlahan berkurang.

    Aku mencabut jari jemariku dan cairan yang menempel di jari-jari itu segera kujilati. Asin campur gurih yang kurasakan di lidahku. Dengat mata yang terpejam-pejam kembali aku membayangkan penis Mas Sandi yang sedang kuciumi, kuhisap, dan kurasakan. Cairan yang asin dan gurih itu kubayangkan sperma Mas Sandi. Ohhh.., nikmatnya semua ini.

    Dan setelah aku puas, barulah kuhentikan hayalan-hayalanku itu. Kutarik selimut yang ada di sampingku dan menutupi sekujur tubuhku yang mulai mendingin. Aku tersenyum sejenak mengingat hal yang barusan, gila… aku masturbasi dengan membayangkan suami orang lain.

    Pagi harinya, ketika aku terjaga dari tidurku dan membuka mataku, aku melihat di balik jendela kamar sudah terang. Jam berapa sekarang, pikirku. Aku menengok jam dinding sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. Aku kaget dan bangkit dari posisi tidurku. Ufh.., lemas sekali badan ini rasanya. Kukenakan celana dalamku. Karena udara sedikit dingin, kubalut tubuhku dengan selimut dan mulai berdiri.

    Ketika berdiri, sedikit kugerak-gerakan tubuhku dengan maksud agar rasa lemas itu segera hilang. Lalu dengan gontai aku berjalan menuju pintu kamar dan membuka pintu yang tidak terkunci.

    Karena aku ingin pipis, segera aku berjalan menuju kamar mandi, sesampainya di kamar mandi segera kuturunkan celana dalamku dan berjongkok. Keluarlah air hangat urine-ku dari liang vagina. Sangat banyak sekali air kencingku, sampai-sampai aku pegal berjongkok. Beberapa saat kemudian, ketika air kencingku habis, segera kubersihkan vaginaku dan kembali aku mengenakan celana dalamku, lalu kembali pula aku melingkari kain selimut itu, karena hanya kain ini yang dapat kupakai untuk menahan rasa dingin, baju tidur yang akan dipinjamkan oleh Yanti masih berada di kamarnya.

    Aku keluar dari kamar mandi itu, lalu berjalan menuju ruangan dapur yang berada tidak jauh dari kamar mandi itu, karena tenggorokanku terasa haus sekali. Di dapur itu aku mengambil segelas air dan meminumnya.

    Setelah minum aku berjalan lagi menuju kamarku. Namun ketika sampai di pintu kamar, sejenak pandangan mataku menuju ke arah ruang tamu. Di sana terdapat Mas Sandi sedang duduk di sofa sambil menghisap sebatang rokok. Matanya memandangku tajam, namun bibirnya memperlihatkan senyumnya yang manis. Dengan berbalut kain selimut di tubuhku, aku menghampiri Mas Sandi yang memperhatikan aku. Lalu aku duduk di sofa yang terletak di depannya. Aku membalas tatapan Mas Sandi itu dengan menyunggingkan senyumanku.

    “Yanti mana..?” tanyaku padanya membuka pembicaraan.
    “Sedang ke warung sebentar, katanya sih mau beli makanan..!” jawabnya.
    “Mas Sandi tidak kerja hari ini..?”
    “Tidak akh.., malas sekali hari ini. Lagian khan aku tak mau kehilangan kesempatan..!” sambil berkata demikian dengan posisi berlutut dia menghampiriku.

    Setelah tepat di depanku, segera tangannya melepas kain selimut yang membungkusi tubuhku. Lalu dengan cepat sekali dia mulai meraba-raba tubuhku dari ujung kaki sampai ujung pahaku. Diperlakukan demikian tentu saja aku geli. Segera bulu-bulu tubuhku berdiri.
    “Akh… Mas..! Gellii..!” kataku.
    Mas Sandi tidak menghiraukan kata-kataku itu.

    Kini dia mulai mendaratkan bibirnya ke seluruh kulit kakiku dari bawah sampai ke atas. Perlakuannya itu berulang-ulang, sehingga menciptakan rasa geli campur nikmat yang membuatku terangsang. Lama sekali perlakuan itu dilakukan oleh Mas Sandi, dan aku pun semakin terangsang.
    “Akh… Mas..! Oh.., mmh..!” aku memegang bagian belakang kepala Mas Sandi dan menariknya ketika mulut lelaki itu mencium vaginaku.
    Semakin aku mengangkangkan pahaku, dengan mesranya lidah Mas Sandi mulai menjilat kemaluanku itu. Tubuhku mulai bergerak-gerak tidak beraturan, merasakan nikmat yang tiada tara di sekujur tubuhku.

    Aku membuang kain selimut yang masih menempel di tubuhku ke lantai, sementara Mas Sandi masih dengan kegiatannya, yaitu menciumi dan menjilati vaginaku. Aku menengadah menahan nikmat, kedua kakiku naik di tumpangkan di kedua bahunya, namun tangan Mas Sandi menurunkannya dan berusaha membuka lebar-lebar kedua pahaku itu. Karuan saja selangkanganku semakin terkuak lebar dan belahan vaginaku semakin membelah.
    “Akh.. Mas..! Shh.. nikmaats..! Terus Mass..!” rintihku.

    Kedua tangan Mas Sandi ke atas untuk meremas payudaraku yang terasa sudah mengeras, remasan itu membuatku semakin nikmat saja, dan itu membuat tubuhku semakin menggelinjang. Segera aku menambah kenikmatanku dengan menguakkan belahan vaginaku, jariku menyentuh kelentitku sendiri. Oh.., betapa nikmat yang kurasakan, liang kemaluanku sedang disodok oleh ujung lidah Mas Sandi, kedua payudaraku diremas-remas, dan kelentitku kusentuh dan kupermainkan. Sehingga beberapa detik kemudian terasa tubuhku mengejang hebat disertai perasaan nikmat teramat sangat dikarenakan aku mulai mendekati orgasmeku.

    “Oh… Mas..! Aku… aku… akh.., nikmaats… mhh..!” bersamaan dengan itu aku mencapai klimaksku.
    Tubuhku melayang entah kemana, dan sungguh aku sangat menikmatinya. Apalagi ketika Mas Sandi menyedot keras lubang kemaluanku itu. Tahu bahwa aku sudah mencapai klimaks, Mas Sandi menghentikan kegiatannya dan segera memelukku, mecium bibirku.

    “Kamu sungguh cantik, Ridha.., aku cinta padamu..!” sambil berkata demikian, dengan pinggulnya dia membuka kembali pahaku, dan terasa batang kemaluannya menyentuh dinding kemaluannku.
    Segera tanganku menggenggam kemaluan itu dan mengarahkan langsung tepat ke liang vaginaku.
    “Lakukan Mas..! Lakukan sekarang..! Berikan cintamu padaku sekarang..!” kataku sambil menerima setiap ciuman di bibirku.

    Mas Sandi dengan perlahan memajukan pinggulnya, maka terasa di liang vaginaku ada yang melesak masuk ke dalamnya. Gesekan itu membuatku kembali menengadah, sehingga ciumanku terlepas. Betapa panjang dan besar kurasakan. Sampai aku merasakan ujung kemaluan itu menyentuh dinding rahimku.
    “Suamimu sepanjang inikah..?” tanyanya.
    Aku menggelengkan kepala sambil terus menikmati melesaknya penis itu di liang vaginaku.

    Beberapa saat kemudian sudah amblas semua seluruh batang kemaluan Mas Sandi. Aku pun sempat heran, kok bisa batang penis yang panjang dan besar itu masuk seluruhnya di vaginaku. Segera aku melipatkan kedua kakiku di belakang pantatnya. Sambil kembali mencium bibirku dengan mesra, Mas Sandi mendiamkan sejenak batang penisnya terbenam di vaginaku, hingga suatu saat dia mulai menarik mundur pantatku perlahan dan memajukannya lagi, menariknya lagi, memajukannya lagi, begitu seterusnya hingga tanpa disadari gerakan Mas Sandi mulai dipercepat. Karuan saja batang penis yang kudambakan itu keluar masuk di vaginaku. Vagina yang seharusnya hanya dapat dinikmati oleh suamiku, Mas Hadi.

    Di alam kenikmatan, pikiranku menerawang. Aku seorang perempuan yang sudah bersuami tengah disetubuhi oleh orang lain, yang tidak punya hak sama sekali menikmati tubuhku, dan itu sangat di luar dugaanku. Seolah-olah aku sudah terjebak di antara sadar dan tidak sadar aku sangat menikmati perselingkuhan ini. Betapa aku sangat mengharapkan kepuasan bersetubuh dari lelaki yang bukan suamiku. Ini semua akibat Yanti yang memberi peluang seakan sahabatku itu tahu bahwa aku membutuhkan ini semua.

    Beberapa menit berlalu, peluh kami sudah bercucuran. Sampailah aku pada puncak kenikmatan yang kudambakan. Orgasmeku mulai terasa dan sungguh aku sangat menikmatinya. Menikmati orgasmeku oleh laki-laki yang bukan suamiku, manikmati orgasme oleh suami sahabatku. Dan aku tidak menduga kalau rahimku pun menampung air sperma yang keluar dari penis lelaki selain suamiku.

     

  • Foto Ngentot : Nikmatnya Toket Dan Memek Leah Hanamura

    Foto Ngentot : Nikmatnya Toket Dan Memek Leah Hanamura


    2046 views

    Foto Ngentot Terbaru – Selamat malam sobat duniabola99.org, bingung cari website seputar bokep yang selalu update setiap hari ? Jangan khawatir, gabung disini bersama kami duniabola99.org yang selalu update setiap hari dengan berita terbaru dan terpanas yang bakal kami sajikan untuk sobat semuanya. Tak perlu menunggu lagi langsung saja cek foto nya di bawah ini.

  • Fuck In Forest

    Fuck In Forest


    1940 views